-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

    Iklan

    MA Ma’had DDI Pangkajene Dorong Siswa Tumbuhkan Bakat Musik dan Seni Tari

    Satry Polang
    Kamis, 03 September 2026, September 03, 2026 WIB Last Updated 2026-09-04T06:59:31Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    MA Ma’had DDI Pangkajene Dorong Siswa Tumbuhkan Bakat Musik dan Seni Tari


    SIDRAP, NARASIRAKYAT.ID — Pendidikan tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Ada kalanya, proses belajar justru terasa lebih hidup ketika siswa diberi kesempatan untuk mengeksplorasi bakat, berekspresi, dan menciptakan karya.

    Semangat itulah yang terlihat di Madrasah Aliyah Ma’had DDI Pangkajene melalui kegiatan ekstrakurikuler seni musik dan seni tari.


    Dua kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para siswa untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun kepercayaan diri melalui proses latihan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

    Bagi madrasah, kegiatan ekstrakurikuler bukan sekadar aktivitas tambahan setelah pembelajaran akademik. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan karakter siswa.


    Dari Petikan Gitar, Tumbuh Kreativitas

    Dalam kegiatan ekstrakurikuler musik, para siswa mendapatkan materi bermain gitar.

    Pembelajaran dimulai dari pengenalan dasar hingga latihan memainkan gitar secara bersama-sama.


    Proses tersebut didampingi dan dibina langsung oleh Guru Seni Musik, Dicky Hermansyah, S.Pd.

    Dengan bimbingan guru, siswa diarahkan untuk mengenal instrumen musik sekaligus memahami proses belajar sebuah keterampilan dari tahap paling dasar.


    Tidak semua siswa langsung mampu memainkan alat musik dengan baik. Dibutuhkan latihan berulang, kesabaran dan keberanian untuk terus mencoba.

    Di situlah nilai pendidikan muncul.


    Kesalahan saat memainkan nada bukan alasan untuk berhenti. Sebaliknya, menjadi bagian dari proses belajar untuk menghasilkan permainan yang lebih baik.


    Seni Tari Jadi Ruang Ekspresi

    Selain musik, siswa MA Ma’had DDI Pangkajene juga mendapatkan ruang untuk menyalurkan bakat melalui Ekstrakurikuler Seni Tari.

    Kegiatan ini dibina dan dibimbing langsung oleh Guru Mata Pelajaran Seni, Nurbina, S.Pd.


    Dalam latihan tari, siswa tidak hanya belajar mengenai gerakan.

    Mereka juga belajar membangun kekompakan, kedisiplinan, ekspresi dan keberanian untuk tampil.


    Sebuah gerakan yang dilakukan secara bersama-sama membutuhkan koordinasi dan konsentrasi.

    Karena itu, latihan seni tari secara tidak langsung mengajarkan siswa pentingnya bekerja sebagai sebuah tim.


    Kepala Madrasah Dukung Pengembangan Bakat

    Kepala Madrasah Aliyah Ma’had DDI Pangkajene, Hj. Maryati, memberikan dukungan terhadap pembinaan bakat dan minat siswa.

    Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk memberikan ruang seluas-luasnya kepada siswa dalam mengembangkan potensi yang mereka miliki.

    Setiap siswa memiliki keunikan.


    Ada yang menonjol dalam bidang akademik, ada yang memiliki kemampuan olahraga, sementara yang lainnya memiliki bakat dalam seni, musik maupun bidang kreatif lainnya.


    Tugas lembaga pendidikan bukan hanya menemukan potensi tersebut, tetapi juga menyediakan ruang agar potensi itu dapat tumbuh.

    Melalui ekstrakurikuler, madrasah berupaya menghadirkan ruang tersebut.


    Belajar Tidak Hanya tentang Nilai

    Kegiatan musik dan tari memperlihatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak selalu dapat diukur dari angka di atas kertas.

    Ada keterampilan sosial, kreativitas, disiplin, keberanian dan kepercayaan diri yang tumbuh melalui proses.


    Ketika seorang siswa berani memainkan gitar di hadapan teman-temannya, ada rasa percaya diri yang sedang dibangun.

    Ketika sekelompok siswa mampu menyelaraskan gerakan tari, ada kemampuan kerja sama yang sedang dilatih.


    Ketika seorang siswa terus mencoba meski melakukan kesalahan, ada karakter pantang menyerah yang sedang tumbuh.

    Nilai-nilai seperti inilah yang menjadi bagian penting dari pendidikan karakter.


    Lima Fakta Menarik Ekstrakurikuler Seni MA Ma’had DDI Pangkajene

    1. Dua bidang seni dikembangkan
    Madrasah memberikan ruang pengembangan bakat melalui ekstrakurikuler musik dan seni tari.

    2. Siswa belajar bermain gitar dari dasar
    Kegiatan musik mencakup pengenalan dasar hingga latihan memainkan gitar secara bersama-sama.

    3. Dibimbing guru yang kompeten
    Ekstrakurikuler musik dibina Dicky Hermansyah, S.Pd., sedangkan seni tari dibimbing Nurbina, S.Pd.

    4. Tidak hanya mengejar kemampuan teknis
    Latihan diarahkan untuk menumbuhkan kreativitas, disiplin, kekompakan, ekspresi, kepercayaan diri dan kemampuan berkarya.

    5. Kepala madrasah memberikan dukungan
    Kepala MA Ma’had DDI Pangkajene, Hj. Maryati, mendukung pembinaan bakat dan minat siswa sebagai bagian dari pengembangan potensi peserta didik.


    Madrasah sebagai Ruang Tumbuh

    Di tangan siswa, gitar bukan hanya alat musik.

    Ia bisa menjadi media untuk belajar disiplin.

    Seni tari pun bukan hanya rangkaian gerakan.

    Ia menjadi ruang untuk belajar tentang keberanian, kekompakan dan ekspresi.


    Ketika madrasah memberikan ruang bagi kegiatan seperti ini, siswa mendapatkan kesempatan untuk menemukan sisi lain dari dirinya.


    Mereka belajar bahwa setiap orang memiliki potensi yang dapat dikembangkan selama diberikan kesempatan, bimbingan dan dukungan.

    Inilah yang membuat kegiatan ekstrakurikuler memiliki arti penting dalam perjalanan pendidikan siswa.


    Setiap Bakat Punya Potensi

    Bakat tidak selalu muncul dalam bentuk yang sama.

    Ada yang terlihat sejak awal, ada pula yang baru ditemukan setelah seseorang mencoba sesuatu yang baru.

    Karena itu, kesempatan untuk mencoba menjadi penting.


    MA Ma’had DDI Pangkajene melalui kegiatan seni musik dan tari terus membuka ruang bagi siswa untuk belajar, berkarya dan berkreasi.

    Harapannya, pengalaman tersebut tidak berhenti di ruang latihan.


    Keterampilan dan karakter yang tumbuh dapat menjadi bekal siswa dalam menghadapi lingkungan sosial dan kehidupan mereka di masa mendatang.


    Pada akhirnya, pendidikan bukan hanya tentang mencetak siswa yang mampu menjawab soal.

    Pendidikan juga tentang menumbuhkan manusia yang berani bermimpi, mampu bekerja sama, percaya pada kemampuannya dan memiliki keberanian untuk menghasilkan sesuatu.


    Dari petikan gitar dan gerakan tari, siswa MA Ma’had DDI Pangkajene sedang belajar tentang kehidupan.

    Mereka belajar bahwa sebuah kemampuan tidak lahir dalam sehari. Ada proses, latihan, kesalahan, evaluasi dan keberanian untuk mencoba kembali.


    Setiap gerakan punya cerita. Setiap petikan punya proses. Dan setiap bakat memiliki potensi untuk tumbuh menjadi prestasi.

    Belajar, berkarya, dan terus berkreasi bersama madrasah.

    Komentar

    Tampilkan