![]() |
| Target 10 Besar KONI Sidrap Matangkan Persiapan Porprov XVIII Sulsel |
SIDRAP, NARASIRAKYAT.ID — Persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 mulai memasuki tahap yang lebih serius. Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) tidak ingin sekadar hadir sebagai peserta, tetapi berupaya datang dengan persiapan yang terukur dan target prestasi yang jelas.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidrap terus mematangkan persiapan dengan memperkuat koordinasi bersama Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidrap serta para kepala pelatih cabang olahraga (cabor).
Sekretaris KONI Sidrap, Syamsudin Saleng, melalui unggahan media sosialnya menyampaikan bahwa konsolidasi tersebut menjadi bagian dari langkah strategis untuk memetakan kesiapan atlet sekaligus membaca peluang prestasi Sidrap pada Porprov XVIII Sulsel.
Rapat koordinasi bersama para kepala pelatih digelar pada 22 Agustus 2026.
Momentum tersebut menjadi ruang untuk menyatukan persepsi antara pemerintah daerah, KONI dan jajaran pelatih agar persiapan menuju kompetisi olahraga tingkat provinsi berjalan lebih terarah.
Target 10 Besar Tak Lagi Sekadar Wacana
Salah satu poin penting yang mengemuka dalam rapat adalah target Sidrap untuk menembus posisi 10 besar Porprov XVIII Sulsel.
Target tersebut mulai diuji sejak masa persiapan, bukan menunggu hingga pertandingan berlangsung.
Pemetaan potensi dan peluang atlet dinilai perlu dilakukan secara tepat dan terukur. Setiap cabor diharapkan dapat mengetahui kekuatan atletnya, kebutuhan pembinaan, sekaligus peluang yang realistis untuk meraih prestasi.
Arahan dari Kepala Disporapar Sidrap juga menekankan pentingnya pengorganisasian yang terencana, terukur dan terintegrasi, baik pada tingkat KONI maupun masing-masing cabor.
Dengan pola tersebut, persiapan atlet diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Ada target yang harus dicapai, proses yang harus dipantau dan kebutuhan yang harus diidentifikasi sejak awal.
Pemusatan Latihan Jadi Titik Penting
KONI Sidrap juga memberikan perhatian terhadap kesiapan pemusatan latihan atlet.
Pengurus masing-masing cabor didorong segera mempersiapkan program pemusatan latihan agar KONI dapat melakukan pendampingan secara langsung.
Bagi KONI, melihat proses latihan secara langsung penting untuk mengetahui kondisi riil atlet dan pelatih.
Dari sana dapat diidentifikasi apa saja yang masih menjadi kekurangan, kebutuhan apa yang perlu difasilitasi, sekaligus bagaimana capaian latihan dapat terus dievaluasi dan ditingkatkan.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan atlet tidak hanya berorientasi pada hasil akhir.
Proses latihan, perkembangan kemampuan dan kebutuhan atlet juga menjadi bagian penting yang harus mendapatkan perhatian.
Monitoring dan Evaluasi Diperkuat
Persiapan menuju Porprov membutuhkan konsistensi. Karena itu, mekanisme monitoring dan evaluasi (monev) menjadi salah satu hal yang dinilai mendesak.
Monev memungkinkan perkembangan setiap cabor dipantau secara berkala.
Jika terdapat persoalan dalam latihan, kesiapan atlet maupun kebutuhan fasilitas, persoalan tersebut dapat diketahui lebih awal dan dicarikan solusi sebelum memasuki arena pertandingan.
Bagi Sidrap, pola kerja seperti ini menjadi penting agar target 10 besar tidak hanya menjadi angka dalam perencanaan, tetapi benar-benar diterjemahkan menjadi program kerja yang dapat diukur.
KONI Siapkan Dukungan Kesehatan Atlet
Persiapan juga diarahkan pada aspek yang lebih luas, termasuk memastikan kondisi kesehatan atlet.
Ke depan, KONI Sidrap berencana memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memastikan kebutuhan layanan kesehatan atlet selama proses latihan maupun persiapan menuju Porprov.
Langkah tersebut menjadi penting karena kondisi fisik merupakan salah satu faktor utama dalam menjaga performa atlet.
Atlet yang menjalani latihan intensif membutuhkan pendampingan yang memadai agar proses persiapan berlangsung secara aman dan optimal.
Perhatian pada Perlindungan Atlet
Selain kesehatan, KONI Sidrap juga akan berkoordinasi dengan perangkat daerah yang membidangi UMKM dan Ketenagakerjaan untuk memantapkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet.
Upaya tersebut memperlihatkan bahwa pembinaan olahraga mulai dipandang secara lebih komprehensif.
Atlet tidak hanya dipersiapkan untuk mengejar medali, tetapi juga perlu mendapatkan perhatian dari sisi perlindungan dan kesejahteraan.
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang lebih tertata dan memberikan rasa aman bagi para atlet yang membawa nama daerah.
Lima Fakta Menarik Persiapan KONI Sidrap
1. Target 10 besar Porprov XVIII Sulsel
Sidrap memasang target untuk menembus posisi 10 besar dan mulai menguji peluang tersebut sejak masa persiapan.
2. Konsolidasi melibatkan kepala pelatih cabor
KONI tidak bekerja sendiri. Persiapan dibangun melalui koordinasi bersama Disporapar dan para kepala pelatih masing-masing cabang olahraga.
3. Pemusatan latihan mulai didorong
Pengurus cabor diminta mempersiapkan pemusatan latihan agar proses pembinaan dapat dipantau secara langsung oleh KONI.
4. Monitoring dan evaluasi menjadi perhatian
Monev diperlukan untuk melihat perkembangan atlet, mengidentifikasi kekurangan dan menentukan kebutuhan fasilitasi secara lebih tepat.
5. Dukungan atlet diperluas hingga kesehatan dan perlindungan kerja
KONI merencanakan koordinasi dengan Dinas Kesehatan serta instansi terkait untuk memastikan layanan kesehatan dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet.
Membangun Olahraga Sidrap Secara Bersama
Porprov bukan hanya tentang siapa yang mendapatkan medali terbanyak.
Di balik setiap atlet yang bertanding terdapat proses panjang yang melibatkan pelatih, pengurus cabor, KONI, pemerintah daerah, keluarga dan berbagai pihak pendukung lainnya.
Karena itu, kesiapan organisasi menjadi salah satu kunci penting.
KONI Sidrap bersama Disporapar dan para pelatih kini berupaya membangun pola kerja yang lebih terorganisir, solid dan terukur.
Semangat tersebut menjadi entry point bagi seluruh pihak yang terlibat: bekerja bersama untuk membangun olahraga Sidrap yang semakin kuat dan berprestasi.
Dari Persiapan Hari Ini, Menuju Prestasi Esok Hari
Porprov XVIII Sulsel 2026 akan menjadi panggung pembuktian bagi para atlet Sidrap.
Target 10 besar memang bukan pekerjaan ringan. Namun target yang besar selalu membutuhkan persiapan yang lebih serius.
Pemetaan atlet, pemusatan latihan, monitoring dan evaluasi, dukungan kesehatan hingga perlindungan atlet menjadi bagian dari fondasi yang sedang dibangun.
Kini, tantangannya adalah menjaga konsistensi.
Sebab medali tidak lahir hanya pada hari pertandingan. Medali dibentuk jauh sebelumnya—di tempat latihan, melalui disiplin, keringat, evaluasi, dukungan dan keberanian untuk terus memperbaiki diri.
Dari Sidrap, semangat itu sedang dibangun. Bukan sekadar untuk mengejar posisi 10 besar, tetapi untuk melahirkan olahraga yang lebih terorganisir, solid, berprestasi dan membanggakan masyarakat Sidenreng Rappang.















