![]() |
PDPB 2026 Jadi Sorotan! Ini Strategi KPU–Bawaslu Pinrang |
NARASIRAKYAT – Penyelenggara Pemilu sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang terdiri dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Sinergi dan koordinasi antar lembaga menjadi fondasi utama dalam memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Pinrang, Aswar, melakukan koordinasi dengan Anggota KPU Pinrang Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin), Mahmud Nurdin, yang didampingi Kasubag Rendatin Muhammad Saad serta Staf Operator Sidalih Muh. Ilyas Syafruddin. Pertemuan berlangsung di Ruang Divisi Rendatin KPU Pinrang, Kamis (19/2/2026).
Pertemuan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang strategis membahas langkah konkret menghadapi dinamika kepemiluan, khususnya dalam konteks efisiensi anggaran dan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) 2026.
Terdapat tiga poin utama yang menjadi fokus pembahasan:
Penguatan Pendidikan Pemilih
KPU dan Bawaslu berupaya mengoptimalkan edukasi kepada masyarakat agar partisipasi politik tidak hanya tinggi secara kuantitas, tetapi juga berkualitas secara kesadaran.Optimalisasi Sosialisasi di Tengah Efisiensi Anggaran
Efisiensi tidak menjadi hambatan untuk tetap mengisi ruang publik dengan pendidikan politik dan sosialisasi kepemiluan. Kreativitas dan kolaborasi menjadi kunci.Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) 2026
Amanah undang-undang ini menuntut akurasi, transparansi, dan koordinasi intensif agar daftar pemilih selalu mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan.
Diskusi berlangsung konstruktif dengan penekanan pada prinsip keterbukaan data dan pengawasan partisipatif.
Lima Fakta Menarik dari Koordinasi Ini
Fokus pada Pendidikan Pemilih Jangka Panjang
Edukasi tidak hanya dilakukan menjelang pemilu, tetapi berkelanjutan sepanjang tahun.Kolaborasi Teknis Data Pemilih
Divisi Rendatin KPU dan pengawasan Bawaslu bersinergi dalam memastikan akurasi data.Efisiensi Anggaran Tidak Mengurangi Kinerja
Justru mendorong inovasi metode sosialisasi yang lebih efektif.PDPB 2026 Jadi Prioritas Strategis
Pemutakhiran data pemilih menjadi fondasi utama integritas pemilu berikutnya.Penguatan Transparansi dan Akuntabilitas
Koordinasi rutin menjadi bagian dari tata kelola demokrasi yang sehat.
Demokrasi yang kuat lahir dari kerja kolektif yang konsisten. Koordinasi antara KPU dan Bawaslu Pinrang menjadi cerminan bahwa menjaga integritas pemilu bukan hanya tanggung jawab satu lembaga, melainkan komitmen bersama.
Dengan semangat #kpumelayani dan #kpupinrang, ruang-ruang demokrasi terus dihidupkan melalui edukasi, transparansi, dan pembaruan data yang berkelanjutan. Karena pada akhirnya, kualitas pemilu adalah cermin kedewasaan demokrasi kita.







.jpeg)











