![]() |
Dari Sidrap ke Taiwan! Tujuh Mahasiswa Bisnis Digital UMS Rappang Siap Tembus Dunia Kerja Global |
NARASIRAKYAT – Di tengah semakin ketatnya persaingan dunia kerja global, pengalaman internasional menjadi salah satu nilai tambah yang sangat dicari oleh industri. Menyadari pentingnya kompetensi global bagi generasi muda, Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) terus membuka peluang bagi mahasiswanya untuk menembus dunia kerja internasional melalui program magang di luar negeri.
Komitmen tersebut kembali ditunjukkan dengan keikutsertaan tujuh mahasiswa Prodi Bisnis Digital dalam Tes TOEIC (Test of English for International Communication) yang dilaksanakan di Politeknik Penerbangan Makassar, Selasa (9/6/2026). Tes ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi dan persiapan menuju program magang internasional di Taiwan.
Bagi para mahasiswa, TOEIC bukan sekadar ujian kemampuan bahasa Inggris. Tes ini merupakan gerbang awal untuk memasuki lingkungan kerja global yang menuntut kemampuan komunikasi lintas budaya, profesionalisme, serta kesiapan beradaptasi dengan dinamika industri internasional.
Dari Kampus di Sidrap Menuju Industri Global Taiwan
Koordinator Magang Internasional Taiwan Prodi Bisnis Digital FEB UMS Rappang, Muh. Wildan Mauludy, A.Md., S.Pd., M.Kom, menjelaskan bahwa saat ini terdapat tujuh mahasiswa yang telah menyatakan kesiapan mengikuti program magang internasional tersebut.
Menurutnya, pelaksanaan TOEIC merupakan bagian dari proses panjang yang harus dilalui mahasiswa sebelum dapat diberangkatkan ke Taiwan.
“Pelaksanaan TOEIC ini merupakan langkah awal dari rangkaian panjang proses persiapan magang internasional. Saat ini ada sekitar tujuh mahasiswa Prodi Bisnis Digital yang siap menuju Taiwan untuk memperoleh pengalaman kerja dan pembelajaran lintas budaya di lingkungan industri internasional,” ujarnya.
Tujuh mahasiswa yang saat ini mengikuti tahapan persiapan tersebut adalah:
Muthmainna
Alya M.
Muh. Yadi Aldiansyah
Akbar Fajri
M. Nabil
Deon Dermawan
Rival Dahri
Mereka menjadi bagian dari generasi mahasiswa UMS Rappang yang berani mengambil tantangan untuk memperluas pengalaman akademik dan profesional hingga ke tingkat internasional.
Melanjutkan Jejak Sukses Alumni Magang Taiwan
Program magang internasional yang dikembangkan Prodi Bisnis Digital bukanlah program baru. Sebelumnya, empat mahasiswa Prodi Bisnis Digital FEB UMS Rappang telah berhasil menjalani program magang di Taiwan dan memperoleh pengalaman berharga di lingkungan industri global.
Keberhasilan para mahasiswa tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa dari daerah memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing dan berkembang di tingkat internasional.
Kesuksesan alumni magang tersebut juga menjadi motivasi kuat bagi mahasiswa lainnya untuk mengikuti jejak yang sama dalam meningkatkan kompetensi profesional, memperluas jaringan internasional, dan memperkaya pengalaman kerja lintas budaya.
Lebih membanggakan lagi, saat ini terdapat dua mahasiswa Prodi Bisnis Digital, yakni Muh. Harlang dan Harfika Karlinda Anwar, yang telah menyelesaikan sebagian besar tahapan administrasi dan kini tengah menunggu penerbitan visa sebagai tahap akhir sebelum keberangkatan ke Taiwan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa program internasionalisasi yang dijalankan Prodi Bisnis Digital FEB UMS Rappang berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan hasil nyata bagi mahasiswa.
Perjalanan Panjang Menuju Magang Internasional
Muh. Wildan Mauludy menjelaskan bahwa setelah menyelesaikan TOEIC, para mahasiswa masih harus melalui berbagai tahapan administrasi dan verifikasi yang cukup ketat.
Proses tersebut meliputi:
Pengurusan paspor
Surat rekomendasi Program Studi
Surat keterangan dari Fakultas
Penyusunan Curriculum Vitae (CV)
Pengajuan izin kepada kementerian terkait
Verifikasi dokumen akademik
Medical Check Up (MCU)
Vaksinasi
Verifikasi administrasi industri mitra
Pengajuan visa magang
Seluruh tahapan tersebut dirancang untuk memastikan bahwa mahasiswa benar-benar siap secara akademik, administratif, kesehatan, serta mental sebelum memasuki lingkungan kerja internasional.
“Tahap akhir dari keseluruhan proses adalah pengajuan visa magang kepada otoritas yang berwenang. Setelah visa disetujui, mahasiswa dapat diberangkatkan untuk melaksanakan program magang internasional di Taiwan sesuai jadwal yang telah ditentukan,” jelas Wildan.
Internasionalisasi Pendidikan Tinggi yang Nyata
Program magang internasional ini menjadi salah satu bentuk implementasi strategi internasionalisasi pendidikan tinggi yang saat ini terus didorong oleh UMS Rappang.
Tidak hanya berfokus pada penguasaan teori di ruang kelas, mahasiswa diberikan kesempatan untuk belajar langsung dari praktik industri global. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan profesional, meningkatkan kemampuan komunikasi internasional, memahami budaya kerja global, serta membangun jejaring yang lebih luas.
Bagi mahasiswa Prodi Bisnis Digital, pengalaman bekerja di Taiwan juga memberikan kesempatan untuk memahami perkembangan industri digital dan teknologi yang berkembang pesat di kawasan Asia Timur.
Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa kampus daerah mampu menghadirkan peluang internasional yang setara dengan perguruan tinggi besar lainnya di Indonesia.
Lima Fakta Menarik dari Program Magang Taiwan UMS Rappang
1. TOEIC Menjadi Gerbang Awal
Tes TOEIC digunakan sebagai salah satu instrumen penting untuk mengukur kesiapan komunikasi bahasa Inggris mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja internasional.
2. Tujuh Mahasiswa Siap Berangkat
Saat ini terdapat tujuh mahasiswa Prodi Bisnis Digital yang sedang menjalani proses persiapan menuju Taiwan.
3. Sudah Ada Alumni yang Berhasil
Empat mahasiswa sebelumnya telah sukses mengikuti program magang di Taiwan dan menjadi inspirasi bagi angkatan berikutnya.
4. Dua Mahasiswa Tinggal Menunggu Visa
Muh. Harlang dan Harfika Karlinda Anwar telah menyelesaikan sebagian besar persyaratan dan kini berada pada tahap akhir keberangkatan.
5. Mendukung Kompetensi Global
Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan kerja, tetapi juga memperkuat kemampuan bahasa Inggris, komunikasi lintas budaya, dan adaptasi internasional.
Di era ekonomi digital yang semakin tanpa batas, keberanian untuk keluar dari zona nyaman menjadi salah satu kunci keberhasilan generasi muda. Apa yang dilakukan mahasiswa Prodi Bisnis Digital UMS Rappang hari ini bukan sekadar persiapan magang ke luar negeri, melainkan langkah nyata menuju masa depan yang lebih kompetitif di tingkat global.
Dari ruang kuliah di Kabupaten Sidenreng Rappang hingga peluang bekerja dan belajar di Taiwan, perjalanan ini membuktikan bahwa mimpi besar dapat diraih melalui persiapan yang matang, kerja keras, dan keberanian mengambil peluang. Program magang internasional yang terus berkembang di UMS Rappang menjadi bukti bahwa kampus tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga membangun generasi yang siap menjadi warga dunia, mampu bersaing secara profesional, dan membawa nama Indonesia ke panggung internasional.















