![]() |
| Mahasiswa KKN UMS Rappang Dukung Promosi Digital UMKM MASSIPA melalui Media Sosial |
SIDRAP, NarasiRakyat.id – Komitmen mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) dalam memberdayakan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan riil di desa. Salah satunya adalah pendampingan promosi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sumpang Mango, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Program kerja tersebut menjadi langkah nyata mahasiswa KKN dalam membantu UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. Melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran, mahasiswa berupaya memperluas jangkauan promosi produk lokal agar mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.
Salah satu UMKM yang menjadi mitra dalam program ini adalah UMKM MASSIPA, yang berlokasi di Jalan Poros Lancirang–Parepare, Desa Sumpang Mango. Usaha tersebut dikenal sebagai produsen berbagai jenis roti dan kue dengan cita rasa khas yang telah memiliki pelanggan tetap di wilayah sekitar.
Produk yang dipasarkan cukup beragam, mulai dari roti isi cokelat, roti isi pisang, roti pizza, hingga roti coffee yang menjadi produk unggulan (best seller). Selain itu, MASSIPA juga melayani pesanan kue ulang tahun, kue kering, serta berbagai jenis roti sesuai kebutuhan pelanggan.
Selama ini, promosi produk masih dilakukan secara sederhana melalui akun Facebook "Sofi Pattiradjawae Sidrap", dengan jam operasional pelayanan setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WITA. Melihat potensi produk yang cukup besar, mahasiswa KKN menilai diperlukan strategi pemasaran digital yang lebih luas agar mampu menjangkau konsumen baru.
Sebagai langkah awal, mahasiswa KKN melakukan observasi lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan promosi digital yang dimiliki UMKM. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan wawancara bersama pemilik usaha, pendataan produk, hingga proses dokumentasi berupa foto dan video sebagai bahan pembuatan konten promosi yang menarik.
Konten yang telah diproduksi akan dipublikasikan melalui akun TikTok Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang Posko Desa Sumpang Mango. Pemanfaatan platform digital tersebut diharapkan mampu meningkatkan eksposur produk sekaligus memperkenalkan UMKM lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
Pemilik UMKM MASSIPA menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi perkembangan usahanya.
"Kami terbantu dengan adanya pembuatan konten terhadap produk kami," ujar pemilik UMKM MASSIPA.
Sementara itu, Koordinator Posko KKN Desa Sumpang Mango menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi digital.
"Program kerja ini dilakukan untuk membantu UMKM lokal dalam mempromosikan produknya," ujarnya.
Ia menambahkan, kemampuan memanfaatkan media sosial kini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha.
"UMKM yang maju bukan hanya karena produknya berkualitas, tetapi juga karena mampu memanfaatkan teknologi untuk menjangkau lebih banyak konsumen," tambahnya.
Program ini tidak hanya berfokus pada pembuatan konten promosi, tetapi juga menjadi proses edukasi bagi pelaku UMKM agar lebih percaya diri memanfaatkan platform digital sebagai media pemasaran. Dengan semakin meningkatnya penggunaan media sosial di Indonesia, strategi promosi berbasis konten kreatif dinilai menjadi salah satu cara efektif dalam memperkenalkan produk lokal kepada pasar yang lebih luas.
Kehadiran mahasiswa KKN UMS Rappang di Desa Sumpang Mango menunjukkan bahwa pelaksanaan KKN tidak sekadar menjadi bagian dari kegiatan akademik, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui inovasi digital.
Lima Fakta Menarik
- Mahasiswa KKN UMS Rappang menghadirkan program promosi digital sebagai bentuk pemberdayaan UMKM di Desa Sumpang Mango.
- UMKM MASSIPA memiliki produk unggulan berupa roti coffee, roti pizza, roti isi cokelat, dan roti isi pisang, serta menerima berbagai pesanan kue.
- Mahasiswa melakukan observasi, wawancara, dokumentasi foto, dan produksi video sebelum membuat konten promosi.
- Konten promosi dipublikasikan melalui TikTok Posko KKN Desa Sumpang Mango untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
- Program ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan pemasaran di era digital.
Transformasi digital bukan hanya milik perusahaan besar. Melalui sentuhan kreativitas dan semangat pengabdian, mahasiswa KKN UMS Rappang membuktikan bahwa media sosial dapat menjadi jembatan bagi UMKM desa untuk berkembang. Ketika ilmu pengetahuan bertemu dengan potensi lokal, lahirlah kolaborasi yang mampu membuka peluang baru bagi ekonomi masyarakat. Dari Desa Sumpang Mango, langkah kecil menuju UMKM yang lebih modern dan berdaya saing pun mulai diwujudkan.















