-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     

     



     


     


     


     


     


     

     





     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Pimpinan Pesantren Sehati Dampingi Kepala BPS RI di Pabrik Beras Modern Baranti, Hilirisasi Pertanian Terhubung dengan Pendidikan Generasi

    Satry Polang
    Sabtu, 14 Maret 2026, Maret 14, 2026 WIB Last Updated 2026-03-14T09:35:11Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Pimpinan Pesantren Sehati Dampingi Kepala BPS RI di Pabrik Beras Modern Baranti, Hilirisasi Pertanian Terhubung dengan Pendidikan Generasi



    NARASIRAKYAT  — Kunjungan kerja Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti, ke pabrik penggilingan beras modern PB Sehati di Kecamatan Baranti pada Kamis (12/3/2026) tidak hanya menyoroti hilirisasi sektor pertanian, tetapi juga memperlihatkan keterkaitan erat antara penguatan ekonomi dan pembangunan pendidikan generasi muda.


    Dalam kunjungan tersebut, Dr. Wahidin Ar Rafany, pimpinan Pesantren Sehati, turut mendampingi rombongan bersama Syaharuddin Alrif, Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang.


    Kehadiran Dr. Wahidin dalam kunjungan tersebut menjadi simbol penting bahwa pembangunan ekonomi daerah juga dapat berjalan seiring dengan pembinaan pendidikan agama dan karakter generasi muda.


    Kolaborasi Ekonomi dan Pendidikan

    Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari agenda nasional Kepala BPS RI untuk melihat langsung proses hilirisasi pertanian, yaitu pengolahan hasil pertanian dari tingkat produksi hingga distribusi.


    Di pabrik penggilingan modern PB Sehati, Amalia Adininggar Widyasanti menyaksikan berbagai tahapan pengolahan gabah hingga menjadi beras siap konsumsi, mulai dari proses pengeringan gabah (drying), penggilingan menggunakan mesin modern, proses sortasi kualitas beras, hingga pengemasan untuk distribusi ke berbagai daerah.


    Menurut Amalia, fasilitas seperti PB Sehati merupakan contoh nyata bagaimana teknologi mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menciptakan nilai tambah bagi sektor pertanian.

    “Apa yang kita lihat di PB Sehati ini merupakan potret konkret dari pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Sektor pertanian yang dikelola secara modern tidak hanya menjaga ketahanan pangan, tetapi juga menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif,” ujar Amalia.


    Peran PB Sehati bagi Petani dan Generasi

    Selain berperan dalam penguatan sektor pangan, PB Sehati juga memiliki kontribusi sosial yang signifikan bagi masyarakat sekitar.


    Dr. Wahidin Ar Rafany menyampaikan bahwa pengembangan usaha penggilingan beras tersebut tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan ekonomi.


    Menurutnya, keberadaan PB Sehati juga diarahkan untuk mendukung pembangunan pendidikan generasi muda melalui pendirian pesantren.

    “Kami menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sidrap dan Kepala BPS RI atas dukungan dan perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian di Sidrap. Semoga keduanya selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam menjalankan amanah,” ungkap Dr. Wahidin.

     

    Ia menambahkan bahwa lahirnya Pesantren Sehati merupakan bukti nyata bahwa sektor usaha juga dapat memberikan kontribusi bagi penguatan pendidikan agama di masyarakat.


    Dengan kata lain, hasil dari aktivitas ekonomi tidak hanya kembali dalam bentuk pembangunan ekonomi, tetapi juga dalam bentuk investasi untuk masa depan generasi.


    Pemerintah Dorong Modernisasi Pertanian

    Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa PB Sehati merupakan salah satu penggilingan beras terbesar di wilayah Sidrap yang memiliki kapasitas produksi tinggi.


    Menurutnya, keberadaan pabrik tersebut sangat penting dalam menjaga stabilitas sektor pertanian daerah.

    “Keberadaan pabrik ini sangat krusial dalam menyerap hasil panen petani lokal dan menjaga stabilitas harga gabah di tingkat produsen,” ujar Syaharuddin.

     

    Pemerintah daerah juga terus mendorong modernisasi alat produksi agar kualitas beras Sidrap mampu bersaing di pasar nasional.


    Langkah ini diharapkan semakin memperkuat posisi Sidrap sebagai salah satu pemasok utama kebutuhan pangan di Sulawesi Selatan dan wilayah sekitarnya.


    Pelepasan Distribusi Beras ke Berbagai Wilayah

    Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan pula pelepasan pengiriman beras secara simbolis ke berbagai daerah di Indonesia.


    Momentum tersebut menunjukkan bahwa hasil produksi pertanian dari Sidrap tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berperan dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.


    Distribusi beras dari Sidrap menjadi bagian penting dalam rantai pasok pangan nasional yang menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok masyarakat.


    Lima Fakta Menarik Kunjungan Kepala BPS RI di PB Sehati

    1. Pimpinan Pesantren Sehati Turut Mendampingi
    Dr. Wahidin Ar Rafany hadir langsung mendampingi Kepala BPS RI dan Bupati Sidrap dalam kunjungan tersebut.

    2. PB Sehati Gunakan Teknologi Modern
    Proses pengolahan gabah hingga pengemasan beras dilakukan menggunakan sistem modern.

    3. Hilirisasi Pertanian Jadi Fokus Kunjungan
    Peninjauan bertujuan melihat bagaimana hasil pertanian diolah hingga memberikan nilai tambah ekonomi.

    4. Lahirnya Pesantren Sehati
    Keuntungan usaha tidak hanya untuk ekonomi, tetapi juga mendukung pembangunan pendidikan agama.

    5. Sidrap Perkuat Peran sebagai Lumbung Pangan
    Produksi beras dari Sidrap didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia.


    Kunjungan Kepala BPS RI ke PB Sehati di Baranti memperlihatkan bahwa kemajuan sektor pertanian tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga dapat menjadi fondasi bagi pembangunan sosial dan pendidikan.


    Ketika sektor usaha mampu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap pendidikan generasi muda, maka pembangunan daerah akan berlangsung lebih berkelanjutan.


    Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan tokoh masyarakat seperti Dr. Wahidin Ar Rafany, Kabupaten Sidenreng Rappang berpotensi terus berkembang sebagai pusat pertanian modern sekaligus tempat lahirnya generasi berkarakter dan berilmu.

    Komentar

    Tampilkan