![]() |
| KKN UIN Alauddin Makassar Sosialisasikan BPJS Kesehatan dan JKN Mobile, Warga Laiyolo Baru Didorong Manfaatkan Layanan Kesehatan Digital |
SELAYAR, NARASIRAKYAT.ID — Transformasi digital perlahan mengubah cara masyarakat mendapatkan berbagai layanan, termasuk layanan kesehatan. Namun, kemudahan teknologi baru akan benar-benar dirasakan apabila masyarakat mengetahui cara menggunakannya.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar Posko 03 Desa Laiyolo Baru bersama BPJS Kesehatan menggelar sosialisasi mengenai kepesertaan BPJS Kesehatan sekaligus digitalisasi layanan melalui aplikasi JKN Mobile.
Kegiatan bertajuk “Transformasi Digital untuk Akses Kesehatan yang Mudah dan Merata di Laiyolo Baru” itu berlangsung di Kantor Desa Laiyolo Baru, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WITA dan diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri atas masyarakat serta pihak terkait di Desa Laiyolo Baru.
Bagi masyarakat, pertemuan tersebut bukan sekadar sosialisasi. Kegiatan menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat layanan kesehatan digital yang dapat membantu peserta mengakses berbagai informasi dan layanan JKN secara lebih praktis.
Ketika Layanan Kesehatan Masuk ke Genggaman
Selama ini, akses terhadap layanan kesehatan sering kali dipahami sebatas mendatangi fasilitas kesehatan ketika membutuhkan pengobatan.
Padahal, ekosistem layanan kesehatan terus berkembang. Pemanfaatan teknologi digital membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan mengakses layanan tertentu secara lebih mudah.
Hal inilah yang coba diperkenalkan mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Posko 03 melalui sosialisasi JKN Mobile.
Materi disampaikan oleh Muhammad Ayyub yang memberikan pemahaman mengenai BPJS Kesehatan, manfaat kepesertaan, serta berbagai fitur yang tersedia pada aplikasi JKN Mobile.
Peserta juga diperkenalkan dengan cara memanfaatkan layanan digital tersebut sehingga diharapkan mampu menggunakannya secara lebih mandiri.
Pendekatan semacam ini menjadi penting, terutama dalam mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi pengguna layanan kesehatan, tetapi juga memiliki literasi digital untuk memahami cara mengakses layanan yang tersedia.
Antusiasme Warga Saat Mengenal JKN Mobile
Sekitar 50 peserta mengikuti kegiatan tersebut.
Antusiasme masyarakat terlihat selama proses sosialisasi, terutama ketika materi mulai membahas penggunaan JKN Mobile.
Bagi sebagian masyarakat, layanan berbasis aplikasi dapat menghadirkan pertanyaan tersendiri. Mulai dari bagaimana mengaksesnya, apa saja manfaatnya, hingga bagaimana memanfaatkan fitur yang tersedia.
Forum sosialisasi kemudian menjadi ruang untuk menjawab berbagai kebutuhan informasi tersebut secara langsung.
Dengan adanya penjelasan dan pendampingan, masyarakat diharapkan tidak lagi melihat teknologi sebagai sesuatu yang rumit, tetapi sebagai alat yang dapat membantu mempermudah aktivitas mereka.
KKN Tak Hanya Hadir, tetapi Memberi Solusi
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan salah satu peran mahasiswa KKN dalam kehidupan masyarakat.
KKN bukan hanya tentang tinggal dan beraktivitas di sebuah desa dalam kurun waktu tertentu. Lebih jauh, mahasiswa dituntut mampu membaca kebutuhan masyarakat dan menghadirkan program yang memiliki manfaat praktis.
Sosialisasi BPJS Kesehatan dan JKN Mobile menjadi salah satu bentuk pengabdian yang menyentuh kebutuhan sehari-hari.
Mahasiswa berperan sebagai penghubung antara informasi dan masyarakat, sementara BPJS Kesehatan memberikan dukungan melalui materi serta pemahaman mengenai layanan yang tersedia.
Kolaborasi tersebut menjadi penting karena peningkatan kualitas layanan tidak hanya bergantung pada tersedianya teknologi, tetapi juga pada kemampuan masyarakat dalam memanfaatkannya.
Mendorong Akses Kesehatan yang Lebih Mudah dan Merata
Tema “Transformasi Digital untuk Akses Kesehatan yang Mudah dan Merata di Laiyolo Baru” membawa pesan yang cukup jelas.
Digitalisasi seharusnya tidak menciptakan jarak baru antara masyarakat dan layanan publik.
Sebaliknya, teknologi diharapkan mampu menjadi jembatan agar masyarakat memperoleh akses informasi dan layanan dengan lebih mudah.
Karena itu, literasi digital menjadi bagian penting dalam proses transformasi tersebut.
Masyarakat yang memahami cara menggunakan layanan digital akan memiliki pilihan akses yang lebih luas dan dapat mengurus kebutuhan tertentu secara lebih mandiri.
Di sinilah sosialisasi menjadi penting. Teknologi mungkin tersedia di dalam telepon genggam, tetapi pemahaman tentang bagaimana menggunakannya tetap perlu dibangun.
Sinergi Mahasiswa dan BPJS Kesehatan
Kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Posko 03 bersama BPJS Kesehatan tersebut menunjukkan bahwa edukasi masyarakat dapat dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Mahasiswa membawa semangat pengabdian dan pendekatan yang dekat dengan masyarakat. Sementara itu, BPJS Kesehatan memberikan perspektif serta informasi terkait layanan jaminan kesehatan.
Pertemuan keduanya menghasilkan ruang belajar yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Desa Laiyolo Baru.
Harapannya, informasi yang diperoleh tidak berhenti pada peserta yang hadir, tetapi dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
Dengan begitu, manfaat sosialisasi dapat berkembang lebih luas.
Lima Fakta Menarik Sosialisasi BPJS Kesehatan di Laiyolo Baru
1. Digelar di Kantor Desa Laiyolo Baru
Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Laiyolo Baru, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Kamis, 10 September 2026.
2. Diikuti sekitar 50 peserta
Masyarakat dan pihak terkait di Desa Laiyolo Baru mengikuti kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut.
3. Fokus pada digitalisasi layanan kesehatan
Selain membahas BPJS Kesehatan, kegiatan secara khusus memperkenalkan pemanfaatan aplikasi JKN Mobile.
4. Menghadirkan pemateri Muhammad Ayyub
Materi mengenai BPJS Kesehatan serta pemanfaatan JKN Mobile disampaikan oleh Muhammad Ayyub.
5. Menggabungkan pengabdian mahasiswa dan literasi digital
Kegiatan menjadi bagian dari program KKN UIN Alauddin Makassar sekaligus upaya mendorong masyarakat semakin mampu memanfaatkan layanan kesehatan berbasis digital.
Dari Satu Desa, Menuju Masyarakat yang Lebih Melek Digital
Ada kalanya teknologi yang paling bermanfaat bukanlah teknologi yang paling canggih, tetapi teknologi yang mampu digunakan masyarakat untuk menyelesaikan kebutuhan sehari-hari.
Sosialisasi di Laiyolo Baru membawa semangat tersebut.
Ketika masyarakat memahami manfaat BPJS Kesehatan dan mengetahui bagaimana memanfaatkan JKN Mobile, sebuah layanan digital tidak lagi sekadar menjadi aplikasi di dalam telepon genggam.
Ia berubah menjadi pintu menuju akses informasi dan pelayanan yang lebih mudah.
Di tengah perkembangan digital yang semakin cepat, kemampuan masyarakat untuk memahami dan menggunakan teknologi menjadi bagian penting dari pembangunan.
Dan dari sebuah pertemuan sederhana di Kantor Desa Laiyolo Baru, mahasiswa KKN bersama BPJS Kesehatan menanamkan satu langkah kecil menuju perubahan tersebut:
masyarakat yang semakin memahami layanan kesehatan adalah masyarakat yang semakin siap menjaga masa depannya.
Sebab kesehatan bukan hanya tentang mengobati ketika sakit, tetapi juga tentang memastikan setiap orang memiliki pengetahuan dan akses untuk mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan.















