-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Silaturrahim Idul Adha Momentum Mempererat Ukhuwah dan Kepedulian Oleh Dr. Wahidin Ar Rafany, Ketua MUI Baranti

    Satry Polang
    Rabu, 27 Mei 2026, Mei 27, 2026 WIB Last Updated 2026-05-28T03:25:43Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    Oleh: Dr. Wahidin Ar Rafany, Ketua MUI Baranti


    NARASIRAKYAT --- Hari Raya Idul Adha bukan hanya momentum ibadah qurban dan perayaan keagamaan semata, tetapi juga menjadi waktu yang sangat istimewa untuk mempererat hubungan kekeluargaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


    Dalam rangka menyambung tali silaturrahim pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sidrap melaksanakan silaturrahim bersama seluruh komponen masyarakat pada 27 Mei 2026. Momentum tersebut menjadi gambaran bahwa nilai kebersamaan dan ukhuwah masih terus hidup dalam kehidupan sosial masyarakat.



    Menurut Ketua MUI Baranti, Dr. Wahidin Ar Rafany, Idul Adha mengandung makna yang sangat mendalam tentang pentingnya menjaga hubungan antarsesama manusia, terlebih setelah umat Islam melaksanakan berbagai ibadah besar seperti haji, qurban, dzikir, dan hari-hari Tasyrik.


    “Idul Adha mengajarkan kita untuk kembali memperkuat hubungan persaudaraan, saling memaafkan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Silaturrahim menjadi salah satu jalan menghadirkan keberkahan dalam kehidupan,” ujarnya.


    Ia menjelaskan bahwa setelah momentum wukuf di Arafah dan pelaksanaan ibadah qurban, hati manusia cenderung lebih lembut dan terbuka untuk saling berbagi serta mempererat hubungan sosial. Karena itu, Idul Adha menjadi waktu yang sangat baik untuk menyambung kembali hubungan kekeluargaan, persahabatan, maupun hubungan bertetangga yang mungkin sempat renggang.


    Dalam Islam, silaturrahim memiliki kedudukan yang sangat mulia. Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

    “Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturrahim.”

     

    Hadis tersebut menunjukkan bahwa silaturrahim bukan hanya membawa ketenangan batin dan keharmonisan sosial, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.


    Menurut Dr. Wahidin Ar Rafany, nilai-nilai Idul Adha seharusnya tidak berhenti pada penyembelihan hewan qurban, tetapi juga diwujudkan melalui sikap saling menghormati, membantu, dan menjaga persatuan di tengah masyarakat.


    “Qurban mengajarkan keikhlasan, sementara silaturrahim mengajarkan kasih sayang dan persaudaraan. Jika keduanya berjalan bersama, maka akan lahir masyarakat yang damai, kuat, dan penuh keberkahan,” tambahnya.


    Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperbaiki hubungan sosial dan memperkuat rasa persatuan di tengah berbagai tantangan kehidupan modern saat ini.


    Dengan semangat Idul Adha, diharapkan nilai ukhuwah Islamiyah, gotong royong, dan kepedulian sosial terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, saling mendukung, dan penuh rahmat.

    Komentar

    Tampilkan