-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     

     



     


     


     


     


     


     

     





     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Panen IP300 Tembus 7,5 Ton per Hektare, Sidrap Tunjukkan Lonjakan Produktivitas Petani

    Satry Polang
    Kamis, 04 Desember 2025, Desember 04, 2025 WIB Last Updated 2025-12-05T03:36:25Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Panen IP300 Tembus 7,5 Ton per Hektare, Sidrap Tunjukkan Lonjakan Produktivitas Petani



    NARASIRAKYAT  — Program Indeks Pertanaman (IP) 300 kembali menunjukkan hasil menggembirakan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Pada Kamis (4/12/2025), Bupati H. Syaharuddin Alrif memimpin panen perdana musim tanam IP300 di Desa Allakkuang, Kecamatan Maritengngae, dengan capaian luar biasa: 7,5 ton per hektare.


    Panen ini dihadiri oleh Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, jajaran pimpinan OPD Pemkab Sidrap, perwakilan Bank Sulselbar, serta PT Pupuk Indonesia. Hadir pula Camat Maritengngae Andi Surya Praja Hadiningrat, para kepala desa dan lurah, penyuluh pertanian lapangan (PPL), KTNA, Gapoktan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para petani penerima manfaat.


    Suasana desa Allakkuang pagi itu penuh semangat. Deretan gabah yang menumpuk menandai keberhasilan petani Sidrap dalam menerapkan pola tanam intensif IP300—tiga kali tanam dalam setahun. Bupati Syaharuddin, yang turun langsung ke lahan, menyampaikan bahwa panen ini merupakan bukti nyata kemampuan Sidrap mempertahankan posisinya sebagai lumbung pangan di Sulawesi Selatan.

    “Alhamdulillah, hasilnya sangat membanggakan dengan rata-rata mencapai 7,5 ton per hektare,” ujar Bupati Syaharuddin.


    Dari lahan seluas 25 are yang dipanen, tercatat produksi gabah mencapai 1.469 kilogram, menandakan efektivitas pengelolaan pola tanam dan pemupukan. Bupati menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras petani, pendampingan penyuluh, serta sinergi pemerintah daerah dan sektor pendukung.

    “Ini semua tentu berkat doa dan kerja keras kita bersama. Ayo terus berinovasi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat,” tambahnya.


    Tak hanya memimpin panen, Bupati juga memulai pengolahan lahan untuk musim berikutnya, menegaskan komitmen daerah terhadap pola tanam berkesinambungan.

    Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan kabar menggembirakan mengenai turunnya harga pupuk sekitar 20%, yang membuat biaya produksi petani semakin ringan dan margin keuntungan lebih besar.

    “Pemerintah daerah bersama Forkopimda akan terus mendukung pelaksanaan IP300 dan penataan pola tanam agar hasil panen betul-betul optimal,” tegasnya.


    Dengan konsistensi panen yang meningkat dari waktu ke waktu, Sidrap tidak hanya mempertahankan tradisi agrarisnya tetapi juga memperkuat kontribusinya terhadap ketahanan pangan daerah.


    Lima Fakta Menarik Panen IP300 di Sidrap

    1. Produktivitas Tinggi: Capaian 7,5 ton/ha termasuk kategori panen maksimal untuk varietas unggulan yang digunakan petani Sidrap.

    2. Pola Tanam 3 Kali Setahun: IP300 memungkinkan petani tanam dan panen tiga kali dalam setahun, meningkatkan pendapatan secara signifikan.

    3. Produksi Gabah 1.469 Kg dari 25 Are: Data ini mencerminkan stabilitas produktivitas meski intensitas tanam tinggi.

    4. Harga Pupuk Turun 20%: Penurunan harga pupuk membuat biaya produksi jauh lebih efisien.

    5. Dukungan Komplit Stakeholder: Pemerintah, DPRD, perbankan, industri pupuk, dan masyarakat bergerak bersama menyukseskan IP300.


    Panen IP300 di Sidrap menunjukkan bahwa ketika inovasi bertemu kerja keras, hasilnya dapat melampaui ekspektasi. Di tangan para petani tangguh, lahan-lahan Sidrap terus membuktikan bahwa pertanian tidak sekadar profesi, tetapi sumber kehidupan dan masa depan daerah. Dengan dukungan pemerintah dan kemajuan teknologi, Sidrap siap menyongsong era pertanian modern yang lebih produktif, efisien, dan menyejahterakan.

    Komentar

    Tampilkan