![]() |
| Sidrap Berduka, Mantan Pj. Bupati Dr. H. Basra Meninggal Dunia, Ini Riwayat Pengabdiannya |
SIDRAP, NarasiRakyat.id — Kabar duka menyelimuti Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Dr. Ns. H. Basra, S.Kep., M.Kes., salah satu putra daerah yang pernah mengemban sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidrap, telah berpulang ke rahmatullah.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, jajaran pemerintahan, serta berbagai kalangan yang pernah bersentuhan langsung dengan perjalanan pengabdiannya.
Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai pihak. Bagi daerah, sosok Dr. H. Basra dikenang bukan hanya karena pernah menduduki sejumlah jabatan penting, tetapi juga karena perjalanan panjangnya dalam memberikan kontribusi bagi pemerintahan dan masyarakat Sidrap.
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.
Semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya, serta memberikan ketabahan dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Pernah Mengemban Sejumlah Jabatan Strategis
Sepanjang perjalanan kariernya di Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang, Dr. Ns. H. Basra tercatat pernah mengemban sejumlah amanah penting.
Ia pernah dipercaya sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Sidenreng Rappang.
Dalam perjalanan berikutnya, almarhum juga dipercaya memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidenreng Rappang.
Kariernya kemudian berlanjut ke tingkat sekretariat daerah. Dr. H. Basra dipercaya sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang, dengan masa tugas mulai 16 Agustus 2022.
Tidak lama kemudian, ia dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Definitif Kabupaten Sidenreng Rappang pada 28 November 2022.
Amanah besar kembali diberikan kepadanya ketika dipercaya menjadi Penjabat Bupati Sidenreng Rappang untuk periode 31 Desember 2023 hingga 20 Desember 2024.
Jabatan tersebut menempatkannya sebagai salah satu figur penting dalam perjalanan pemerintahan Kabupaten Sidrap pada masa transisi kepemimpinan daerah.
Pengabdian yang Menjadi Bagian dari Sejarah Sidrap
Perjalanan Dr. H. Basra di pemerintahan menunjukkan bagaimana seorang aparatur dapat melewati berbagai jenjang tanggung jawab, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, sekretariat daerah, hingga memimpin pemerintahan kabupaten sebagai penjabat bupati.
Setelah menyelesaikan tugas sebagai Pj. Bupati pada akhir 2024, almarhum kembali menjalankan tugas sebagai Sekretaris Daerah.
Namun, pada awal 2025, Dr. H. Basra secara resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatannya untuk berfokus pada pemulihan kondisi kesehatan.
Kepergiannya kini menjadi momentum bagi banyak pihak untuk mengenang kembali perjalanan panjang pengabdian tersebut.
Bagi keluarga, ia adalah sosok yang dicintai.
Bagi rekan kerja, ia adalah bagian dari perjalanan birokrasi daerah.
Dan bagi Kabupaten Sidrap, namanya telah menjadi bagian dari catatan perjalanan pemerintahan daerah.
Lima Fakta tentang Jejak Pengabdian Dr. H. Basra
1. Pernah memimpin sektor kesehatan Sidrap
Dr. H. Basra pernah dipercaya sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kabupaten Sidenreng Rappang.
2. Pernah memimpin sektor pendidikan
Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidenreng Rappang.
3. Menjadi Pj. Sekda pada 2022
Almarhum mulai menjalankan tugas sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Sidrap pada 16 Agustus 2022.
4. Dilantik sebagai Sekda definitif
Pada 28 November 2022, ia dilantik sebagai Sekretaris Daerah definitif Kabupaten Sidenreng Rappang.
5. Pernah menjadi Pj. Bupati Sidrap
Dr. H. Basra dipercaya menjadi Penjabat Bupati Sidenreng Rappang sejak 31 Desember 2023 hingga 20 Desember 2024.
Sidrap Kehilangan Salah Satu Putra Daerah
Kepergian seorang pejabat daerah pada akhirnya bukan hanya tentang berakhirnya sebuah jabatan.
Lebih dari itu, ada perjalanan panjang, keputusan-keputusan yang pernah diambil, program yang pernah dijalankan, serta hubungan kemanusiaan yang terbentuk selama bertahun-tahun.
Dr. H. Basra telah melewati berbagai fase pengabdian di Kabupaten Sidrap. Dari bidang kesehatan hingga pendidikan, dari sekretariat daerah hingga memimpin pemerintahan kabupaten.
Kini, seluruh jabatan itu telah menjadi bagian dari masa lalu.
Yang tersisa adalah amal, kenangan, dan jejak pengabdian yang pernah ditorehkan.
Bagi keluarga dan orang-orang yang mengenalnya, kehilangan tentu tidak mudah. Namun, doa menjadi bentuk penghormatan terbaik bagi seseorang yang telah meninggalkan dunia.
Selamat jalan, Dr. Ns. H. Basra, S.Kep., M.Kes.
Semoga seluruh pengabdian menjadi amal jariyah, segala kesalahan mendapatkan ampunan, dan Allah SWT menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan.















