-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

    Iklan

    BKPRMI Sidrap Bawa Semangat Konsolidasi di Milad ke-49 BKPRMI Sulsel

    Satry Polang
    Sabtu, 26 September 2026, September 26, 2026 WIB Last Updated 2026-09-27T01:20:10Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    BKPRMI Sidrap Bawa Semangat Konsolidasi di Milad ke-49 BKPRMI Sulsel


    SIDRAP, NarasiRakyat.id — Milad ke-49 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan bukan sekadar momentum perayaan usia organisasi.

    Di balik rangkaian kegiatan yang digelar di Kota Makassar pada 26–27 September 2026, terdapat agenda konsolidasi, penguatan pembinaan Al-Qur’an, hingga gerakan sosial yang mempertemukan kader BKPRMI dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.


    Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) turut mengambil bagian dalam momentum tersebut.

    DPD BKPRMI Kabupaten Sidrap mengutus tiga pengurus untuk mengikuti Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, serta mengirimkan dua peserta untuk mengikuti Diklat Gerakan Pembelajaran Al-Qur’an dan Rakerwil LPPTKA-BKPRMI Sulsel.


    Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya BKPRMI Sidrap untuk terus memperkuat kapasitas kader, mengikuti perkembangan organisasi di tingkat provinsi, sekaligus membawa aspirasi dan pengalaman daerah ke ruang konsolidasi BKPRMI Sulawesi Selatan.


    Tiga Pengurus BKPRMI Sidrap Ikuti Rapimwil

    Sekretaris Umum BKPRMI Kabupaten Sidrap, Jamaluddin Mangka, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan bahwa pihaknya mengutus tiga pengurus untuk mengikuti Rapimwil DPW BKPRMI Sulsel.


    Ketiganya adalah:

    • Amran Haseng, S.Pd.I., M.Pd., Ketua III DPD BKPRMI Kabupaten Sidrap;
    • Jamaluddin Mangka, S.Pd.I., M.Pd., Sekretaris Umum;
    • Tri Handayani, S.Pd., Bendahara Umum.

    Rapimwil yang berlangsung pada 26–27 September 2026 di Hotel Grand Asia Makassar menjadi ruang penting bagi jajaran BKPRMI tingkat daerah untuk mengikuti konsolidasi organisasi, evaluasi kepemimpinan, serta pembahasan program kerja BKPRMI di Sulawesi Selatan.

    Bagi BKPRMI Sidrap, kehadiran utusan daerah bukan hanya persoalan memenuhi undangan organisasi.


    Forum tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas komunikasi antarpengurus, menyerap perkembangan program di tingkat provinsi, sekaligus memperkuat koordinasi antara BKPRMI Sidrap dan DPW BKPRMI Sulsel.


    “Keikutsertaan kami dalam Rapimwil merupakan bagian dari komitmen BKPRMI Sidrap untuk terus mengikuti dinamika organisasi di tingkat provinsi. Kami berharap hasil Rapimwil dapat memberikan penguatan bagi organisasi di daerah,” ujar Jamaluddin Mangka.


    Dua Utusan Ikuti Diklat Gerakan Pembelajaran Al-Qur’an

    Selain Rapimwil, BKPRMI Sidrap juga mengirimkan dua peserta dalam Diklat Gerakan Pembelajaran Al-Qur’an yang dirangkaikan dengan Rakerwil LPPTKA-BKPRMI Sulsel.


    Dua peserta tersebut adalah:

    1. Ratih Rahim, S.Pd., M.Pd.
    2. Ackhmadiyanto

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 26–27 September 2026 di Hotel Denpasar Makassar.


    Diklat ini menjadi bagian penting dalam penguatan kapasitas kader dan pengelola gerakan pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan BKPRMI.


    Bagi Sidrap, keikutsertaan dua peserta tersebut memiliki arti strategis karena pembinaan Al-Qur’an merupakan salah satu bagian penting dari gerakan BKPRMI di tengah masyarakat.

    Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dalam kegiatan diharapkan dapat menjadi bekal untuk memperkuat pembelajaran Al-Qur’an di daerah, khususnya melalui jaringan LPPTKA-BKPRMI.


    Dari Sidrap untuk Gerakan Qur’ani Sulawesi Selatan

    Keikutsertaan lima utusan BKPRMI Sidrap dalam dua agenda berbeda memperlihatkan bahwa organisasi di tingkat daerah tidak berdiri sendiri.

    Ada hubungan yang terus dibangun antara program daerah dan agenda organisasi di tingkat provinsi.


    Rapimwil menjadi ruang untuk memperkuat organisasi.

    Diklat pembelajaran Al-Qur’an menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas.


    Keduanya bertemu pada tujuan yang sama: memperkuat peran kader dan organisasi agar semakin mampu memberikan manfaat kepada masyarakat.


    Sekretaris Umum BKPRMI Sidrap menilai momentum Milad ke-49 ini menjadi kesempatan bagi para pengurus dan kader untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menambah pengalaman.

    “Yang kita bawa dari kegiatan ini bukan hanya kehadiran sebagai peserta, tetapi juga pengalaman dan pengetahuan yang nantinya dapat dikembangkan di Sidrap,” ungkapnya.


    Menurutnya, pengalaman yang diperoleh dalam kegiatan tingkat provinsi akan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan bagi BKPRMI Sidrap dalam menjalankan program-program organisasi ke depan.


    Milad ke-49 Diisi Empat Agenda Utama

    Puncak Milad ke-49 BKPRMI Tingkat Sulawesi Selatan sendiri diisi dengan empat agenda utama.

    Selain Rapimwil dan Diklat Gerakan Pembelajaran Al-Qur’an, panitia juga menggelar Fun Walk pada Ahad, 27 September 2026, di kawasan CFD Boulevard Makassar.


    Kegiatan tersebut terbuka bagi kader, pengurus, guru ngaji dan santri BKPRMI.

    Agenda lainnya adalah Gerakan 1000 Kantong Darah, yang juga dilaksanakan pada Ahad, 27 September 2026 di kawasan CFD Boulevard Makassar.


    Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa peringatan Milad BKPRMI tidak hanya ditempatkan sebagai kegiatan seremonial.

    Organisasi menggabungkan konsolidasi, pembinaan generasi Qur’ani, olahraga dan aksi sosial dalam satu rangkaian kegiatan.


    Bagi utusan BKPRMI Sidrap, momentum ini sekaligus menjadi ruang untuk melihat bagaimana organisasi pemuda dan remaja masjid terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.


    Lima Fakta Menarik Keikutsertaan BKPRMI Sidrap

    1. Lima utusan Sidrap ambil bagian dalam agenda Milad ke-49 BKPRMI Sulsel.
    Tiga pengurus mengikuti Rapimwil, sementara dua peserta mengikuti Diklat Gerakan Pembelajaran Al-Qur’an.

    2. Sekretaris Umum BKPRMI Sidrap ikut langsung dalam Rapimwil.
    Jamaluddin Mangka menjadi salah satu dari tiga utusan Sidrap yang hadir dalam agenda konsolidasi organisasi tingkat provinsi.

    3. Pembinaan Al-Qur’an menjadi perhatian khusus.
    Dua utusan Sidrap mengikuti diklat yang berkaitan langsung dengan gerakan pembelajaran Al-Qur’an melalui LPPTKA-BKPRMI.

    4. Agenda Milad tidak hanya berisi kegiatan organisasi.
    Fun Walk dan Gerakan 1000 Kantong Darah menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang menyentuh aspek kebersamaan dan kepedulian sosial.

    5. Pengalaman dari Makassar akan dibawa kembali ke Sidrap.
    Keikutsertaan dalam agenda tingkat provinsi diharapkan menjadi tambahan wawasan dan pengalaman yang dapat dikembangkan dalam program BKPRMI di daerah.


    Menjaga Gerakan Tetap Hidup dari Masjid

    Milad ke-49 BKPRMI Sulawesi Selatan menjadi pengingat bahwa perjalanan organisasi bukan hanya dihitung dari usia, tetapi dari seberapa jauh keberadaannya memberikan manfaat.

    Bagi BKPRMI Sidrap, keikutsertaan dalam momentum tersebut merupakan bagian dari perjalanan untuk terus belajar, berjejaring dan memperkuat gerakan di daerah.


    Dari ruang Rapimwil, para pengurus membawa pulang gagasan tentang penguatan organisasi.

    Dari ruang diklat, para peserta membawa pengetahuan baru tentang pembelajaran Al-Qur’an.


    Dan dari seluruh rangkaian Milad, ada satu pesan yang terus dijaga: gerakan pemuda dan remaja masjid akan tetap memiliki arti ketika mampu hadir di tengah umat dan memberikan manfaat nyata.


    Dari Sidrap, langkah kecil itu terus berjalan—menyambung silaturahmi, memperkuat kaderisasi, dan menjaga semangat membangun generasi Qur’ani di tengah masyarakat.

    Komentar

    Tampilkan