![]() |
| Unisan Sidrap Dipercaya Jadi Penanggung Jawab Perwakilan LLDIKTI IX di Jalan Sehat “Sidrap Bersih” |
SIDRAP — Kepercayaan kembali diberikan kepada Universitas Ichsan Sidenreng Rappang (Unisan Sidrap) dalam kegiatan yang mempertemukan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang, LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, dan keluarga besar perguruan tinggi swasta.
Dalam pelaksanaan Jalan Sehat “Sidrap Bersih”, Jumat, 14 Agustus 2026, Unisan Sidrap dipercaya menjadi penanggung jawab kegiatan sebagai perwakilan LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Kepercayaan tersebut bukan sekadar penugasan teknis. Bagi Unisan Sidrap, mandat tersebut menjadi bentuk kepercayaan terhadap kapasitas kelembagaan kampus dalam mendukung kegiatan LLDIKTI sekaligus memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi dan pemerintah daerah.
Kegiatan Jalan Sehat “Sidrap Bersih” juga menjadi momentum istimewa karena berlangsung di tengah semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bukan Sekadar Jalan Sehat, tetapi Pertemuan Besar Keluarga Pendidikan Tinggi
Jalan Sehat “Sidrap Bersih” merupakan bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dan LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi.
Kegiatan dirancang sebagai ruang kebersamaan yang menggabungkan olahraga, silaturahmi, kepedulian lingkungan, dan penguatan hubungan kelembagaan.
Peserta berasal dari keluarga besar LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi bersama para pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Sultanbatara, yang mencakup wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.
Suasana tersebut menjadikan Jalan Sehat “Sidrap Bersih” lebih dari sekadar aktivitas berjalan kaki bersama.
Di sepanjang kegiatan, semangat kebersamaan menjadi pesan utama. Para pimpinan perguruan tinggi, keluarga besar LLDIKTI, dan unsur pemerintah daerah berada dalam satu ruang yang sama untuk membangun komunikasi dan memperkuat persaudaraan.
Bagi dunia pendidikan tinggi, pertemuan seperti ini memiliki nilai strategis karena hubungan antarlembaga tidak hanya dibangun melalui agenda formal, tetapi juga melalui interaksi sosial yang memperkuat kepercayaan dan kolaborasi.
Unisan Sidrap Mendapat Kepercayaan Khusus
Penunjukan Unisan Sidrap sebagai penanggung jawab perwakilan LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi menjadi catatan penting dalam kegiatan tersebut.
Sebagai perguruan tinggi yang berada di Kabupaten Sidenreng Rappang, Unisan memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat dan lingkungan daerah.
Kepercayaan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perguruan tinggi dapat memainkan peran sebagai mitra strategis dalam berbagai kegiatan yang melibatkan pemerintah daerah dan lembaga pendidikan tinggi.
Tanggung jawab tersebut menuntut koordinasi, komunikasi, dan kesiapan kelembagaan agar kegiatan dapat berjalan dengan baik.
Dalam konteks tata kelola perguruan tinggi, pengalaman seperti ini menjadi bagian dari pembelajaran kelembagaan. Kampus tidak hanya dituntut mampu menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga memiliki kapasitas untuk membangun jejaring dan mengambil peran dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Sidrap Bersih” Mengirim Pesan tentang Kepedulian Lingkungan
Tema “Sidrap Bersih” membawa pesan yang sederhana tetapi sangat relevan: kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Jalan sehat menjadi medium untuk mengajak masyarakat dan seluruh elemen yang terlibat membangun kesadaran bahwa lingkungan yang sehat membutuhkan partisipasi semua pihak.
Pemerintah memiliki peran dalam menyediakan kebijakan dan fasilitas. Dunia pendidikan memiliki peran dalam membangun pengetahuan dan karakter. Sementara masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjaga lingkungan sehari-hari.
Ketika ketiganya bergerak bersama, gerakan kebersihan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi budaya.
Semangat gotong royong yang hadir dalam Jalan Sehat “Sidrap Bersih” menjadi gambaran bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah Perlu Terus Bersinergi
Kegiatan tersebut juga memperlihatkan semakin pentingnya hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Perguruan tinggi memiliki sumber daya akademik, pengetahuan, inovasi, dan sumber daya manusia yang dapat berkontribusi terhadap pembangunan.
Sementara pemerintah daerah memiliki kewenangan, program, serta ruang kebijakan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Sinergi keduanya dapat melahirkan berbagai program yang memberikan manfaat lebih luas.
Karena itu, keterlibatan Unisan Sidrap dalam Jalan Sehat “Sidrap Bersih” dapat dilihat sebagai bagian dari kontribusi sosial perguruan tinggi.
Kampus tidak hanya hadir ketika berbicara mengenai kuliah, penelitian, atau kegiatan akademik. Perguruan tinggi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut membangun lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.
Sidrap Menjadi Ruang Pertemuan Pendidikan Tinggi Sultanbatara
Kehadiran keluarga besar LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi dan pimpinan PTS se-Sultanbatara menjadikan Sidrap sebagai ruang pertemuan pendidikan tinggi lintas wilayah.
Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara memiliki karakter daerah yang berbeda, tetapi memiliki kepentingan yang sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.
Pertemuan dalam suasana santai dan penuh kebersamaan dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas.
Dari silaturahmi dapat lahir gagasan. Dari komunikasi dapat tumbuh kerja sama. Dan dari kerja sama dapat muncul program yang memberikan dampak bagi masyarakat.
Dalam konteks tersebut, keterlibatan Unisan Sidrap sebagai penanggung jawab menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem kolaborasi pendidikan tinggi di wilayah Sultanbatara.
Lima Fakta Menarik Jalan Sehat “Sidrap Bersih”
1. Unisan Sidrap mendapat mandat sebagai penanggung jawab
Universitas Ichsan Sidenreng Rappang dipercaya menjadi penanggung jawab kegiatan sebagai perwakilan LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi.
2. Digelar di Kabupaten Sidenreng Rappang
Jalan Sehat “Sidrap Bersih” berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026, di Kabupaten Sidrap.
3. Melibatkan PTS se-Sultanbatara
Kegiatan diikuti keluarga besar LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi bersama pimpinan PTS dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.
4. Menggabungkan olahraga dan kepedulian lingkungan
Jalan sehat tidak hanya menjadi aktivitas fisik, tetapi membawa pesan tentang pentingnya kesehatan dan kebersihan lingkungan.
5. Memperkuat hubungan pemerintah dan perguruan tinggi
Kegiatan menjadi ruang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sidrap, LLDIKTI Wilayah IX, dan perguruan tinggi swasta.
Dari Langkah Kecil Menuju Kolaborasi Besar
Jalan Sehat “Sidrap Bersih” meninggalkan pesan bahwa membangun daerah tidak selalu harus dimulai dari agenda besar.
Kadang, perubahan dapat dimulai dari langkah sederhana: berjalan bersama, menjaga lingkungan, membangun komunikasi, dan menumbuhkan kesadaran bahwa setiap elemen masyarakat memiliki tanggung jawab.
Kepercayaan kepada Unisan Sidrap sebagai penanggung jawab perwakilan LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi menjadi bagian dari perjalanan tersebut.
Bagi Unisan, keterlibatan ini menjadi kesempatan untuk terus menunjukkan kapasitas kelembagaan sekaligus memperkuat posisinya sebagai bagian dari masyarakat Sidrap yang aktif berkontribusi.
Ke depan, sinergi antara LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, Pemerintah Kabupaten Sidrap, dan perguruan tinggi diharapkan terus berkembang dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kesehatan, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Karena ketika pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat berjalan dalam arah yang sama, langkah kecil dapat berubah menjadi gerakan besar.
Dan dari Sidrap, semangat itu kembali ditegaskan: sehat orangnya, bersih lingkungannya, kuat kolaborasinya, dan maju daerahnya.















