![]() |
| Klinik Aisyiyah Pangkajene Menuju Akreditasi Paripurna, Surveior Apresiasi Kekompakan dan Nilai-Nilai Islam |
NARASIRAKYAT.ID, SIDRAP — Mutu pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan fasilitas dan kemampuan tenaga medis. Di balik pelayanan yang baik, ada kerja sama tim, tata kelola yang terukur, serta komitmen untuk menempatkan keselamatan dan kepuasan pasien sebagai prioritas.
Semangat tersebut tercermin dalam pelaksanaan survei akreditasi Klinik Aisyiyah Pangkajene, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), yang berlangsung pada 22–24 Oktober 2026. Klinik yang berdiri pada 2025 ini terus berupaya memperkuat mutu pelayanan dengan mengikuti penilaian akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Puskesmas, Klinik, dan Laboratorium Kesehatan (LAPKLIN).
Dalam proses tersebut, kekompakan jajaran klinik dan penerapan nilai-nilai Islam mendapat apresiasi dari tim surveior. Apresiasi ini menjadi dorongan bagi pengelola untuk terus membangun budaya kerja yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Klinik Aisyiyah Pangkajene pun menatap target Akreditasi Paripurna sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan secara berkelanjutan.
Survei Akreditasi Menjadi Momentum Pembenahan
Penilaian akreditasi menghadirkan dua surveior, yakni Muhammad Takwa, SKM., M.Kes., SH., M.H.Kes., dan drg. Nur Insani. Keduanya melakukan penilaian terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pelayanan klinik, sekaligus mencermati budaya kerja dan nilai-nilai yang diterapkan dalam pelayanan kesehatan.
Bagi fasilitas pelayanan kesehatan, akreditasi bukan sekadar proses administratif. Penilaian ini menjadi momentum untuk mengevaluasi sistem kerja, memperkuat penerapan standar pelayanan, serta mendorong perbaikan yang berkesinambungan.
Kepala Klinik Aisyiyah Pangkajene, dr. Syah Rizal, menyampaikan optimisme terhadap perkembangan klinik yang dipimpinnya. Meski baru berdiri pada 2025, pihaknya terus berupaya membangun tata kelola yang baik dan meningkatkan kualitas layanan.
Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengembangan fasilitas kesehatan memerlukan komitmen sejak awal, mulai dari pembenahan sistem pelayanan hingga penguatan profesionalisme seluruh jajaran.
Harapannya, proses akreditasi tidak hanya menjadi penilaian pada satu periode, tetapi juga menjadi landasan untuk membangun pelayanan yang konsisten, aman, dan semakin dipercaya masyarakat.
Dinas Kesehatan Sidrap Tekankan Pembinaan dan Pengawasan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidrap, Dr. Ishak Kenre, turut diundang untuk menghadiri kegiatan tersebut dan memberikan sambutan.
Kehadiran Kepala Dinas Kesehatan dalam agenda ini merupakan bagian dari komitmen Dinas Kesehatan menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan sesuai kewenangan yang berlaku.
Pembinaan dan pengawasan memiliki peran penting dalam mendorong fasilitas pelayanan kesehatan agar terus memperhatikan standar mutu, keselamatan pasien, serta kepuasan masyarakat sebagai penerima layanan.
Dalam konteks tersebut, akreditasi menjadi salah satu momentum untuk memperkuat kesadaran seluruh unsur fasilitas kesehatan mengenai pentingnya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.
Pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak cukup hanya memenuhi prosedur. Setiap proses pelayanan perlu diarahkan pada perlindungan pasien, pengurangan risiko, komunikasi yang baik, dan pengalaman pelayanan yang layak bagi masyarakat.
Melalui fungsi pembinaan dan pengawasan, Dinas Kesehatan diharapkan terus mendorong fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sidrap untuk meningkatkan kualitas layanan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
Dukungan Aisyiyah Menguatkan Langkah Klinik
Proses akreditasi Klinik Aisyiyah Pangkajene turut mendapat dukungan dari unsur organisasi Aisyiyah Kabupaten Sidrap.
Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sidrap, Salfiah Sanusi, hadir bersama Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Klinik, Hj. Ariani Tajuddin, untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan akreditasi.
Turut hadir Ketua Majelis Kesehatan PDA Aisyiyah, Bd. Asmah Sukarta, S.ST., M.Kes., M.Keb., yang ikut memberikan perhatian terhadap upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di klinik tersebut.
Dukungan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pengelola fasilitas kesehatan dan unsur organisasi yang menaunginya. Pengembangan klinik membutuhkan tata kelola yang baik, dukungan kelembagaan, serta komitmen bersama untuk menjaga kualitas pelayanan.
Bagi Klinik Aisyiyah Pangkajene, dukungan tersebut menjadi bagian dari perjalanan untuk memperkuat pelayanan yang tidak hanya mengedepankan kompetensi dan profesionalisme, tetapi juga kepedulian terhadap kebutuhan pasien.
Kekompakan Tim dan Nilai Islam Jadi Perhatian
Salah satu hal yang mendapat apresiasi dalam proses survei adalah kekompakan tim Klinik Aisyiyah Pangkajene. Selain itu, surveior memberikan perhatian terhadap penerapan nilai-nilai Islam yang menjadi bagian dari karakter pelayanan klinik.
Kekompakan menjadi modal penting dalam pelayanan kesehatan karena mutu layanan melibatkan kerja bersama berbagai unsur, mulai dari pengelola hingga tenaga kesehatan dan petugas pendukung.
Koordinasi yang baik membantu membangun alur pelayanan yang lebih tertata. Sementara itu, komunikasi yang terbuka dan sikap saling mendukung dapat memperkuat kesiapan tim dalam menghadapi kebutuhan pasien.
Di sisi lain, nilai-nilai Islam memberikan landasan etis bagi pelayanan yang mengutamakan amanah, kepedulian, penghormatan terhadap sesama, dan sikap humanis.
Dalam semangat Aisyiyah, pelayanan kesehatan diharapkan tidak hanya berorientasi pada tindakan medis, tetapi juga menghadirkan rasa aman, penghargaan terhadap martabat pasien, dan kepedulian terhadap sesama.
Meski demikian, kualitas pelayanan tetap harus ditopang oleh penerapan standar, kompetensi tenaga kesehatan, keselamatan pasien, dan evaluasi yang terukur. Nilai keislaman dan profesionalisme menjadi dua unsur yang saling menguatkan dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Menuju Pelayanan yang Semakin Bermutu
Perjalanan Klinik Aisyiyah Pangkajene menuju Akreditasi Paripurna merupakan bagian dari ikhtiar untuk terus bertumbuh sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang mengutamakan mutu, keselamatan pasien, profesionalisme, dan nilai-nilai keislaman.
Dukungan PDA Sidrap, Majelis Kesehatan PDA Aisyiyah, serta seluruh jajaran klinik diharapkan memperkuat semangat pembenahan yang berkelanjutan. Sementara itu, pembinaan dan pengawasan dari Dinas Kesehatan sesuai kewenangannya menjadi bagian penting dalam mendorong fasilitas pelayanan kesehatan memenuhi standar yang berlaku.
Pada akhirnya, keberhasilan pelayanan kesehatan bukan hanya tentang pencapaian predikat akreditasi, melainkan tentang manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat: pelayanan yang aman, komunikasi yang baik, tenaga kesehatan yang profesional, dan perhatian terhadap kebutuhan pasien.
Klinik Aisyiyah Pangkajene kini melanjutkan langkahnya dengan harapan dapat semakin berkembang dan menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu.
Klinik Aisyiyah Pangkajene: bertumbuh dalam mutu, melayani dengan profesionalisme, dan mengabdi dengan nilai-nilai Islam.
Lima fakta menarik
1. Klinik berdiri pada 2025
Klinik Aisyiyah Pangkajene masih tergolong baru dan sedang memperkuat tata kelola serta mutu pelayanan.
2. Survei berlangsung selama tiga hari
Penilaian LAPKLIN dilaksanakan pada 22–24 Oktober 2026 dengan melibatkan dua surveior.
3. Kekompakan tim mendapat apresiasi
Budaya kerja dan kerja sama seluruh jajaran menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian surveior.
4. Mendapat dukungan organisasi
Ketua PDA Sidrap, Ketua BPH Klinik, dan Ketua Majelis Kesehatan PDA Aisyiyah turut hadir memberikan dukungan.
5. Keselamatan dan kepuasan pasien menjadi perhatian
Dinas Kesehatan Sidrap menempatkan pembinaan dan pengawasan fasilitas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari komitmennya sesuai kewenangan.















