-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

    Iklan

    Maulid Nabi di Sport Center Rappang Dipadati Warga, MUI Panca Rijang Ajak Teladani Akhlak Rasulullah SAW

    Satry Polang
    Jumat, 21 Agustus 2026, Agustus 21, 2026 WIB Last Updated 2026-08-21T14:47:06Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    Maulid Nabi di Sport Center Rappang Dipadati Warga, MUI Panca Rijang Ajak Teladani Akhlak Rasulullah SAW






    RAPPANG, SIDRAP — Alhamdulillah, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushalla Sport Center Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), berlangsung khidmat dan semarak. Ribuan? warga dari berbagai wilayah di Kecamatan Panca Rijang memadati lokasi untuk mengikuti tausiah sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.


    Kegiatan yang dilaksanakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Panca Rijang tersebut mengangkat tema “Rasulullah SAW Contoh Teladan bagi Umat-Nya.” Pesan utama yang disampaikan bukan sekadar mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.


    Hadir memberikan tausiah, AGH KH. Muhammad Taiyyeb, S.Pd.I. Kehadiran ulama dan tokoh masyarakat tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah yang datang dari berbagai penjuru Kecamatan Panca Rijang.


    Maulid sebagai Momentum Pembinaan Spiritual


    Peringatan Maulid Nabi dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat pembinaan spiritual masyarakat. Di tengah dinamika kehidupan sosial, keteladanan Rasulullah SAW dinilai relevan untuk terus dihidupkan melalui sikap amanah, kejujuran, kasih sayang, persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.


    Bagi MUI Kecamatan Panca Rijang, kegiatan keagamaan seperti Maulid juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Majelis ilmu dan kegiatan keumatan menjadi ruang untuk mempertemukan ulama, pemerintah, aparat keamanan, pengurus masjid, imam serta masyarakat dalam suasana penuh kekeluargaan.


    Ketua MUI Kecamatan Panca Rijang, AGH Muhammad Asri Kasman, Lc., bersama Sekretaris Ustaz Jamaluddin Suhufi, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.


    Menurut MUI Panca Rijang, kegiatan keagamaan semacam ini merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat yang memiliki ketahanan spiritual sekaligus memperkuat tali silaturahmi antarwarga.


    Semangat tersebut juga sejalan dengan dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam membangun masyarakat melalui nilai-nilai keagamaan dan sosial, termasuk semangat “Sidrap Berkah.”


    Kapolsek Panca Rijang Baru Perkenalkan Diri


    Kegiatan Maulid juga menjadi momentum silaturahmi antara masyarakat dengan jajaran kepolisian.


    Hadir AKP Nompo, S.H., M.H., selaku Kapolsek Panca Rijang yang baru. Dalam kesempatan tersebut, AKP Nompo menyampaikan sambutan sekaligus memperkenalkan diri kepada masyarakat Kecamatan Panca Rijang.


    Kehadiran Kapolsek baru di tengah kegiatan keagamaan masyarakat menjadi ruang awal membangun komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian dan warga.


    Silaturahmi seperti ini dinilai penting dalam menciptakan suasana keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Kepolisian tidak hanya hadir dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.


    Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Pembangunan Kecamatan Panca Rijang Suharto, S.H., yang mewakili Camat Panca Rijang.


    Sejumlah pengurus masjid dan imam se-Kecamatan Panca Rijang juga tampak hadir bersama masyarakat.


    Keteladanan Rasulullah untuk Kehidupan Bermasyarakat


    Tema Maulid tahun ini menjadi pesan sentral yang kuat: Rasulullah SAW tidak hanya dikenang sebagai sosok yang memiliki kedudukan mulia dalam sejarah Islam, tetapi juga sebagai teladan dalam membangun kehidupan yang beradab.


    Keteladanan Rasulullah dapat diterapkan dalam berbagai ruang kehidupan—di keluarga, lingkungan masyarakat, tempat kerja maupun dalam hubungan antara pemerintah dan masyarakat.


    Kejujuran, kesabaran, kepedulian, kasih sayang, sikap menghormati orang lain serta kemampuan menjaga persaudaraan merupakan nilai-nilai yang tetap relevan hingga hari ini.


    Karena itu, Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia menjadi ruang refleksi agar kecintaan kepada Rasulullah SAW diwujudkan dalam perilaku nyata.


    Dari Sport Center Rappang, pesan itu kembali digaungkan: mencintai Rasulullah berarti berusaha mengikuti akhlak dan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.


    Lima Fakta Menarik Maulid Nabi di Sport Center Rappang


    1. Dihadiri masyarakat se-Kecamatan Panca Rijang

    Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya jamaah yang menghadiri kegiatan di Mushalla Sport Center Rappang.


    2. Menghadirkan ulama sebagai penceramah utama

    Tausiah disampaikan AGH KH. Muhammad Taiyyeb, S.Pd.I., dengan tema keteladanan Rasulullah SAW bagi umat.


    3. Menjadi ajang silaturahmi lintas unsur masyarakat

    Kegiatan mempertemukan ulama, imam masjid, pengurus masjid, pemerintah kecamatan, kepolisian dan masyarakat.


    4. Menjadi perkenalan Kapolsek Panca Rijang yang baru

    AKP Nompo, S.H., M.H., hadir sekaligus memperkenalkan diri kepada masyarakat sebagai Kapolsek Panca Rijang.


    5. Mendukung semangat “Sidrap Berkah”

    MUI Panca Rijang menempatkan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembinaan spiritual masyarakat sekaligus penguatan silaturahmi dan kehidupan sosial yang harmonis.


    Dari Maulid Menuju Masyarakat yang Berkah


    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sport Center Rappang memberikan pesan bahwa pembangunan masyarakat tidak hanya membutuhkan kemajuan fisik, tetapi juga membutuhkan kekuatan moral dan spiritual.


    Ketika masjid dan ruang-ruang keagamaan dipenuhi masyarakat untuk mendengarkan nasihat agama, di situlah harapan terhadap lahirnya masyarakat yang lebih berakhlak terus tumbuh.


    Keteladanan Rasulullah SAW menjadi jembatan yang menyatukan berbagai elemen masyarakat. Ulama membimbing, pemerintah melayani, aparat menjaga keamanan dan masyarakat mengambil peran dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.


    Dari Panca Rijang, semangat itu diharapkan terus tumbuh: membangun masyarakat yang religius, rukun, aman dan saling peduli.


    Sebab, Maulid Nabi tidak berhenti pada lantunan shalawat dan ceramah. Makna terbesarnya adalah ketika kecintaan kepada Rasulullah SAW berubah menjadi akhlak dalam kehidupan nyata.


    Semoga semangat Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi energi spiritual bagi masyarakat Panca Rijang untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat silaturahmi dan bersama-sama mewujudkan Sidrap yang semakin berkah. 


    Komentar

    Tampilkan