![]() |
Tim Pemantauan BBM Bersubsidi Sidrap Monitoring SPBU Kanie dan Simae, Pastikan Solar Tepat Sasaran |
NARASIRAKYAT — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memperkuat pengawasan distribusi BBM bersubsidi, khususnya jenis solar, agar benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak.
Sebagai bagian dari tindak lanjut Surat Edaran Bupati Sidrap tentang penerbitan rekomendasi BBM bersubsidi melalui aplikasi X-Tar, tim pembinaan dan pemantauan yang dipimpin Haris Alimin melakukan kunjungan serta monitoring ke sejumlah SPBU, di antaranya SPBU Kanie dan SPBU Simae, Kecamatan Baranti.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa penerbitan rekomendasi pembelian solar bersubsidi melalui sistem digital berjalan sesuai ketentuan serta selaras dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Dalam keterangannya saat melakukan pemantauan di salah satu SPBU, Haris Alimin menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini bertujuan memberikan pembinaan sekaligus memastikan proses distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai aturan yang telah disepakati bersama.
“Siang ini kami melakukan pemantauan dan pembinaan terhadap penerbitan rekomendasi BBM bersubsidi, khususnya solar, yang diterbitkan melalui aplikasi X-Tar,” ujarnya.
Menurutnya, penerapan sistem digital melalui aplikasi tersebut merupakan upaya pemerintah daerah bersama pihak terkait untuk menciptakan distribusi BBM bersubsidi yang lebih transparan, tertib, dan tepat sasaran.
Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut merupakan hasil kesepahaman bersama antara pihak SPBU, instansi terkait di sektor energi, serta pemerintah daerah.
Dalam mekanisme yang diterapkan, setiap rekomendasi pembelian solar bersubsidi melalui aplikasi hanya berlaku selama satu bulan, sehingga proses verifikasi dapat dilakukan secara lebih selektif dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.
“Kami berharap rekomendasi yang diterbitkan melalui aplikasi ini hanya berlaku satu bulan sehingga penerbitannya bisa lebih selektif dan sesuai dengan kondisi lapangan,” jelasnya.
Selain itu, tim juga menekankan pentingnya verifikasi kebutuhan BBM berdasarkan aktivitas masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang menjadi salah satu pengguna utama solar bersubsidi.
Haris Alimin mencontohkan bahwa pada masa musim panen, kebutuhan solar biasanya digunakan untuk operasional mesin pertanian seperti kombain yang berfungsi memanen padi.
Karena itu, verifikasi penerima subsidi harus memperhatikan kondisi musim serta jenis kegiatan pertanian yang sedang berlangsung.
“Jika saat ini masih musim panen dan belum ada kegiatan pengolahan tanah, maka verifikasi penerima solar bersubsidi bisa difokuskan pada mesin pertanian seperti kombain,” jelasnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa BBM bersubsidi benar-benar digunakan oleh pihak yang membutuhkan, serta menghindari potensi penyalahgunaan di lapangan.
Di sisi lain, tim juga mengingatkan kepada pihak SPBU agar tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan.
“Jika masyarakat memenuhi syarat dan memiliki rekomendasi yang sah, kami berharap SPBU dapat melayani mereka dengan baik dan tidak menelantarkan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Pengawasan BBM Bersubsidi untuk Keadilan Energi
Distribusi BBM bersubsidi merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah untuk membantu masyarakat, terutama sektor produktif seperti pertanian, perikanan, dan usaha kecil.
Namun tanpa pengawasan yang baik, program subsidi tersebut berpotensi disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.
Karena itu, penerapan sistem rekomendasi digital melalui aplikasi X-Tar diharapkan dapat memperkuat transparansi sekaligus meningkatkan akurasi penyaluran BBM bersubsidi.
Dengan adanya sistem ini, pemerintah daerah dapat memantau data penerima subsidi secara lebih sistematis serta memastikan bahwa distribusi BBM benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Lima Fakta Menarik Monitoring BBM Bersubsidi di Sidrap
1. Tindak Lanjut Surat Edaran Bupati
Kegiatan monitoring dilakukan sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah daerah terkait penerbitan rekomendasi BBM bersubsidi.
2. Menggunakan Aplikasi Digital X-Tra
Rekomendasi pembelian solar bersubsidi diterbitkan melalui aplikasi digital untuk meningkatkan transparansi.
3. Monitoring Langsung di SPBU
Tim melakukan kunjungan langsung ke SPBU Kanie dan Simae untuk memastikan sistem berjalan sesuai aturan.
4. Masa Berlaku Rekomendasi Satu Bulan
Setiap rekomendasi BBM bersubsidi hanya berlaku selama satu bulan agar proses verifikasi lebih selektif.
5. Prioritas untuk Sektor Produktif
Solar bersubsidi diprioritaskan bagi sektor seperti pertanian yang membutuhkan energi untuk kegiatan produksi.
Pengawasan distribusi BBM bersubsidi bukan sekadar urusan administrasi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui monitoring langsung di lapangan serta penerapan sistem digital, Pemerintah Kabupaten Sidrap berupaya memastikan bahwa subsidi energi benar-benar sampai kepada pihak yang berhak.
Ketika distribusi BBM berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga berdampak pada keberlanjutan sektor pertanian, ekonomi lokal, serta kesejahteraan masyarakat secara luas.







.jpeg)











