![]() |
| English Camp MTsN 1 Sidrap, Dr. Sam Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris UMS Rappang Tekankan Pentingnya Percaya Diri |
SIDRAP, NARASIRAKYAT.ID — Belajar Bahasa Inggris tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Di tengah suasana English Camp, para siswa justru diajak keluar dari sekadar menghafal kosakata dan tata bahasa untuk berani menggunakan Bahasa Inggris dalam komunikasi nyata.
Semangat itulah yang terasa dalam English Camp MTsN 1 Sidenreng Rappang yang digelar selama dua hari, 11–12 September 2026, di Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Mengusung tema “Better English, Brighter Future”, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran yang memadukan kemampuan Bahasa Inggris dengan penguatan karakter, kreativitas, keberanian tampil, kerja sama, serta wawasan global.
Salah satu sosok yang memberikan penguatan dalam kegiatan tersebut adalah Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Dr. Sam Hermansyah, S.Pd., M.Pd.
Sebagai akademisi di bidang Pendidikan Bahasa Inggris, Dr. Sam tidak hanya mengajak siswa memahami Bahasa Inggris sebagai sebuah mata pelajaran. Ia menekankan bahwa bahasa pada akhirnya harus digunakan sebagai alat komunikasi.
Jangan Takut Salah
Di hadapan para peserta, Dr. Sam Hermansyah mengingatkan satu hal sederhana tetapi penting bagi siapa pun yang sedang belajar bahasa asing: jangan takut melakukan kesalahan.
Menurutnya, kesalahan merupakan bagian dari proses belajar. Justru keberanian untuk mencoba berbicara, kemudian terus memperbaikinya melalui latihan, menjadi salah satu kunci berkembangnya kemampuan berbahasa.
“Jangan takut salah dalam belajar Bahasa Inggris. Terus berlatih, berani berbicara, dan jadikan Bahasa Inggris sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Better English, Brighter Future,” ujar Dr. Sam.
Pesan tersebut menjadi penting karena salah satu hambatan siswa dalam mempelajari bahasa asing bukan hanya persoalan penguasaan kosakata atau tata bahasa, tetapi juga keberanian untuk menggunakan apa yang telah dipelajari.
Melalui pendekatan yang lebih komunikatif, English Camp memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar dalam suasana yang lebih cair, interaktif, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari.
Dari Bahasa Inggris Menuju Kepercayaan Diri
English Camp MTsN 1 Sidenreng Rappang tidak berhenti pada peningkatan kompetensi linguistik. Kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun kepercayaan diri siswa.
Ketika siswa berani berbicara, tampil di depan orang lain, bekerja dalam kelompok, dan berinteraksi menggunakan Bahasa Inggris, mereka sesungguhnya sedang membangun kemampuan lain yang dibutuhkan untuk menghadapi masa depan.
Karena itu, Dr. Sam berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi muda Sidrap yang tidak hanya memiliki kemampuan Bahasa Inggris, tetapi juga percaya diri, komunikatif, berprestasi, dan memiliki wawasan global.
Harapan tersebut sejalan dengan tantangan pendidikan saat ini. Penguasaan bahasa asing semakin memiliki posisi penting dalam membuka akses terhadap pengetahuan, teknologi, informasi, pendidikan, maupun jejaring internasional.
Ruang Belajar yang Aktif dan Menyenangkan
Ketua Panitia English Camp, Yuliana Mansyur, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut sengaja dirancang sebagai ruang pembelajaran Bahasa Inggris yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.
Menurutnya, pengalaman belajar di luar pola pembelajaran konvensional dapat memberikan kesan tersendiri bagi siswa.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi para siswa. Mereka tidak hanya mendapatkan materi Bahasa Inggris, tetapi juga memiliki keberanian untuk berkomunikasi, bekerja sama, tampil di depan umum, dan mengembangkan potensi diri,” katanya.
Yuliana berharap English Camp dapat terus dikembangkan sehingga menjadi program yang memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi Bahasa Inggris siswa MTsN 1 Sidenreng Rappang.
Baginya, keberhasilan kegiatan bukan hanya diukur dari seberapa banyak materi yang mampu diingat siswa, tetapi juga dari perubahan sikap setelah mengikuti kegiatan—terutama munculnya keberanian untuk mencoba.
Dukungan Kemenag dan MTsN 1 Sidrap
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang, Prof. (H.C.) Dr. H. Fitriadi, S.Ag., M.Ag.
Ia berharap English Camp tidak hanya menjadi sarana peningkatan kemampuan Bahasa Inggris, tetapi juga mampu membentuk karakter siswa, termasuk kedisiplinan, kreativitas, keberanian, dan kemampuan bekerja sama.
Hal senada disampaikan Kepala MTsN 1 Sidenreng Rappang, Muh. Nasir, S.Pd., M.Pd.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kemampuan siswa dalam berbahasa Inggris sekaligus mendorong mereka agar berani menggunakan Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
Dukungan dari madrasah, Kementerian Agama, dan perguruan tinggi tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan kompetensi siswa membutuhkan kolaborasi lintas lembaga.
Dalam konteks ini, keterlibatan UMS Rappang melalui Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris memberikan nilai tambah karena siswa mendapatkan pengalaman belajar yang bersentuhan langsung dengan lingkungan akademik dan praktisi pendidikan bahasa.
Lima Fakta Menarik English Camp MTsN 1 Sidrap
1. Digelar selama dua hari
English Camp MTsN 1 Sidenreng Rappang berlangsung pada 11–12 September 2026 di Baranti, Sidrap.
2. Mengusung tema masa depan
Tema “Better English, Brighter Future” menegaskan hubungan antara kemampuan Bahasa Inggris dan kesiapan generasi muda menghadapi masa depan.
3. Menghadirkan akademisi Pendidikan Bahasa Inggris
Kegiatan menghadirkan Dr. Sam Hermansyah, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang, sebagai pemateri.
4. Fokus bukan hanya pada kemampuan bahasa
English Camp juga diarahkan untuk membangun percaya diri, kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama, dan keberanian tampil di depan umum.
5. Melibatkan sinergi pendidikan
Kegiatan mempertemukan unsur MTsN 1 Sidenreng Rappang, Kementerian Agama Kabupaten Sidrap, dan UMS Rappang dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris.
Ketika Kesalahan Menjadi Jalan Menuju Keberanian
Pada akhirnya, belajar bahasa bukan tentang bagaimana seseorang selalu benar sejak awal.
Ada kosakata yang terlupa. Ada kalimat yang belum sempurna. Ada pengucapan yang masih keliru. Ada pula rasa gugup ketika harus berbicara di depan orang lain.
Namun, dari situlah proses belajar dimulai.
English Camp MTsN 1 Sidenreng Rappang membawa pesan sederhana bahwa keberanian untuk mencoba sering kali lebih penting daripada menunggu diri menjadi sempurna.
Sebab, Bahasa Inggris tidak akan menjadi kemampuan yang hidup jika hanya tersimpan di buku dan ruang kelas.
Ia harus diucapkan, dipraktikkan, digunakan, dan dibiasakan.
Dari Baranti, pesan itu menemukan ruangnya: ketika siswa berani berbicara hari ini, mereka sedang menyiapkan diri untuk dunia yang lebih luas esok hari.
Better English, Brighter Future.
















