-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

    Iklan

    KKG Panca Rijang Perkuat Kompetensi Guru SD Melalui Digitalisasi Pembelajaran

    Satry Polang
    Sabtu, 24 Oktober 2026, Oktober 24, 2026 WIB Last Updated 2026-10-24T08:51:57Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    KKG Panca Rijang Perkuat Kompetensi Guru SD Melalui Digitalisasi Pembelajaran


    NARASIRAKYAT.ID, SIDRAP – Peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bertumpu pada ruang kelas, tetapi juga pada kemauan para guru untuk terus belajar, berbagi pengalaman, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

    Semangat itulah yang mewarnai kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) Guru Kelas Sekolah Dasar (SD) Negeri dan Swasta se-Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Jumat (23/10/2026).


    Kegiatan yang berlangsung di UPT SD Negeri 7 Timoreng Panua tersebut menjadi ruang kolaborasi bagi guru kelas I hingga VI untuk memperkuat kompetensi profesional sekaligus memperluas wawasan tentang inovasi pembelajaran.

    Kegiatan ini dihadiri Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Panca Rijang, Muh. Syahib, serta Koordinator Pengawas Kabupaten Sidrap, Anwar Iskandar, S.Pd., M.Pd., yang turut membawakan materi digitalisasi pembelajaran.




    Sambutan Hangat di Gerbang Sekolah

    Ada pemandangan menarik sebelum kegiatan dimulai. Sekolah pelaksana menyambut kedatangan para peserta dengan hangat melalui keterlibatan siswa dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Makassar (UNM).

    Di gerbang sekolah, mereka menyapa para tamu dengan ucapan selamat datang sekaligus mengingatkan agar berhati-hati di jalan.


    Sambutan sederhana itu menghadirkan suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Di tengah agenda peningkatan kompetensi guru, keramahan siswa dan mahasiswa KKN menjadi gambaran bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan materi pelajaran, tetapi juga pembentukan karakter, kepedulian, dan budaya saling menghormati.

    Sekolah pun menjadi ruang pertemuan yang tidak sekadar menghadirkan kegiatan formal, tetapi juga memperlihatkan praktik nyata nilai kesantunan dan kebersamaan.


    Tiga Materi, Satu Tujuan: Pembelajaran Lebih Berkualitas

    Berdasarkan lampiran undangan KKG Nomor 009/KKG-PR/X/2026, kegiatan ini dirancang dengan materi yang relevan terhadap kebutuhan pembelajaran di sekolah dasar.

    Untuk guru kelas I, materi yang dijadwalkan adalah pemanfaatan Gemini AI, dibawakan Rahma, S.Pd., M.Pd., dengan pendamping Musiana, S.Pd., dan Dina Tahir, S.Pd., M.Pd.


    Materi ini membuka ruang pengenalan kecerdasan buatan sebagai salah satu teknologi yang dapat membantu guru mengembangkan ide pembelajaran, menyusun bahan ajar, dan menyiapkan aktivitas yang lebih variatif. Pemanfaatannya tetap memerlukan penilaian profesional guru, verifikasi informasi, serta perhatian terhadap keamanan data peserta didik.

    Sementara itu, guru kelas II dan III mendapatkan materi pembelajaran mendalam yang dibawakan Sulistinayanti, S.Pd., M.Pd., dengan pendamping Ratnasari, S.Pd., dan Amaliyah Akkas, S.Pd., M.Pd., Gr.


    Pendekatan pembelajaran mendalam mendorong proses belajar yang tidak berhenti pada hafalan. Peserta didik diharapkan mampu memahami konsep, menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman sehari-hari, serta menerapkan apa yang dipelajari dalam situasi nyata.

    Adapun guru kelas IV, V, dan VI mengikuti materi digitalisasi pembelajaran yang dibawakan Anwar Iskandar, S.Pd., M.Pd., selaku Koordinator Pengawas Kabupaten Sidrap, Sartika Suradi S.Pd., Gr. M. Pd dengan pendamping Ahmad Ma’tang, S.Pd., Gr., dan Junardi, S.Pd., Gr.


    Materi ini relevan dengan tantangan pendidikan masa kini, ketika guru dituntut semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan tujuan utama pembelajaran: membantu peserta didik belajar secara bermakna.

    Ketiga materi tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan kompetensi guru membutuhkan keseimbangan antara pemanfaatan teknologi, penguatan metode mengajar, dan pemahaman terhadap kebutuhan belajar anak.


    KKG Menjadi Ruang Berbagi dan Bertumbuh

    Kegiatan KKG memiliki arti penting bagi guru sekolah dasar. Melalui forum ini, guru dapat bertukar pengalaman, mendiskusikan persoalan pembelajaran, serta mencari pendekatan yang lebih efektif sesuai dengan karakteristik peserta didik.

    Perubahan dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan. Teknologi berkembang, kebutuhan anak semakin beragam, dan metode pembelajaran perlu terus disesuaikan.


    Karena itu, KKG bukan sekadar agenda pertemuan berkala. Forum ini dapat menjadi ruang untuk membangun budaya belajar di kalangan pendidik, memperkuat kolaborasi antarsekolah, dan menerjemahkan gagasan pendidikan menjadi praktik yang dapat diterapkan di kelas.

    Kehadiran Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Panca Rijang, Muh. Syahib, serta Koordinator Pengawas Kabupaten Sidrap, Anwar Iskandar, juga memperlihatkan keterlibatan unsur pembinaan pendidikan dalam kegiatan pengembangan kompetensi guru.


    Kolaborasi sebagai Fondasi Pendidikan Bermutu

    Peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan kerja bersama. Guru, kepala sekolah, pengawas, pemerintah, dan lingkungan sekolah memiliki peran yang saling melengkapi.

    Dalam kegiatan KKG Panca Rijang, kolaborasi tersebut terlihat melalui penyusunan materi, keterlibatan para pendamping, serta dukungan sekolah pelaksana yang menciptakan suasana penyambutan hangat bagi peserta.


    Di sisi lain, keterlibatan siswa dan mahasiswa KKN UNM menjadi pengingat bahwa lingkungan pendidikan yang baik dibangun melalui keteladanan dan interaksi positif.

    Pembelajaran yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi atau kelengkapan perangkat digital. Faktor yang tidak kalah penting adalah kreativitas guru, ketepatan memilih metode, serta kemampuan membangun hubungan belajar yang positif dengan peserta didik.


    Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang dibagikan melalui KKG, guru diharapkan semakin siap menghadirkan pembelajaran yang relevan, menarik, dan bermakna bagi anak-anak.


    Lima Fakta Menarik KKG Panca Rijang

    1. Melibatkan guru kelas I–VI. Kegiatan dirancang untuk memperkuat kompetensi pendidik pada seluruh jenjang kelas sekolah dasar.
    2. Mengangkat tiga fokus materi. Materi meliputi Gemini AI, pembelajaran mendalam, dan digitalisasi pembelajaran.
    3. Menghadirkan Koordinator Pengawas Kabupaten Sidrap. Anwar Iskandar, S.Pd., M.Pd., menjadi pemateri digitalisasi pembelajaran.
    4. Didukung pendamping materi. Setiap kelompok materi dilengkapi pendamping untuk mendukung proses kegiatan.
    5. Menghadirkan sambutan humanis. Siswa dan mahasiswa KKN UNM menyapa peserta di gerbang sekolah serta mengingatkan mereka agar berhati-hati di perjalanan.

    Menyiapkan Guru untuk Masa Depan

    Kegiatan KKG Panca Rijang membawa pesan bahwa guru yang terus belajar akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang berkualitas bagi peserta didiknya.

    Teknologi dapat membantu membuka peluang baru, pembelajaran mendalam dapat memperkuat pemahaman, dan kolaborasi dapat memperkaya pengalaman mengajar. Namun, semua itu tetap membutuhkan sentuhan manusiawi seorang guru yang memahami kebutuhan anak-anaknya.


    Pada akhirnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari seberapa banyak materi yang disampaikan, tetapi juga dari seberapa baik peserta didik memahami, menghayati, dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan.

    Dari forum KKG di Panca Rijang, semangat tersebut kembali ditegaskan: guru terus bertumbuh, pembelajaran terus berinovasi, dan masa depan anak-anak dipersiapkan dengan lebih baik.

    Komentar

    Tampilkan