![]() |
| KNPI Sidrap Siap Cetak Pengusaha Muda, Pelaku UMKM Berbagi Strategi Bisnis di Youth Business Owners Forum 2026 |
NARASIRAKYAT.ID, SIDRAP — Membangun usaha tidak cukup bermodal keberanian. Anak muda juga membutuhkan pengetahuan, jejaring, kemampuan membaca peluang, dan ketahanan menghadapi persaingan. Semangat itulah yang mewarnai Youth Business Owners Forum 2026 yang digelar Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sabtu (10/10/2026).
Mengusung semangat “Sidrap Kampungnya Pebisnis dan Pengusaha Muda”, forum tersebut berlangsung di Rumah Makan Palekko 55, Kecamatan Dua Pitue. Kegiatan ini mempertemukan unsur pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, organisasi kepemudaan, dan komunitas UMKM dalam satu ruang dialog tentang masa depan kewirausahaan di Bumi Nene Mallomo.
Bagi generasi muda, forum ini menjadi kesempatan untuk belajar langsung dari pengalaman para pelaku usaha. Sementara bagi daerah, pertemuan tersebut membuka ruang kolaborasi untuk memperkuat ekosistem bisnis lokal agar semakin adaptif terhadap perkembangan pasar dan teknologi digital.
Membangun Ekosistem Bisnis dari Daerah
Kegiatan dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Diskop UKM Nakertrans), yang diwakili Sekretaris Dinas, Syahrul Mubarak.
Dukungan pemerintah daerah juga terlihat melalui kehadiran Kepala Bidang Pemuda Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sidrap, Hj. Nirmala.
Turut hadir Ketua DPD KNPI Sidrap, Aswagino Ambo Asse, beserta jajaran pengurus; Ketua Karang Taruna Sidrap yang juga Wakil Dekan I FISIP Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Abdul Jabbar; serta para pelaku UMKM, perwakilan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), dan sponsor kegiatan.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan pentingnya kerja bersama dalam mendorong kewirausahaan. Pengembangan usaha tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga pada akses informasi, pendampingan, jejaring, dan dukungan lingkungan bisnis.
Ketua Panitia Muhammad Edwin Usman mengatakan, forum tersebut diharapkan menghasilkan gagasan dan rekomendasi konkret bagi pengembangan ekonomi Kabupaten Sidenreng Rappang.
"Melalui forum dialog seperti ini, kami berharap lahir ide, gagasan kritis, serta rekomendasi konkret demi kemajuan ekonomi daerah Kabupaten Sidenreng Rappang," ujar Edwin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Belajar Bisnis dari Pengalaman Praktisi
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi peningkatan minat entrepreneur muda. Sesi ini menjadi pintu masuk untuk mengenalkan kewirausahaan sekaligus mendorong anak muda agar berani melihat peluang usaha di lingkungan sekitarnya.
Forum kemudian berlanjut melalui sharing session dan dialog interaktif bertema “UMKM Maju, Sidrap Sejahtera”, yang dipandu akademisi Universitas Ichsan Sidrap, Romi Nugraha.
Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur birokrasi dan praktisi bisnis, yakni Syahrul Mubarak dari Diskop UKM Nakertrans Sidrap, Rian Adriansyah Idris selaku CEO Raja Prabot, Dedi Yusuf selaku CEO Anugrah Teknologi Indonesia, Haider selaku CEO Lapak Anak Ogi, serta Sulvicar selaku CEO Malunra Catering.
Para narasumber berbagi pengalaman mengenai perjalanan membangun usaha dari nol, tantangan pengelolaan bisnis, pemanfaatan teknologi digital, hingga pentingnya ketahanan mental menghadapi perubahan pasar.
Pengalaman praktis tersebut menjadi bagian penting dalam pendidikan kewirausahaan. Calon pengusaha tidak hanya membutuhkan inspirasi untuk memulai, tetapi juga pemahaman mengenai risiko, pengelolaan operasional, pelayanan pelanggan, dan kemampuan mempertahankan usaha.
Di tengah perkembangan ekonomi digital, pemanfaatan teknologi juga membuka peluang bagi UMKM untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Namun, kemampuan beradaptasi perlu diikuti dengan pengelolaan usaha yang baik agar peluang tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Apresiasi bagi Pengusaha Muda Sidrap
Forum ini ditutup melalui agenda Appreciation Night: Sidrap Young Entrepreneur Awards, yakni sesi penghargaan bagi pelaku usaha muda yang dinilai telah memberikan kontribusi bagi perkembangan ekonomi di Bumi Nene Mallomo.
Pemberian apresiasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya saling mendukung di antara pelaku usaha. Pengalaman pengusaha yang telah berkembang dapat menjadi sumber pembelajaran bagi mereka yang baru merintis bisnis.
Meski demikian, penguatan kewirausahaan tidak berhenti pada penyelenggaraan forum dan pemberian penghargaan. Tantangan berikutnya adalah memastikan jejaring yang terbentuk dapat berlanjut menjadi kolaborasi, pendampingan, inovasi produk, serta peluang pasar yang nyata.
Bagi pelaku UMKM, akses terhadap informasi usaha, pemasaran digital, pembiayaan yang sesuai, dan peningkatan kualitas produk tetap menjadi aspek penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis.
KNPI Dorong Sidrap Menjadi Kampung Pebisnis Muda
Ketua DPD KNPI Sidrap, Aswagino Ambo Asse, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di daerah.
"Melalui gerakan ini, KNPI Sidrap ingin memperkuat ekosistem UMKM lokal, melahirkan lebih banyak wirausahawan baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah menuju masa depan yang mandiri," jelas Aswagino.
Ia juga mengajak generasi muda untuk mulai membangun gagasan, memperluas relasi, dan menciptakan peluang melalui kewirausahaan.
"Pemuda bukan hanya tentang masa depan, tetapi tentang apa yang kita mulai hari ini. Saatnya membangun ide, memperluas relasi, dan menciptakan peluang melalui semangat entrepreneurship," pungkasnya.
Gagasan menjadikan Sidrap sebagai Kampung Pebisnis dan Pengusaha Muda pada akhirnya membutuhkan langkah yang berkesinambungan. Forum diskusi dapat menjadi awal, tetapi pertumbuhan ekosistem usaha memerlukan kolaborasi yang konsisten antara pemerintah, komunitas, perguruan tinggi, lembaga pendamping, dan pelaku bisnis.
Dengan jejaring yang semakin kuat dan ruang belajar yang terbuka, anak muda Sidrap diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya.
Sebab, masa depan ekonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh banyaknya usaha yang berdiri, tetapi juga oleh kemampuan usaha-usaha tersebut untuk bertahan, berkembang, membuka lapangan kerja, dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Lima Fakta Menarik Youth Business Owners Forum 2026
1. Digelar pada 10 Oktober 2026
Forum kewirausahaan pemuda berlangsung di Rumah Makan Palekko 55, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap.
2. Mempertemukan berbagai sektor
Pemerintah daerah, akademisi, pelaku UMKM, praktisi bisnis, dan organisasi kepemudaan hadir dalam forum tersebut.
3. Lima narasumber berbagi pengalaman
Praktisi dari Raja Prabot, Anugrah Teknologi Indonesia, Lapak Anak Ogi, dan Malunra Catering serta perwakilan pemerintah mengisi dialog.
4. Mengangkat tantangan bisnis modern
Materi mencakup perintisan usaha, pengelolaan bisnis, pemanfaatan teknologi digital, dan ketahanan menghadapi dinamika pasar.
5. Ditutup dengan penghargaan pengusaha muda
Agenda Sidrap Young Entrepreneur Awards menjadi bentuk apresiasi terhadap pelaku usaha muda di Sidrap.















