-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    IMM Sidrap Menatap Masa Depan: Intelektualitas, Kaderisasi, dan Kepemimpinan Berdampak

    Satry Polang
    Senin, 26 Januari 2026, Januari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-01-26T11:50:31Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250



    Penulis: Raflyansyah Ma’arif
    Bakal Calon Ketua Umum PC IMM Kabupaten Sidenreng Rappang

    NARASIRAKYAT --- Sebagai seorang kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) sekaligus bagian dari komunitas akademik, saya memandang bahwa Pimpinan Cabang IMM Kabupaten Sidenreng Rappang harus melangkah lebih maju, lebih tertata, dan lebih berdampak. IMM bukan sekadar organisasi perkaderan yang berorientasi pada rutinitas struktural, melainkan ruang pembentukan intelektual muda yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki keberpihakan yang jelas kepada umat dan bangsa. Karena itu, kemajuan IMM Sidrap harus dibangun di atas fondasi ilmu, nilai, dan gerakan yang terarah.

    Ke depan, IMM Sidrap perlu diteguhkan sebagai pusat pengkaderan yang sistematis dan berkualitas. Proses perkaderan seperti Darul Arqam, Pelatihan Instruktur, hingga forum-forum diskusi tidak boleh berhenti sebagai agenda formal tahunan. Perkaderan harus benar-benar melahirkan kader yang berpikir kritis, kuat secara ideologis, dan mampu membaca realitas sosial secara tajam. IMM membutuhkan kader yang tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga produktif dalam karya, gagasan, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

    Penguatan tradisi intelektual menjadi kebutuhan mendesak IMM Sidrap. Diskusi rutin, kajian tematik, riset kecil, hingga publikasi gagasan kader harus menjadi budaya organisasi. IMM harus dikenal sebagai organisasi yang melahirkan pemikir muda, bukan semata pelaksana kegiatan. Dengan latar belakang akademik yang saya miliki, saya memandang pentingnya membangun sinergi antara dunia kampus dan gerakan IMM, agar kader terbiasa berdialektika, menulis, dan menyampaikan gagasan secara ilmiah, kritis, dan santun.

    Di sisi lain, soliditas internal dan kolaborasi eksternal juga harus diperkuat. Secara internal, komunikasi antar komisariat perlu dibangun secara terbuka, terkoordinasi, dan saling menguatkan. Secara eksternal, IMM Sidrap harus mampu menjalin kemitraan strategis dengan kampus, pemerintah daerah, serta organisasi kepemudaan lainnya tanpa kehilangan independensi gerakan. IMM harus hadir sebagai mitra kritis yang solutif dalam proses pembangunan daerah.

    Kemajuan IMM Sidrap tidak diukur dari banyaknya kegiatan, melainkan dari sejauh mana kegiatan tersebut berdampak pada kualitas kader dan kebermanfaatannya bagi masyarakat. Karena itu, saya berkomitmen mendorong kepemimpinan yang kolektif, transparan, dan berbasis program. Kepemimpinan yang tidak hanya memimpin dari depan, tetapi juga membersamai proses, mendengar aspirasi kader, dan membuka ruang partisipasi seluas-luasnya.

    Dengan semangat fastabiqul khairat dan nilai-nilai Trilogi IMM—religiusitas, intelektualitas, dan humanitas—saya mengajak seluruh kader untuk bersama-sama membawa IMM Sidrap menjadi organisasi yang lebih progresif, lebih solid, dan lebih bermartabat. IMM Sidrap harus hadir sebagai gerakan mahasiswa Islam yang tidak hanya bertahan, tetapi memimpin perubahan.

    Komentar

    Tampilkan