![]() |
POPULI INSTITUTE BERSAMA JIMM PALOPO GELAR KELAS CIVIL SOCIETY, CETAK GENERASI KRITIS DAN MELEK SOSIAL |
NARASIRAKYAT — Upaya memperkuat kapasitas generasi muda dalam memahami dinamika sosial terus digalakkan. Kali ini, Populi Institute bersama Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah Kota Palopo sukses menggelar Kelas Civil Society selama dua hari, Ahad hingga Senin (26–27 April 2026), di Warkop Kopingo.
Kegiatan ini menjadi ruang belajar alternatif yang menggabungkan teori dan praktik dalam memahami fenomena sosial secara kritis dan terstruktur.
Belajar dari Praktisi: Survei hingga Jurnalistik
Kelas Civil Society menghadirkan dua materi utama yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Zulfhari Rahman membawakan materi metodologi survei, memberikan pemahaman tentang cara membaca data dan realitas sosial secara ilmiah. Sementara itu, materi pengantar jurnalistik disampaikan oleh Zulkifli Safri yang menekankan pentingnya literasi media dan kemampuan menulis sebagai alat advokasi sosial.
Materi disampaikan secara interaktif, memungkinkan peserta untuk berdiskusi dan bertukar gagasan secara terbuka.
Partisipasi Mahasiswa, Antusiasme Tinggi
Sebanyak 11 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palopo mengikuti kegiatan ini. Mereka telah melalui proses registrasi dan menunjukkan komitmen untuk terlibat aktif dalam setiap sesi. Meskipun jumlah peserta terbatas, kualitas diskusi yang terbangun justru semakin mendalam dan fokus.
Dari Kelas ke Aksi Nyata
Penyelenggara berharap, pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti di ruang kelas, tetapi dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta didorong untuk lebih peka terhadap isu sosial, mampu membaca data secara kritis, serta menyuarakan gagasan melalui tulisan yang konstruktif.
Program Berkelanjutan, Ruang Wacana Terbuka
Populi Institute menyampaikan bahwa program ini akan berlanjut dengan kelas-kelas lanjutan yang mengangkat isu sosial, hukum, dan ekonomi.
Kelas Civil Society diharapkan menjadi embrio lahirnya ruang diskusi yang sehat dan produktif bagi generasi muda.
5 Fakta Menarik Kelas Civil Society Palopo
Kolaborasi Strategis – Populi Institute dan JIMM Palopo
Materi Praktis – Survei dan jurnalistik
Peserta Terbatas – Diskusi lebih fokus dan mendalam
Lokasi Santai – Digelar di Warkop Kopingo
Program Berkelanjutan – Akan ada kelas lanjutan
Membangun Generasi Kritis dan Berdaya
Kegiatan ini menegaskan bahwa ruang belajar tidak harus formal. Diskusi di ruang sederhana pun dapat melahirkan pemikiran besar yang berdampak luas. Mahasiswa sebagai agen perubahan diharapkan mampu menjadi jembatan antara data, realitas, dan solusi.
Dari secangkir kopi dan diskusi sederhana, lahir kesadaran baru untuk memahami dunia dengan lebih jernih. Kelas Civil Society bukan sekadar forum belajar, tetapi titik awal bagi lahirnya generasi yang berpikir kritis, bertindak cerdas, dan berani menyuarakan kebenaran.


















