-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Mahasiswa Unhas Bantu UMKM Desa Bila Riase Kelola Keuangan dengan Cara Sederhana tapi Berdampak

    Satry Polang
    Selasa, 27 Januari 2026, Januari 27, 2026 WIB Last Updated 2026-01-27T11:19:22Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Mahasiswa Unhas Bantu UMKM Desa Bila Riase Kelola Keuangan dengan Cara Sederhana tapi Berdampak



    NARASIRAKYAT, 24 Januari 2026 — Langkah kecil berupa pencatatan keuangan sederhana kini menjadi pintu perubahan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang. Melalui pendampingan intensif selama tiga hari, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin Gelombang 115 Tematik Inovasi Daerah hadir memberikan solusi nyata bagi tantangan klasik UMKM: pengelolaan keuangan usaha.

    Kegiatan yang berlangsung sejak 24 hingga 26 Januari 2026 ini difokuskan pada pendampingan penggunaan buku kas harian sederhana, sebagai langkah awal menuju tata kelola usaha yang lebih tertib, terukur, dan berkelanjutan.


    Pendampingan dilakukan langsung oleh St. Rahmawati Djufri, mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Hasanuddin, yang terjun ke lapangan dan berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM. Kegiatan diawali dengan wawancara mendalam untuk menggali kondisi usaha, kebiasaan pencatatan keuangan, serta kendala yang dihadapi pelaku UMKM selama ini.

    Dari proses tersebut terungkap bahwa sebagian besar pelaku usaha belum melakukan pencatatan keuangan secara rutin, sehingga kesulitan mengetahui arus kas, laba-rugi, hingga perkembangan usaha mereka sendiri.


    Berbekal latar belakang keilmuan akuntansi, mahasiswa KKN memberikan pendampingan yang praktis dan mudah dipahami, mulai dari:

    • Cara mencatat pemasukan harian

    • Pengeluaran usaha

    • Perhitungan saldo akhir

    • Pemisahan keuangan pribadi dan usaha

    Buku kas harian sederhana dibagikan sebagai alat bantu utama, disertai simulasi langsung agar pelaku UMKM dapat mempraktikkannya secara mandiri.


    Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Bila Riase. Kepala Desa Bila Riase, Sirajuddin, S.E., mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin yang dinilainya mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat desa.

    “Pendampingan seperti ini sangat dibutuhkan pelaku UMKM. Kami berharap dampaknya berkelanjutan dan dapat meningkatkan profesionalisme usaha masyarakat,” ujarnya.

    Program ini juga dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Kegiatan (DPK), Baginda Hamzah, S.T., M.B.A., yang secara aktif memberikan arahan agar kegiatan selaras dengan tujuan KKN Tematik Inovasi Daerah.


    Sebagai penutup rangkaian kegiatan, mahasiswa KKN melakukan monitoring dan pendampingan lanjutan. Tahapan ini bertujuan memastikan pelaku UMKM benar-benar memahami manfaat pencatatan keuangan serta mampu mengisi buku kas secara mandiri dalam aktivitas usaha sehari-hari.

    Monitoring juga menjadi ruang dialog terbuka antara mahasiswa dan pelaku UMKM untuk mengevaluasi praktik pencatatan keuangan di lapangan serta membangun komitmen keberlanjutan.

    Lima Fakta Menarik Kegiatan Pendampingan UMKM KKN Unhas

    1.  Menggunakan buku kas harian sederhana yang mudah diaplikasikan oleh UMKM skala kecil.

    2.  Didampingi langsung oleh mahasiswa akuntansi, sesuai bidang keahlian.

    3.  Menyasar UMKM desa yang sebelumnya belum memiliki sistem pencatatan keuangan.

    4.  Didukung penuh oleh pemerintah desa dan dosen pembimbing resmi.

    5.  Menjadi langkah awal UMKM menuju pengelolaan usaha yang lebih profesional dan berdaya saing.


    Dari lembaran buku kas sederhana, tumbuh kesadaran baru bahwa usaha yang sehat berawal dari keuangan yang tertata. Kehadiran mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin di Desa Bila Riase membuktikan bahwa inovasi tidak selalu lahir dari teknologi canggih, tetapi dari pendampingan yang tepat, empatik, dan berkelanjutan.

    Melalui langkah kecil ini, UMKM desa perlahan bergerak menuju masa depan usaha yang lebih mandiri, profesional, dan siap bersaing.

    Komentar

    Tampilkan