-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

    Iklan

    Rutan Sidrap Bersama PKBM Al-Irsyad Buka Akses Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan

    Satry Polang
    Sabtu, 19 September 2026, September 19, 2026 WIB Last Updated 2026-09-20T06:55:19Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    Rutan Sidrap Bersama PKBM Al-Irsyad Buka Akses Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan


    SIDRAP, NARASIRAKYAT.ID — Di balik tembok rumah tahanan, kesempatan untuk belajar dan menata masa depan tidak seharusnya berhenti.

    Semangat itulah yang menjadi bagian dari langkah Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidenreng Rappang, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, dalam memperkuat pemenuhan hak dasar warga binaan di bidang pendidikan.


    Rutan Sidrap kini mempersiapkan program pendidikan kesetaraan bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al-Irsyad.

    Kemitraan tersebut membuka peluang bagi warga binaan untuk kembali mendapatkan akses pendidikan melalui jalur kesetaraan, mulai dari Paket A setara SD, Paket B setara SMP, hingga Paket C setara SMA.


    Program ini tidak sekadar menghadirkan kegiatan belajar di dalam rutan. Lebih jauh, pendidikan ditempatkan sebagai bagian dari proses pembinaan agar warga binaan memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.


    Ketika Masa Pembinaan Menjadi Kesempatan untuk Belajar

    Terhentinya pendidikan tidak harus berarti berakhirnya kesempatan untuk meraih cita-cita.

    Bagi sebagian warga binaan, perjalanan pendidikan mungkin pernah terputus karena berbagai keadaan. Program pendidikan kesetaraan memberikan ruang untuk kembali melanjutkan proses belajar melalui jalur pendidikan nonformal.


    Di lingkungan Rutan Sidrap, kesempatan tersebut dipersiapkan melalui kolaborasi dengan PKBM Al-Irsyad.

    Kehadiran program ini diharapkan membuat masa pembinaan tidak hanya dijalani sebagai masa menunggu, tetapi dapat diisi dengan aktivitas yang memberikan manfaat bagi perkembangan diri.

    Belajar menjadi bagian dari proses tersebut.


    Tiga Jenjang Pendidikan Dibuka

    Program yang dipersiapkan mencakup tiga jenjang pendidikan kesetaraan.

    Paket A diperuntukkan bagi pendidikan yang setara dengan jenjang sekolah dasar.

    Paket B setara dengan jenjang sekolah menengah pertama.

    Sementara Paket C setara dengan jenjang sekolah menengah atas.


    Dengan pilihan tersebut, kebutuhan pendidikan warga binaan dapat disesuaikan dengan jenjang pendidikan terakhir yang pernah ditempuh.

    Program kesetaraan juga diharapkan menjadi jembatan bagi warga binaan yang ingin memperoleh kembali kesempatan belajar dan meningkatkan kualifikasi akademiknya.


    Rutan dan PKBM Perkuat Koordinasi

    Agar program dapat berjalan secara berkesinambungan, pihak Rutan Kelas IIB Sidrap bersama PKBM Al-Irsyad terus mematangkan koordinasi.

    Koordinasi menjadi bagian penting untuk memastikan pembelajaran dapat disiapkan secara terstruktur, mulai dari akses peserta didik, proses pembelajaran hingga keberlanjutan program.


    Kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dan lembaga pendidikan masyarakat tersebut menunjukkan bahwa pembinaan warga binaan membutuhkan dukungan berbagai pihak.

    Pendidikan tidak berhenti pada ruang kelas sekolah. Dalam konteks pemasyarakatan, pendidikan juga dapat menjadi instrumen untuk membangun kembali kepercayaan diri, pengetahuan, dan kesiapan warga binaan menghadapi kehidupan setelah masa pidana.


    Ijazah dan Pengetahuan untuk Menata Masa Depan

    Pendidikan memiliki nilai yang lebih luas daripada sekadar memperoleh ijazah.

    Pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti program dapat menjadi modal akademis bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat.


    Ijazah dari pendidikan kesetaraan juga dapat menjadi salah satu bekal untuk melanjutkan pendidikan maupun mendukung langkah menuju kehidupan yang lebih mandiri, sesuai dengan ketentuan dan kesempatan yang tersedia bagi masing-masing individu.


    Karena itu, pendidikan menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi sosial dan reintegrasi.

    Masa pembinaan diharapkan tidak hanya menghasilkan perubahan perilaku, tetapi juga memberikan bekal nyata yang dapat digunakan untuk membangun kehidupan setelah kembali ke lingkungan sosial.


    5 Fakta Menarik Program Pendidikan Kesetaraan Rutan Sidrap

    1. Rutan Sidrap menggandeng PKBM Al-Irsyad.
    Program pendidikan kesetaraan dipersiapkan melalui kerja sama antara Rutan Kelas IIB Sidrap dan PKBM Al-Irsyad.

    2. Mencakup tiga jenjang pendidikan.
    Program terdiri atas Paket A, Paket B, dan Paket C, masing-masing setara dengan SD, SMP, dan SMA.

    3. Menyasar warga binaan yang membutuhkan akses pendidikan.
    Program memberikan ruang bagi warga binaan untuk melanjutkan pendidikan yang sebelumnya terputus.

    4. Pendidikan menjadi bagian dari pembinaan.
    Kegiatan belajar diarahkan untuk mengoptimalkan masa pembinaan sekaligus mengembangkan potensi akademis dan diri warga binaan.

    5. Berorientasi pada masa depan.
    Pengetahuan dan ijazah yang diperoleh diharapkan menjadi salah satu bekal bagi warga binaan untuk mempersiapkan kehidupan yang lebih mandiri setelah kembali ke masyarakat.


    Di Balik Tembok Rutan, Harapan Tetap Bisa Tumbuh

    Pendidikan memiliki satu kekuatan penting: ia memberi seseorang kesempatan untuk terus berkembang.

    Bagi warga binaan, kesempatan belajar dapat menjadi bagian dari proses panjang untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah masa pidana.


    Ketika buku dibuka dan proses belajar dimulai, ada harapan yang ikut dibangun—harapan untuk memahami sesuatu yang baru, meningkatkan kemampuan, dan menata kembali masa depan.

    Program pendidikan kesetaraan yang dipersiapkan Rutan Sidrap bersama PKBM Al-Irsyad menjadi salah satu langkah menuju tujuan tersebut.


    Sebab pembinaan bukan hanya tentang menjalani masa pidana, tetapi juga tentang mempersiapkan manusia agar memiliki bekal ketika kembali menjadi bagian dari masyarakat.


    Dengan pendidikan, pengetahuan bertambah. Dengan pengetahuan, pilihan hidup dapat semakin terbuka.

    Dan dari balik tembok Rutan Sidrap, sebuah pesan sederhana kembali ditegaskan: masa lalu tidak harus menjadi akhir dari perjalanan belajar dan harapan untuk masa depan.

    Komentar

    Tampilkan