NARASIRAKYAT.ID — Prestasi yang diraih Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) sebagai Terbaik I Regional Sulawesi dalam Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting Tahun 2026 menjadi kabar yang membanggakan bagi seluruh masyarakat. Penghargaan tersebut tidak hanya mencerminkan keberhasilan program pemerintah, tetapi juga menunjukkan bahwa kerja kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kesejahteraan rakyat.
Ketua Wahdah Islamiyah Sidrap, Lukman Ambo Tuo, menilai capaian tersebut patut disyukuri dan diapresiasi karena merupakan hasil dari komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, khususnya pada sektor kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan perlindungan keluarga.
Menurutnya, keberhasilan menurunkan angka kemiskinan dan stunting bukanlah pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan perencanaan yang matang, program yang tepat sasaran, serta sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen daerah.
“Prestasi ini bukan sekadar penghargaan administratif. Ini adalah bukti bahwa kerja yang dilakukan dengan kesungguhan dan kepedulian mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, berkurangnya angka kemiskinan berarti semakin banyak keluarga yang memiliki kesempatan hidup lebih layak. Sementara penurunan stunting menjadi indikator penting bahwa generasi masa depan Sidrap tumbuh dengan kondisi kesehatan dan gizi yang lebih baik.
Dalam perspektif keislaman, keberhasilan tersebut juga merupakan nikmat yang wajib disyukuri. Lukman mengingatkan bahwa setiap pencapaian hendaknya menjadi sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada sesama.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Ibrahim ayat 7:
"Sesungguhnya jika kalian bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepada kalian."
Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa rasa syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui upaya menjaga dan meningkatkan capaian yang telah diraih.
Lukman berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk terus memperkuat program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat. Menurutnya, tantangan pembangunan masih akan terus ada, sehingga dibutuhkan konsistensi, inovasi, dan semangat kolaborasi agar hasil yang dicapai dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga budaya gotong royong dan kepedulian sosial yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Sidrap. Dengan semangat kebersamaan, berbagai persoalan sosial diyakini dapat diatasi secara lebih efektif dan berkelanjutan.
“Keberhasilan ini adalah milik seluruh masyarakat Sidrap. Pemerintah memang menjadi motor penggerak, tetapi keberhasilan hanya dapat diraih ketika masyarakat turut berpartisipasi dan mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan bersama,” katanya.
Lebih jauh, penghargaan tingkat regional tersebut menunjukkan bahwa Sidrap tidak hanya mampu membangun daerahnya sendiri, tetapi juga menjadi contoh bagi kabupaten lain dalam menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.
Karena itu, capaian ini layak dijadikan momentum untuk memperkuat optimisme bahwa dengan kepemimpinan yang visioner, kerja keras yang konsisten, dan dukungan masyarakat yang solid, Sidrap dapat terus melahirkan berbagai prestasi di tingkat regional maupun nasional.
Semoga penghargaan yang diraih hari ini menjadi awal dari lahirnya lebih banyak inovasi pembangunan, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, serta terwujudnya Kabupaten Sidenreng Rappang yang semakin maju, sehat, sejahtera, dan penuh keberkahan.
Prestasi hari ini adalah hasil kerja keras bersama. Dan keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat hingga ke pelosok desa.















