-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

    Iklan

    ISMI Sidrap Undang Jurnalis Temu Sinergi Bersama Kapolres, Perkuat Kolaborasi Pers dan Kepolisian untuk Daerah Kondusif

    Satry Polang
    Jumat, 21 Agustus 2026, Agustus 21, 2026 WIB Last Updated 2026-08-21T14:52:53Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    ISMI Sidrap Undang Jurnalis Temu Sinergi Bersama Kapolres, Perkuat Kolaborasi Pers dan Kepolisian untuk Daerah Kondusif


    SIDRAP — Upaya memperkuat komunikasi antara insan pers, dunia usaha dan kepolisian di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus didorong. Salah satunya melalui agenda “Temu Sinergi” yang diinisiasi Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Sidrap dengan menghadirkan Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda, S.I.K., M.H.


    Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026, pukul 10.00 WITA, bertempat di Hotel Grand Sidny, Pangkajene, Sidrap.


    Undangan resmi kegiatan ditandatangani Ketua ISMI Sidrap, A.M. Yusuf Ruby, S.E., dan ditujukan kepada para jurnalis di Kabupaten Sidrap.


    Pertemuan ini mengusung semangat “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Sinergi untuk Sidrap yang Kondusif.” Tema tersebut menjadi pesan utama bahwa komunikasi lintas sektor memiliki peran penting dalam menciptakan ruang publik yang sehat sekaligus menjaga stabilitas daerah.


    Ketika Pers dan Kepolisian Duduk Bersama


    Pers memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat. Melalui karya jurnalistik, informasi mengenai berbagai peristiwa dapat disampaikan kepada publik, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, aparat, pelaku usaha dan masyarakat.


    Di sisi lain, kepolisian memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


    Pertemuan antara kedua unsur tersebut menjadi penting karena hubungan yang dibangun melalui komunikasi terbuka dapat memperkuat pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing.


    Dalam konteks daerah, sinergi pers dan kepolisian bukan berarti menghilangkan independensi jurnalistik. Justru, komunikasi yang sehat dapat membantu menciptakan pemahaman yang lebih baik mengenai isu-isu keamanan, pelayanan publik dan berbagai dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.


    ISMI Dorong Ruang Komunikasi yang Lebih Harmonis


    Sebagai organisasi yang menghimpun unsur saudagar dan pelaku dunia usaha, ISMI Sidrap mengambil peran sebagai penghubung dalam membangun jejaring kolaborasi.


    Agenda Temu Sinergi ini mempertemukan tiga unsur penting: pers, dunia usaha dan kepolisian.


    Ketiganya memiliki ruang kontribusi yang berbeda, tetapi dapat saling memperkuat.


    Dunia usaha membutuhkan situasi yang aman dan kondusif. Kepolisian membutuhkan dukungan komunikasi publik yang sehat. Sementara pers membutuhkan akses informasi dan komunikasi yang terbuka agar dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.


    Dari titik temu itulah gagasan sinergi menjadi relevan.


    Kapolres Sidrap Hadir di Tengah Insan Pers


    Kehadiran Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda dalam forum tersebut diharapkan menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan para jurnalis.


    Bagi insan pers, forum semacam ini dapat menjadi ruang untuk berdiskusi secara langsung mengenai berbagai dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat di Sidrap.


    Sementara bagi kepolisian, pertemuan tersebut dapat menjadi kesempatan memperkuat komunikasi publik dan membangun hubungan yang konstruktif dengan media.


    Hubungan yang sehat antara kepolisian dan pers pada akhirnya dapat memberikan manfaat kepada masyarakat karena informasi mengenai berbagai persoalan publik dapat dikomunikasikan dengan lebih baik.


    Menuju Sidrap yang Kondusif


    Kondusivitas daerah bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan. Ia merupakan hasil dari kerja bersama berbagai elemen masyarakat.


    Pers berperan menyampaikan informasi secara faktual dan berimbang. Dunia usaha berkontribusi melalui aktivitas ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Kepolisian menjaga keamanan serta ketertiban. Sementara masyarakat menjadi bagian utama dalam menjaga harmoni sosial.


    Karena itu, kegiatan Temu Sinergi diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial.


    Lebih jauh, pertemuan tersebut dapat menjadi awal dari komunikasi berkelanjutan yang menghasilkan kolaborasi nyata untuk kepentingan masyarakat Sidrap.


    Lima Fakta Menarik Temu Sinergi ISMI Sidrap


    1. Menghadirkan Kapolres Sidrap

    Forum menghadirkan Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda, S.I.K., M.H., sebagai salah satu narasumber utama.


    2. Melibatkan insan pers Sidrap

    Para jurnalis di Kabupaten Sidrap menjadi bagian penting dari agenda silaturahmi dan penguatan komunikasi.


    3. Mempertemukan tiga unsur strategis

    Kegiatan mempertemukan unsur pers, dunia usaha dan kepolisian dalam satu ruang dialog.


    4. Mengangkat tema kondusivitas daerah

    Tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Sinergi untuk Sidrap yang Kondusif” menegaskan orientasi kegiatan pada terciptanya komunikasi dan kolaborasi yang sehat.


    5. Digelar di Hotel Grand Sidny Pangkajene

    Temu Sinergi dijadwalkan berlangsung Rabu, 26 Agustus 2026, pukul 10.00 WITA.


    Dari Silaturahmi Menjadi Kolaborasi


    Sebuah daerah yang kuat tidak hanya dibangun oleh kebijakan dan program, tetapi juga oleh komunikasi yang sehat di antara orang-orang yang berada di dalamnya.


    Temu Sinergi ISMI Sidrap bersama Kapolres dan insan pers menjadi salah satu langkah kecil menuju tujuan tersebut.


    Ketika pers diberi ruang untuk berdialog, ketika aparat membuka komunikasi dan ketika dunia usaha ikut mengambil peran, maka tercipta ekosistem kolaborasi yang lebih sehat.


    Pada akhirnya, yang paling diuntungkan adalah masyarakat.


    Sebab Sidrap yang kondusif bukan sekadar tentang keamanan, tetapi tentang bagaimana seluruh elemen daerah mampu duduk bersama, saling memahami dan bekerja sama menjaga ruang publik tetap sehat, produktif dan bermartabat.

    Komentar

    Tampilkan