![]() |
| Pordasi Sidrap Gelar Training Center Premier Meeting untuk Kejar Prestasi di Porprov |
SIDRAP — Perjalanan menuju arena pertandingan tidak dimulai ketika atlet memasuki lapangan. Ia dimulai jauh sebelumnya—dari perencanaan, latihan, evaluasi, konsolidasi hingga keberanian menyusun target.
Semangat itulah yang tengah dibangun Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sidrap melalui kegiatan Training Center Premier Meeting Kontingen Atlet Pordasi Sidrap Cabang Olahraga Berkuda Memanah.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung Selasa, 1 September 2026, pukul 09.00–11.00 WITA, bertempat di Warkop Uyee Rappang.
Pertemuan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII Wajo-Bone, sekaligus momentum untuk menyusun strategi berkelanjutan dalam upaya meraih prestasi terbaik.
Tema yang diusung dalam kegiatan tersebut adalah:
“Menyusun strategi berkelanjutan untuk meraih prestasi yang gemilang.”
Bukan Sekadar Pertemuan, tetapi Awal Menyatukan Strategi
Bagi sebuah kontingen olahraga, persiapan menuju kompetisi tidak cukup hanya dengan meningkatkan kemampuan fisik atlet.
Ada banyak aspek yang perlu dipersiapkan secara bersamaan.
Mulai dari pemetaan kemampuan atlet, kesiapan teknis, pola latihan, kebutuhan pertandingan, koordinasi tim hingga strategi menghadapi persaingan.
Karena itu, Training Center Premier Meeting Pordasi Sidrap menjadi penting sebagai ruang awal untuk menyatukan visi dan membicarakan langkah yang akan ditempuh menuju Porprov Sulsel XVIII.
Pertemuan tersebut diharapkan mampu menghasilkan arah persiapan yang lebih terstruktur sehingga setiap unsur dalam kontingen dapat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing.
Berkuda Memanah, Cabor yang Membutuhkan Ketepatan dan Konsentrasi
Cabang olahraga berkuda memanah memiliki karakter yang unik.
Atlet tidak hanya dituntut memiliki kemampuan memanah, tetapi juga harus mampu mengendalikan kuda, menjaga keseimbangan, mempertahankan konsentrasi dan mengambil keputusan dalam situasi yang bergerak.
Perpaduan antara kemampuan atlet dan kendali terhadap kuda menjadikan olahraga ini membutuhkan latihan yang konsisten serta koordinasi yang baik.
Karena itu, persiapan menuju kompetisi membutuhkan proses yang matang.
Setiap detail dapat berpengaruh terhadap penampilan atlet ketika berada di arena pertandingan.
Di sinilah training center memiliki peran penting untuk memastikan atlet tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan strategi.
Dukungan Pemerintah dan Organisasi Olahraga
Persiapan kontingen Pordasi Sidrap menuju Porprov Sulsel XVIII juga mendapat dukungan dari jajaran pimpinan daerah dan unsur olahraga di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nurkanaah serta Ketua Umum Pordasi Sidrap H. Pathuddin M.Si., dukung penuh kegiatan tersebut.
Dukungan ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga daerah.
Prestasi atlet pada akhirnya tidak lahir hanya dari kerja atlet seorang diri. Di belakangnya terdapat pelatih, organisasi olahraga, pemerintah, keluarga dan berbagai pihak yang memberikan dukungan.
Sinergi tersebut menjadi modal penting agar pembinaan olahraga dapat berjalan secara berkelanjutan.
Menatap Porprov Sulsel XVIII dengan Persiapan Lebih Matang
Porprov Sulawesi Selatan XVIII Wajo-Bone menjadi salah satu agenda penting bagi para atlet daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Bagi Pordasi Sidrap, momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk membawa nama daerah melalui cabang olahraga berkuda memanah.
Namun, target prestasi membutuhkan proses.
Training Center Premier Meeting menjadi salah satu langkah untuk memastikan proses tersebut berjalan dengan arah yang jelas.
Strategi yang disusun di awal akan menjadi dasar bagi tahapan persiapan berikutnya.
Dengan perencanaan yang baik, evaluasi berkala dan latihan yang konsisten, peluang untuk mencapai performa terbaik dapat dipersiapkan secara lebih optimal.
Lima Fakta Menarik Training Center Premier Meeting Pordasi Sidrap
1. Menjadi bagian persiapan menuju Porprov Sulsel XVIII
Kegiatan disiapkan untuk mematangkan kontingen Pordasi Sidrap menghadapi Porprov Sulawesi Selatan XVIII Wajo-Bone.
2. Fokus pada cabang olahraga berkuda memanah
Pertemuan secara khusus berkaitan dengan kesiapan Kontingen Atlet Pordasi Sidrap Cabor Berkuda Memanah.
3. Digelar pada 1 September 2026
Training Center Premier Meeting dijadwalkan berlangsung Selasa, 1 September 2026, pukul 09.00–11.00 WITA.
4. Berlangsung di Warkop Uyee Rappang
Lokasi tersebut menjadi tempat pertemuan untuk membahas strategi dan persiapan kontingen.
5. Mengusung strategi berkelanjutan
Tema kegiatan menekankan pentingnya menyusun strategi berkelanjutan untuk mengejar prestasi gemilang, bukan sekadar persiapan jangka pendek.
Dari Meja Pertemuan Menuju Arena Pertandingan
Ada kalanya sebuah prestasi besar bermula dari pertemuan sederhana.
Sebuah meja, beberapa orang yang duduk berdiskusi, catatan strategi, evaluasi dan target yang ingin dicapai.
Namun, dari sanalah sebuah perjalanan panjang dapat dimulai.
Training Center Premier Meeting Pordasi Sidrap diharapkan menjadi pijakan awal untuk membangun persiapan yang lebih terarah menuju Porprov Sulsel XVIII.
Para atlet nantinya tidak hanya membawa perlengkapan pertandingan.
Mereka juga membawa nama Sidenreng Rappang.
Karena itu, setiap latihan, setiap evaluasi dan setiap strategi memiliki arti.
Prestasi memang ditentukan di arena, tetapi fondasinya dibangun jauh sebelum pertandingan dimulai.
Dan bagi Pordasi Sidrap, 1 September 2026 bukan sekadar tanggal dalam agenda, melainkan salah satu langkah untuk mempersiapkan perjuangan menuju panggung Porprov Sulawesi Selatan XVIII.
Semoga dari proses yang terencana lahir atlet-atlet yang semakin matang, kompetitif dan percaya diri.
Sebab medali mungkin hanya terlihat ketika pertandingan berakhir.
Tetapi di balik sebuah medali, selalu ada kerja keras yang dimulai jauh sebelumnya.















