![]() |
Dukung Sidrap Lumbung Tahfidz Al Qur'an SD Qur’ani Al-Ikhlash Rappang Sukses Gelar Daurah Tahfidz Ramadhan 1447 H, Perkuat Generasi Qur’ani di Tengah Era Digital |
NARASIRAKYAT — Semangat menghidupkan bulan suci Ramadhan dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an terasa begitu kuat di lingkungan SD Qur’ani Al-Ikhlash Rappang. Lembaga pendidikan berbasis Al-Qur’an tersebut secara resmi menutup kegiatan Daurah Tahfidz Spesial Ramadhan 1447 H pada Rabu, 4 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari di Aula Unaizah ini menjadi salah satu program unggulan sekolah dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan mencintai Al-Qur’an, terutama di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.
Mengusung tema “Hidupkan Ramadhan dengan Cahaya Al-Qur’an”, program ini menjadi ruang pembinaan spiritual bagi para santri untuk memperkuat hafalan sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Pembimbing utama kegiatan, Arief Rahman, menegaskan bahwa kegiatan daurah tahfidz bukan sekadar program hafalan, tetapi juga bagian dari upaya membangun benteng moral bagi generasi muda.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial membawa tantangan besar terhadap pola hidup anak-anak masa kini.
“Kita melihat realita anak-anak masa kini mayoritas sudah kecanduan media sosial, yang terkadang menjauhkan mereka dari nilai-nilai Islam. Melalui Daurah ini, kita bangun kecintaan mereka pada Al-Qur’an agar menjadi generasi Qur’ani yang beradab,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan pendekatan pendidikan yang tidak hanya fokus pada hafalan Al-Qur’an, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, dan spiritualitas santri.
Kepala sekolah Abdul Malik menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan program ini serta memberikan apresiasi kepada tim pengajar yang telah membimbing para santri secara intensif selama kegiatan berlangsung.
Tim pembimbing yang terlibat dalam program ini antara lain Yasir dan Bahar yang mendampingi para santri dalam proses murojaah dan peningkatan hafalan.
“Alhamdulillah, hari ini kegiatan resmi berakhir. Namun sebenarnya perjuangan santri dalam menjaga hafalan justru baru saja dimulai. Kami juga sangat berterima kasih kepada orang tua santri atas kepercayaan dan sinergi yang luar biasa,” ungkapnya.
Sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua menjadi kunci penting dalam keberhasilan pembinaan generasi Qur’ani.
Lebih jauh, pihak sekolah menegaskan bahwa program Daurah Tahfidz ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah Kabupaten Sidenreng Rappang untuk mendorong lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an.
Melalui program-program pendidikan berbasis Al-Qur’an seperti ini, SD Qur’ani Al-Ikhlash Rappang berkomitmen menjadi bagian dari upaya menjadikan Sidrap sebagai lumbung tahfidz Al-Qur’an.
Pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan akademik, spiritual, dan pembentukan karakter diyakini mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
Lima Fakta Menarik Daurah Tahfidz Ramadhan 1447 H
1. Program berlangsung selama 10 hari penuh
Santri mengikuti kegiatan intensif tahfidz, murojaah, dan pembinaan karakter.
2. Mengusung tema “Hidupkan Ramadhan dengan Cahaya Al-Qur’an”
Tema ini menegaskan fokus kegiatan pada penguatan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
3. Dilaksanakan di Aula Unaizah
Tempat ini menjadi pusat kegiatan pembinaan tahfidz selama Ramadhan.
4. Dibimbing langsung oleh para ustadz berpengalaman
Ust. Arief Rahman bersama tim pengajar membimbing santri secara intensif.
5. Menjadi program tahunan sekolah
Kegiatan ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya di SD Qur’ani Al-Ikhlash Rappang.
Momen penutupan kegiatan berlangsung dengan penuh haru ketika para santri menampilkan perkembangan hafalan mereka di hadapan para guru dan orang tua.
Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang evaluasi hafalan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pendidikan Al-Qur’an mampu membentuk karakter generasi muda yang lebih kuat dan berakhlak.
Bagi para santri, perjalanan menghafal Al-Qur’an bukan sekadar aktivitas akademik, melainkan perjalanan spiritual yang akan mereka bawa sepanjang hidup.
Di tengah arus digital yang semakin deras, lantunan ayat suci Al-Qur’an menjadi cahaya yang menuntun langkah generasi muda menuju kehidupan yang lebih bermakna.
Melalui program seperti Daurah Tahfidz Ramadhan, harapan besar ditanamkan: bahwa dari ruang-ruang sederhana tempat anak-anak belajar menghafal Al-Qur’an, kelak akan lahir generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan membawa keberkahan bagi masyarakat.







.jpeg)











