![]() |
| Ratusan Orang Tua Padati SD Qur’ani Al-Ikhlash Rappang! Ada Komitmen Perlindungan Hukum untuk Guru |
SIDRAP, NarasiRakyat.id – Membangun pendidikan yang aman, nyaman, dan berlandaskan kasih sayang membutuhkan kolaborasi semua pihak. Sekolah tidak dapat berjalan sendiri. Guru, orang tua, kepolisian, dan masyarakat harus memiliki komitmen yang sama dalam melindungi anak sekaligus menjaga kehormatan profesi pendidik.
Semangat itulah yang mewarnai kegiatan Pertemuan Orang Tua Murid bersama Pihak Kepolisian yang dirangkaikan dengan Seminar Parenting di SD Qur’ani Al-Ikhlash Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sabtu (31/10/2026).
Mengangkat tema "Sosialisasi Perlindungan Hukum Profesi Guru dan Stop Kekerasan di Lingkungan Pendidikan", kegiatan ini dihadiri ratusan orang tua dan wali murid, unsur kepolisian, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi sekaligus dialog untuk membangun kesamaan persepsi mengenai pentingnya perlindungan hukum bagi guru, pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan, serta penguatan komunikasi antara sekolah dan keluarga.
Polisi Hadir, Pendidikan Aman Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Pemateri dari unsur kepolisian, AKP Nompo, selaku Kapolsek Panca Rijang, menyampaikan sosialisasi mengenai perlindungan hukum profesi guru dan pentingnya menghentikan segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.
Kehadiran Kapolsek Panca Rijang dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat Polisi Bersama Masyarakat sekaligus wujud kepedulian kepolisian terhadap dunia pendidikan.
Melalui kegiatan ini, orang tua dan pihak sekolah diajak memahami bahwa perlindungan terhadap guru dan anak merupakan tanggung jawab bersama. Hubungan antara guru, peserta didik, dan orang tua perlu dibangun atas dasar saling menghormati, komunikasi yang terbuka, serta pemahaman terhadap aturan hukum.
Salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut adalah penandatanganan fakta integritas perlindungan hukum terhadap guru oleh pihak kepolisian, pemateri, orang tua, dan tamu undangan.
Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama untuk mendukung perlindungan profesi guru, mencegah kekerasan, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bermartabat.
Seminar Parenting: Mendidik dengan Cinta dan Keteladanan
Selain sosialisasi dari kepolisian, kegiatan ini juga menghadirkan Ustaz Dr. Askar Yaman, A.Md.Pi., S.Pd., M.M., M.Pd., seorang pakar parenting dan keluarga.
Dalam seminar bertema "Mendidik dengan Cinta, Membina dengan Keteladanan, Melindungi dengan Sinergi", peserta mendapatkan penguatan wawasan mengenai pentingnya pola asuh yang penuh kasih sayang, komunikasi efektif, dan keteladanan orang tua dalam membentuk karakter anak.
Pesan utama yang ingin dibangun adalah bahwa pendidikan bukan sekadar proses menyampaikan pengetahuan di ruang kelas. Pendidikan juga berlangsung di rumah melalui perhatian, pembiasaan, komunikasi, dan contoh nyata yang diberikan orang tua.
Anak membutuhkan lingkungan yang mampu membuatnya merasa aman untuk berbicara, nyaman untuk belajar, dan percaya diri dalam mengembangkan potensinya.
Karena itu, keselarasan pola pendidikan di rumah dan di sekolah menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk generasi Qur’ani yang berilmu dan berakhlak mulia.
Dukungan Tokoh Pendidikan dan Pemerintah Kelurahan
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Wahdah Islamiyah Sidrap, Ustaz Lukman Ambo Tuo, dan Kepala SD Qur’ani Al-Ikhlash Rappang, Ustaz Abdul Malik.
Keduanya menyampaikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai penting bagi penguatan hubungan antara sekolah dan orang tua murid.
Apresiasi juga diberikan kepada seluruh panitia pelaksana yang melibatkan para guru SD Qur’ani Al-Ikhlash Rappang. Kekompakan, kerja sama, dan partisipasi aktif seluruh unsur sekolah dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan kegiatan.
Ketua Panitia, Ustaz Bahar, turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia atas kebersamaan serta kerja keras dalam mempersiapkan dan menyukseskan acara.
Sementara itu, Lurah Rappang, Hj. Suriyati, yang hadir mewakili Camat Panca Rijang, memaparkan sejumlah perkembangan pembangunan Pemerintah Kabupaten Sidrap. Ia juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif sekolah yang terus menghadirkan kegiatan edukatif untuk meningkatkan wawasan dan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak.
Turut hadir Ketua Komite Sekolah, Ustaz Sulaiman Habe, yang menjadi bagian dari dukungan unsur komite dalam memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga.
Penampilan Siswa Menghadirkan Pesan yang Menyentuh Hati
Suasana kegiatan semakin bermakna melalui penampilan para siswa SD Qur’ani Al-Ikhlash Rappang. Juga Suasana semakin hidup oleh pembawa acara Ust. Emiel Maulana.
Rangkaian penampilan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan puisi berantai berjudul "Ayah dan Ibu" serta drama yang mengangkat pentingnya komunikasi antara orang tua, anak, dan pihak sekolah.
Melalui penampilan tersebut, para siswa menyampaikan pesan sederhana namun mendalam: anak membutuhkan perhatian, kasih sayang, komunikasi, dan kehadiran orang tua dalam setiap proses tumbuh kembangnya.
Drama yang ditampilkan menjadi pengingat bahwa persoalan pendidikan tidak selalu dapat diselesaikan melalui teguran atau hukuman. Terkadang, anak hanya membutuhkan ruang untuk didengarkan, dipahami, dan dibimbing dengan penuh ketulusan.
Penampilan ini pun menjadi salah satu bagian yang memberikan warna emosional dalam kegiatan tersebut.
Pertama Kali Digelar di Kecamatan Panca Rijang
Antusiasme ratusan orang tua dan wali murid menjadi gambaran besarnya perhatian keluarga terhadap isu perlindungan guru dan pendidikan anak.
Para orang tua memberikan respons positif serta mengapresiasi inisiatif sekolah yang mempertemukan unsur pendidikan, kepolisian, dan keluarga dalam satu forum edukatif.
Kegiatan ini juga disebut sebagai kegiatan pertama di Kecamatan Panca Rijang yang secara khusus mengangkat sosialisasi perlindungan hukum terhadap profesi guru dalam forum pertemuan orang tua murid yang dirangkaikan dengan seminar parenting.
Kesuksesan penyelenggaraan kegiatan ini tidak hanya terlihat dari kelancaran acara, tetapi juga dari keterlibatan aktif seluruh pihak yang hadir.
Lima Fakta Menarik di Balik Kegiatan
- Ratusan orang tua hadir – Menunjukkan tingginya kepedulian keluarga terhadap pendidikan dan perlindungan anak.
- Polisi peduli pendidikan – Kapolsek Panca Rijang, AKP Nompo, hadir memberikan edukasi perlindungan hukum profesi guru.
- Seminar parenting bersama pakar keluarga – Menghadirkan Ustaz Dr. Askar Yaman untuk memperkuat pola asuh berbasis cinta dan keteladanan.
- Penandatanganan fakta integritas – Menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung perlindungan guru dan pencegahan kekerasan.
- Panggung edukasi siswa – Pembacaan Al-Qur’an, puisi, dan drama menjadi media penyampaian pesan tentang pentingnya kasih sayang serta komunikasi keluarga.
Membangun Sekolah Aman Dimulai dari Kebersamaan
Keberhasilan kegiatan ini menjadi pengingat bahwa masa depan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran di sekolah, tetapi juga oleh kuatnya hubungan antara guru, orang tua, dan lingkungan masyarakat.
Guru membutuhkan perlindungan dan penghargaan dalam menjalankan tugas profesionalnya. Anak membutuhkan lingkungan yang aman, penuh kasih sayang, dan bebas dari kekerasan. Sementara orang tua membutuhkan ruang komunikasi dan pemahaman agar dapat mendampingi tumbuh kembang anak secara tepat.
Melalui kegiatan ini, SD Qur’ani Al-Ikhlash Rappang menunjukkan bahwa membangun generasi Qur’ani tidak cukup hanya dengan mengajarkan ilmu dan nilai-nilai agama, tetapi juga harus diwujudkan melalui keteladanan, kepedulian, perlindungan, dan kerja sama.
Sebab, pendidikan terbaik lahir ketika sekolah dan keluarga tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menguatkan demi masa depan anak-anak.
Guru terlindungi, anak terayomi, orang tua teredukasi. Bersama membangun generasi Qur’ani yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.






