![]() |
| UNISAN Sidrap Bersama LSP SARSI, Lulusan Arsitektur Disiapkan Lebih Kompeten dan Siap Masuk Dunia Profesi |
GOWA, NARASIRAKYAT.ID – Gelar sarjana saja semakin tidak cukup untuk menjawab tuntutan dunia kerja yang membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi terukur.
Menyadari tantangan tersebut, Universitas Ichsan Sidenreng Rappang (UNISAN Sidrap) mengambil langkah strategis dengan memperkuat hubungan antara pendidikan tinggi dan dunia profesi.
Langkah itu diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Ichsan Sidenreng Rappang dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Sertifikasi Arsitek Indonesia (SARSI), yang kemudian diperkuat melalui Perjanjian Kerja Sama (MoA) antara Fakultas Teknik UNISAN Sidrap dan LSP SARSI.
Penandatanganan berlangsung Rabu, 5 Agustus 2026, di Gedung Centre of Scientific Activities, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Kampus Gowa, Sulawesi Selatan.
Bagi UNISAN Sidrap, kerja sama tersebut bukan sekadar agenda seremonial.
Kerja sama diarahkan untuk membuka ruang yang lebih luas bagi sertifikasi kompetensi, uji kompetensi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta penguatan keterkaitan pendidikan arsitektur dengan kebutuhan profesi.
Dari Bangku Kuliah Menuju Standar Kompetensi Profesi
Dunia pendidikan tinggi menghadapi tantangan untuk memastikan lulusan tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga kemampuan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri dan profesi.
Dalam bidang arsitektur, kebutuhan tersebut menjadi semakin penting.
Seorang calon profesional dituntut memahami proses perancangan, memiliki kemampuan teknis, mampu bekerja sesuai standar profesi serta dapat menunjukkan kompetensinya melalui mekanisme yang terukur.
Karena itu, kerja sama antara perguruan tinggi dan lembaga sertifikasi profesi memiliki posisi strategis.
Melalui kolaborasi UNISAN Sidrap dengan LSP SARSI, mahasiswa dan lulusan Program Studi Arsitektur diharapkan memperoleh akses yang lebih dekat terhadap proses pengembangan dan pengakuan kompetensi profesional.
Dengan demikian, proses pendidikan tidak berhenti ketika mahasiswa memperoleh ijazah, tetapi dapat dilanjutkan dengan penguatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia profesi.
MoA Fakultas Teknik Fokus pada Sertifikasi Kompetensi Arsitektur
Pada tingkat fakultas, Perjanjian Kerja Sama (MoA) ditandatangani oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Ichsan Sidenreng Rappang, Ir. Hasniar Baharuddin, S.T., M.Ars., bersama Direktur Utama/Ketua LSP SARSI, Ar. Pierre Albyn Pongai, S.T., M.T.
Kerja sama tersebut berfokus pada penyelenggaraan proses sertifikasi kompetensi kerja pada klasifikasi arsitektur.
Ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kualitas lulusan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar profesi.
Ruang kolaborasi juga mencakup penyelenggaraan uji kompetensi, sertifikasi profesi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta kegiatan akademik yang mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dengan adanya mekanisme tersebut, Fakultas Teknik UNISAN Sidrap memiliki peluang untuk memperkuat hubungan antara pembelajaran akademik dan kebutuhan kompetensi profesional.
Sertifikasi Menjadi Nilai Tambah Lulusan
Bagi mahasiswa, sertifikasi kompetensi memiliki arti penting karena dapat menjadi salah satu instrumen untuk menunjukkan kemampuan profesional yang dimiliki.
Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin terbuka, lulusan perguruan tinggi dituntut memiliki kombinasi antara ijazah, kompetensi, pengalaman dan kemampuan beradaptasi.
Kerja sama dengan lembaga sertifikasi menjadi salah satu bentuk respons perguruan tinggi terhadap kebutuhan tersebut.
Lulusan arsitektur diharapkan tidak hanya mampu memahami teori dan menghasilkan karya akademik, tetapi juga memiliki kesiapan untuk menghadapi lingkungan kerja profesional.
Pada titik inilah pendidikan tinggi dan lembaga profesi dapat saling melengkapi.
Kampus memperkuat fondasi akademik dan keilmuan, sementara lembaga sertifikasi memberikan ruang pengukuran kompetensi sesuai mekanisme sertifikasi yang berlaku.
LSP SARSI dan Pengakuan Kompetensi
Dalam informasi kerja sama yang disampaikan UNISAN Sidrap, LSP SARSI merupakan lembaga sertifikasi profesi di bidang arsitektur yang dibentuk oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), didukung oleh Dewan Arsitek Indonesia (DAI), direkomendasikan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), serta telah memperoleh lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Dengan dukungan kelembagaan tersebut, sertifikasi kompetensi menjadi bagian dari upaya menghadirkan standar pengakuan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan profesional.
Bagi Fakultas Teknik UNISAN Sidrap, kolaborasi tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan mahasiswa dan lulusan pada ekosistem profesi arsitektur yang lebih luas.
Dekan Fakultas Teknik: Komitmen Tingkatkan Daya Saing Lulusan
Dekan Fakultas Teknik UNISAN Sidrap, Ir. Hasniar Baharuddin, S.T., M.Ars., menyebut kerja sama tersebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing lulusan Program Studi Arsitektur.
“Kerja sama dengan LSP SARSI menjadi komitmen Fakultas Teknik Universitas Ichsan Sidenreng Rappang dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional.”
Menurutnya, keberadaan sertifikasi diharapkan dapat memperkuat kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan profesi arsitek.
“Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi tantangan dunia kerja dan profesi arsitek.”
Pernyataan tersebut memperlihatkan arah pengembangan Fakultas Teknik UNISAN Sidrap yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan profesional.
Jejaring Perguruan Tinggi Ikut Diperkuat
Penandatanganan MoU dan MoA tersebut berlangsung dalam suasana yang juga mempertemukan sejumlah pimpinan perguruan tinggi, dekan, ketua program studi serta perwakilan institusi pendidikan tinggi dari berbagai daerah.
Kehadiran perguruan tinggi dari dalam maupun luar Kota Makassar membuka ruang interaksi yang lebih luas.
Forum tersebut tidak hanya menjadi tempat penandatanganan kerja sama, tetapi juga menjadi momentum untuk berbagi pengalaman dan membuka peluang kolaborasi baru.
Bagi UNISAN Sidrap, jejaring semacam ini penting untuk mendukung pengembangan pendidikan arsitektur yang semakin adaptif terhadap kebutuhan profesi.
Kerja sama lintas institusi juga dapat menjadi pintu masuk bagi berbagai agenda akademik dan profesional di masa mendatang.
Lima Fakta Menarik Kerja Sama UNISAN Sidrap–LSP SARSI
1. Ada dua tingkat kerja sama
Kerja sama dilakukan melalui MoU antara UNISAN Sidrap dan LSP SARSI serta MoA antara Fakultas Teknik UNISAN Sidrap dan LSP SARSI.
2. Fokus utama menyentuh kompetensi arsitektur
MoA diarahkan pada penyelenggaraan proses sertifikasi kompetensi kerja pada klasifikasi arsitektur.
3. Mahasiswa dan lulusan mendapat peluang penguatan kompetensi
Kolaborasi membuka ruang bagi uji kompetensi, sertifikasi profesi serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
4. Pendidikan dan profesi dipertemukan
Kerja sama menjadi jembatan antara pembelajaran akademik di kampus dengan kebutuhan kompetensi di dunia profesi arsitektur.
5. Jejaring nasional ikut diperluas
Kegiatan dihadiri sejumlah perguruan tinggi dari berbagai daerah sehingga membuka peluang kolaborasi pendidikan arsitektur yang lebih luas.
Bukan Sekadar Sertifikat, tetapi Kesiapan Menghadapi Dunia Kerja
Kerja sama UNISAN Sidrap dengan LSP SARSI pada akhirnya membawa pesan yang lebih besar: pendidikan tinggi harus terus bergerak mengikuti perubahan dunia profesi.
Kampus tidak cukup hanya mencetak lulusan yang memiliki pengetahuan.
Lulusan juga perlu dibekali kemampuan untuk membuktikan kompetensi, memahami standar profesi, beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan mampu bekerja secara profesional.
Bagi Program Studi Arsitektur, tantangan tersebut semakin nyata karena profesi arsitek berada pada persimpangan antara kreativitas, teknologi, konstruksi, lingkungan, budaya dan kebutuhan masyarakat.
Karena itu, membangun hubungan yang kuat antara perguruan tinggi dan lembaga profesi merupakan investasi penting bagi masa depan mahasiswa.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal menuju ekosistem pendidikan arsitektur yang semakin dekat dengan dunia profesi.
Dari ruang kuliah menuju dunia kerja, kompetensi menjadi jembatan. Dan melalui kerja sama UNISAN Sidrap dengan LSP SARSI, jembatan tersebut mulai dibangun dengan lebih kuat—agar lulusan tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga kesiapan, kompetensi dan kepercayaan diri untuk bersaing di dunia profesional.
Tiga Judul Clickbait yang SEO-Friendly
1. Bukan Sekadar Gelar! UNISAN Sidrap Gandeng LSP SARSI, Lulusan Arsitektur Kini Dibidik Punya Sertifikasi Kompetensi
2. Langkah Besar UNISAN Sidrap! Gandeng LSP SARSI untuk Perkuat Sertifikasi Kompetensi Lulusan Arsitektur
3. Dari Kampus ke Dunia Profesi, UNISAN Sidrap Resmi Perkuat Jalur Sertifikasi Kompetensi Arsitektur
Meta Title
UNISAN Sidrap Gandeng LSP SARSI Perkuat Sertifikasi Arsitektur
Meta Description
UNISAN Sidrap dan LSP SARSI menandatangani MoU dan MoA untuk memperkuat sertifikasi kompetensi arsitektur serta meningkatkan daya saing lulusan.
Focus Keyword
UNISAN Sidrap LSP SARSI
Secondary Keywords
UNISAN Sidrap, LSP SARSI, sertifikasi kompetensi arsitektur, Fakultas Teknik UNISAN Sidrap, Arsitektur UNISAN Sidrap, sertifikasi profesi arsitek, Hasniar Baharuddin, Pierre Albyn Pongai, pendidikan arsitektur, kompetensi lulusan arsitektur, BNSP, dunia profesi arsitektur
SEO Slug
unisan-sidrap-lsp-sarsi-sertifikasi-kompetensi-arsitektur
Tag Berita
UNISAN Sidrap | LSP SARSI | Arsitektur | Pendidikan Tinggi | Sertifikasi Kompetensi | Fakultas Teknik | Sidrap | Sulawesi Selatan | Kampus | Profesi Arsitek
Rekomendasi Caption Facebook
Bukan cuma mengejar ijazah! 🎓
UNISAN Sidrap mengambil langkah strategis memperkuat kesiapan lulusan Arsitektur menghadapi dunia profesi.
Melalui MoU dengan LSP SARSI dan MoA antara Fakultas Teknik UNISAN Sidrap dengan LSP SARSI, mahasiswa dan lulusan mendapat peluang lebih besar untuk memperkuat kompetensi melalui proses uji kompetensi dan sertifikasi profesi.
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya UNISAN Sidrap menghadirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Dari kampus menuju dunia profesi. Dari ilmu menuju kompetensi.
Baca berita lengkapnya di NarasiRakyat.id.















