-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

    Iklan

    Menuju Visi 2041, FIKOM UNISAN Sidrap Perkuat Mutu Pendidikan Informatika

    Satry Polang
    Minggu, 11 Oktober 2026, Oktober 11, 2026 WIB Last Updated 2026-10-12T05:28:30Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    Menuju Visi 2041, FIKOM UNISAN Sidrap Perkuat Mutu Pendidikan Informatika


    NARASIRAKYAT.ID, SIDRAP — Kualitas pendidikan tinggi tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga oleh konsistensi perguruan tinggi dalam menjaga mutu, memperkuat tata kelola, dan menyiapkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja.


    Komitmen tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan asesmen lapangan akreditasi Program Studi Informatika Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Universitas Ichsan Sidenreng Rappang (UNISAN SIDRAP), yang berlangsung secara daring pada 10 Oktober 2026.


    Asesmen yang dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM) ini menjadi momentum bagi FIKOM UNISAN Sidrap untuk menunjukkan kesiapan institusi dalam mengelola pendidikan, menjalankan penjaminan mutu, serta mengembangkan kompetensi sumber daya manusia di bidang informatika.


    Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin cepat, evaluasi mutu akademik menjadi bagian penting dalam memastikan pendidikan informatika tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat, industri, dan perkembangan teknologi.


    Hadirkan Dua Asesor Nasional


    Asesmen lapangan daring tersebut menghadirkan dua asesor LAM INFOKOM, yakni Prof. Ir. Suyoto, M.Sc., Ph.D., dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta sebagai asesor kepala dan Dr. Ririn Dwi Agustin, S.T., M.T., dari Universitas Pasundan Bandung sebagai asesor anggota.


    Keduanya menjalankan proses penilaian melalui rangkaian pemeriksaan dokumen, klarifikasi informasi, serta wawancara dengan berbagai unsur yang terkait dengan penyelenggaraan program studi.


    Pelaksanaan secara daring tidak mengurangi pentingnya substansi evaluasi. Kesiapan dokumen, keterbukaan dalam memberikan informasi, dan kemampuan menjelaskan pelaksanaan standar akademik menjadi bagian penting dalam proses asesmen.


    Bagi perguruan tinggi, proses ini bukan semata-mata tahapan administratif. Asesmen juga menjadi ruang evaluasi untuk melihat sejauh mana kebijakan dan program pengembangan benar-benar diterapkan dalam kegiatan akademik sehari-hari.


    Rektor Pimpin Langsung Pelaksanaan Asesmen


    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UNISAN Sidrap, Dr. Darnawati, M.Si., bersama jajaran wakil rektor dan Dekan FIKOM, Azwar, S.Kom., M.Kom.


    Turut mendampingi pelaksanaan asesmen, Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Ketua Program Studi Informatika, Ketua Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, tim penjaminan mutu, Ketua Lembaga Penelitian (Lemlit), Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), serta unsur Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) universitas.


    Keterlibatan pimpinan dan berbagai unsur akademik tersebut memperlihatkan bahwa penjaminan mutu membutuhkan koordinasi lintas unit. Mutu program studi tidak hanya berkaitan dengan kinerja dosen, tetapi juga mencakup pengelolaan kelembagaan, layanan akademik, dukungan tenaga kependidikan, serta pengalaman mahasiswa selama menempuh pendidikan.


    Dalam pelaksanaannya, rangkaian asesmen meliputi pembukaan, pemaparan profil Unit Pengelola Program Studi (UPPS) dan program studi oleh dekan, verifikasi serta klarifikasi dokumen, hingga wawancara dengan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan.


    Melalui tahapan tersebut, asesor memperoleh kesempatan untuk menggali informasi dari berbagai perspektif, tidak hanya berdasarkan dokumen yang disiapkan institusi.


    Visi Technopreneurship Menjadi Arah Pengembangan FIKOM


    Dalam pemaparannya, Dekan FIKOM UNISAN Sidrap, Azwar, S.Kom., M.Kom., menegaskan komitmen fakultas dalam menjaga budaya mutu dan mengembangkan tata kelola yang efisien, akuntabel, serta berbasis technopreneurship.


    Arah pengembangan tersebut sejalan dengan visi FIKOM tahun 2041 yang menjadi pijakan dalam merancang penguatan institusi ke depan.


    Konsep technopreneurship menghubungkan penguasaan teknologi dengan semangat kewirausahaan. Dalam pendidikan informatika, pendekatan ini membuka ruang bagi mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori dan keterampilan teknis, tetapi juga mengembangkan kemampuan memecahkan masalah, menciptakan inovasi, dan melihat peluang penerapan teknologi.


    Di tengah kebutuhan terhadap talenta digital, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan lulusan yang adaptif, berintegritas, dan mampu mengembangkan solusi berbasis teknologi.


    Karena itu, visi jangka panjang perlu diterjemahkan ke dalam langkah konkret, mulai dari peningkatan kompetensi dosen, penguatan kurikulum, pengembangan penelitian, hingga hubungan yang lebih erat dengan dunia usaha dan pengguna lulusan.


    Asesmen akreditasi menjadi salah satu kesempatan untuk mengevaluasi kesiapan institusi dalam menjalankan arah pengembangan tersebut.


    Asesor Apresiasi Kesiapan Dokumen dan Tata Kelola


    Dalam pelaksanaan asesmen, tim asesor memberikan apresiasi terhadap kesiapan dokumen, sistem tata kelola yang terstruktur, serta komitmen pengembangan sumber daya manusia di lingkungan FIKOM UNISAN Sidrap.


    Rangkaian kegiatan berlangsung lancar melalui platform konferensi video. Pada bagian akhir, asesor menyampaikan hasil observasi awal sebelum kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama secara virtual.


    Meski demikian, apresiasi terhadap kesiapan dokumen dan tata kelola perlu dibedakan dari keputusan akhir akreditasi. Status atau peringkat akreditasi baru dapat dipastikan berdasarkan keputusan resmi lembaga yang berwenang.


    Bagi UNISAN Sidrap, hasil observasi awal tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk mempertahankan praktik yang telah berjalan baik sekaligus memperbaiki aspek yang masih memerlukan penguatan.


    Proses penjaminan mutu yang efektif tidak berhenti setelah asesmen selesai. Hasil evaluasi perlu ditindaklanjuti melalui perencanaan, pelaksanaan perbaikan, dan pemantauan secara berkelanjutan.


    Menatap Masa Depan Pendidikan Informatika di Sidrap


    Terlaksananya asesmen lapangan daring ini menjadi salah satu tahapan penting dalam upaya pengembangan Program Studi Informatika FIKOM UNISAN Sidrap.


    Harapan untuk meraih hasil terbaik perlu berjalan beriringan dengan komitmen meningkatkan mutu pembelajaran, memperkuat tata kelola, dan memastikan lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan teknologi.


    Bagi mahasiswa, penguatan mutu pendidikan diharapkan menghadirkan proses belajar yang semakin relevan, lingkungan akademik yang mendukung inovasi, serta kesempatan untuk mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan setelah lulus.


    Sementara bagi institusi, budaya mutu yang konsisten menjadi fondasi untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan tinggi di Kabupaten Sidenreng Rappang.


    Pada akhirnya, keberhasilan sebuah program studi tidak hanya tercermin dari hasil akreditasi, tetapi juga dari kualitas pembelajaran, karya akademik, kompetensi lulusan, dan manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.


    Dengan semangat evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, FIKOM UNISAN Sidrap diharapkan mampu memperkuat perannya dalam menyiapkan generasi yang unggul di bidang informatika, inovatif dalam memanfaatkan teknologi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


    Lima Fakta Menarik Asesmen FIKOM UNISAN Sidrap


    1. Digelar pada 10 Oktober 2026


    Asesmen lapangan akreditasi Program Studi Informatika berlangsung secara daring.


    2. Menghadirkan dua asesor nasional


    Prof. Ir. Suyoto, M.Sc., Ph.D., dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan Dr. Ririn Dwi Agustin, S.T., M.T., dari Universitas Pasundan Bandung.


    3. Seluruh proses dilakukan secara daring


    Agenda mencakup pemaparan profil, verifikasi dokumen, klarifikasi, dan wawancara melalui konferensi video.


    4. Melibatkan berbagai unsur akademik


    Dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan menjadi bagian dari sesi wawancara.


    5. Berorientasi pada visi FIKOM 2041


    Pengembangan fakultas diarahkan pada budaya mutu, tata kelola akuntabel, dan pendekatan berbasis technopreneurship.

    Komentar

    Tampilkan