![]() |
| Kepala UPT Puskesmas Baranti, Muh. Tang |
NARASIRAKYAT.ID — Hari Raya Iduladha identik dengan berbagai hidangan lezat berbahan daging kurban. Mulai dari sate, coto, gulai, hingga olahan jeroan menjadi sajian favorit masyarakat saat momen lebaran tiba.
Namun di balik kenikmatan tersebut, masyarakat juga diingatkan untuk tetap memperhatikan pola konsumsi agar tekanan darah dan kadar kolesterol tetap aman.
Melalui edukasi kesehatan yang disampaikan oleh UPT Puskesmas Baranti, masyarakat diajak lebih bijak dalam mengonsumsi daging kurban guna mencegah risiko hipertensi, kolesterol tinggi, hingga penyakit jantung.
Kepala UPT Puskesmas Baranti, Muh. Tang, menegaskan bahwa menjaga kesehatan saat Iduladha merupakan bagian penting dari upaya membangun masyarakat Sidrap yang sehat, produktif, dan sejahtera.
Gerakan edukasi kesehatan tersebut juga dinilai sejalan dengan arah pembangunan kesehatan Pemerintah Kabupaten Sidrap di bawah kepemimpinan Syaharuddin Alrif yang terus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Konsumsi Daging Berlebihan Bisa Memicu Risiko Penyakit
Puskesmas Baranti mengingatkan bahwa konsumsi daging merah dan makanan tinggi lemak secara berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan kolesterol.
Karena itu, masyarakat dianjurkan tetap menjaga pola makan seimbang selama momentum Hari Raya Iduladha.
Salah satu langkah utama adalah membatasi konsumsi daging berlemak dan jeroan yang mengandung kadar kolesterol tinggi.
Masyarakat disarankan memilih bagian daging yang rendah lemak serta mengurangi penggunaan santan berlebihan dalam masakan.
Selain itu, konsumsi sayur dan buah juga sangat dianjurkan untuk membantu menjaga metabolisme tubuh serta menstabilkan tekanan darah dan kadar kolesterol.
Tidak kalah penting, masyarakat diimbau mengurangi penggunaan garam dan penyedap rasa karena konsumsi natrium berlebih dapat memicu hipertensi.
Gaya Hidup Sehat Jadi Kunci
Selain pola makan, gaya hidup sehat juga menjadi perhatian utama dalam edukasi kesehatan tersebut.
Puskesmas Baranti mengajak masyarakat untuk memperbanyak konsumsi air putih minimal delapan gelas sehari agar metabolisme tubuh tetap optimal.
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, olahraga santai, atau kegiatan aktif minimal 30 menit setiap hari juga sangat dianjurkan.
Kebiasaan merokok dan konsumsi minuman manis berlebihan juga diminta untuk dikurangi karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah.
Tak kalah penting, masyarakat diingatkan agar rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah dan kolesterol di fasilitas kesehatan terdekat.
Langkah sederhana tersebut dinilai sangat penting sebagai upaya deteksi dini terhadap berbagai penyakit tidak menular yang kini semakin meningkat di masyarakat.
Edukasi Kesehatan untuk Sidrap Maju dan Sejahtera
Edukasi yang dilakukan Puskesmas Baranti menjadi bagian dari gerakan membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat.
Momentum Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan dan kebersamaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Dengan pola konsumsi yang lebih bijak dan kesadaran menjaga kesehatan, masyarakat tetap dapat menikmati hidangan Iduladha tanpa mengabaikan kondisi tubuh.
Lima Tips Sehat dari Puskesmas Baranti Saat Iduladha
1. Batasi Daging Berlemak dan Jeroan
Pilih bagian daging rendah lemak dan hindari konsumsi jeroan secara berlebihan.
2. Perbanyak Sayur dan Buah
Serat dari sayur dan buah membantu menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah tetap stabil.
3. Kurangi Garam dan Penyedap
Konsumsi garam berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi.
4. Tetap Aktif Bergerak
Olahraga ringan minimal 30 menit setiap hari membantu menjaga kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.
5. Rutin Periksa Kesehatan
Cek tekanan darah dan kolesterol secara berkala di fasilitas kesehatan terdekat.
Pesan kesehatan yang disampaikan UPT Puskesmas Baranti menjadi pengingat penting bahwa menjaga kesehatan adalah bagian dari rasa syukur dalam menikmati nikmat Hari Raya Iduladha.
Di tengah melimpahnya hidangan kurban, masyarakat diajak tetap bijak dalam menjaga pola hidup agar tubuh tetap sehat, kuat, dan produktif.
Karena Iduladha bukan hanya tentang berbagi daging dan kebahagiaan, tetapi juga tentang menjaga amanah kesehatan untuk diri sendiri, keluarga, dan masa depan masyarakat yang lebih sejahtera.















