![]() |
Gaspol! Produktivitas Itik Bantuan Pemda Sidrap Tembus 50% Tingkatkan Perekonomian Masyarakat di Sekitar Danau Sidenreng |
NARASIRAKYAT — Program bantuan itik petelur yang menjadi salah satu prioritas Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menunjukkan progres menggembirakan. Di kawasan sekitar Danau Sidenreng, produktivitas itik warga kini telah mencapai 50 persen bertelur.
Capaian ini menjadi indikator awal keberhasilan program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis peternakan rakyat, khususnya bagi warga yang bermukim di sekitar kawasan danau.
“Alhamdulillah, progresnya sangat positif. Sekitar 50 persen itik bantuan sudah mulai bertelur. Ini tentu menjadi kabar baik bagi peningkatan pendapatan masyarakat,” ungkap salah satu pendamping program di lapangan.
Danau Sidenreng selama ini dikenal sebagai salah satu sentra pengembangan itik di Kabupaten Sidrap. Melalui program bantuan ini, pemerintah daerah mendorong optimalisasi potensi lokal dengan pendekatan pemberdayaan berkelanjutan.
Distribusi itik tidak hanya diberikan sebagai bantuan semata, tetapi disertai pendampingan teknis, pengawasan kesehatan ternak, serta edukasi manajemen pakan dan produksi telur.
Hasil awal yang mencapai 50% produksi menunjukkan bahwa adaptasi ternak terhadap lingkungan berjalan baik dan manajemen pemeliharaan warga cukup efektif.
Lima Fakta Menarik Program Itik Bantuan
Produktivitas telah mencapai 50% bertelur, menandakan fase awal produksi berjalan stabil.
Difokuskan di sekitar Danau Sidenreng, wilayah dengan tradisi peternakan itik yang kuat.
Bagian dari program prioritas Bupati Syaharuddin Alrif, untuk mendorong ekonomi kerakyatan.
Dilengkapi pendampingan teknis, bukan sekadar distribusi ternak.
Berpotensi meningkatkan pendapatan harian warga, melalui penjualan telur itik ke pasar lokal.
Dengan tingkat produksi yang terus meningkat, warga optimistis dalam beberapa bulan ke depan produktivitas akan semakin stabil dan maksimal. Jika tren positif ini berlanjut, Sidrap berpeluang memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra telur itik di Sulawesi Selatan.
Program ini tidak hanya menyasar peningkatan pendapatan, tetapi juga membuka peluang lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan lokal, dan menggerakkan roda ekonomi desa.
“Gaspol” bukan sekadar slogan, melainkan semangat percepatan pembangunan berbasis potensi daerah. Ketika bantuan dikelola dengan pendampingan dan komitmen bersama, hasilnya mulai terlihat nyata.
Dari tepian Danau Sidenreng, itik-itik yang mulai bertelur menjadi simbol harapan baru bagi kesejahteraan masyarakat Sidrap.







.jpeg)











