![]() |
| Laskar Ganggawa Tembus 8 Besar Piala Gubernur Sulsel 2026, Sidrap Menuju Gelar Juara |
SIDRAP, NARASIRAKYAT.ID — Perjuangan Laskar Ganggawa belum selesai.
Tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memastikan langkahnya berlanjut ke babak 8 besar Turnamen Sepak Bola Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 setelah melewati persaingan ketat di Regional Tengah yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare.
Tiket menuju fase knockout tersebut menjadi buah dari kerja keras skuad Sidrap sepanjang perjalanan turnamen. Bersama Pinrang, Sidrap menjadi wakil Regional Tengah yang berhasil melangkah ke delapan besar.
Pada pertandingan terakhir, Senin, 7 September 2026, Laskar Ganggawa harus puas bermain imbang tanpa gol menghadapi tuan rumah Parepare.
Parepare 0-0 Sidrap.
Hasil tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Sidrap menuju fase gugur.
Kini, nama Sidrap berada di antara delapan tim yang masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjuangan dan memperebutkan gelar juara Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026.
Dari Lapangan, Laskar Ganggawa Bawa Harapan Masyarakat
Bagi masyarakat Sidrap, sepak bola bukan sekadar pertandingan selama 90 menit.
Ada kebanggaan daerah yang ikut dipertaruhkan di setiap laga.
Ketika para pemain mengenakan seragam Laskar Ganggawa dan memasuki lapangan, mereka membawa nama Sidrap. Setiap perjuangan, tekel, umpan, penyelamatan, hingga peluang mencetak gol menjadi bagian dari cerita yang dinantikan masyarakat.
Karena itu, keberhasilan menembus delapan besar menjadi capaian yang patut diapresiasi.
Di balik hasil tersebut terdapat kerja keras pemain, pelatih, ofisial, serta dukungan berbagai pihak yang terus memberikan energi kepada tim.
Semangat itu pula yang membuat perjalanan Laskar Ganggawa belum boleh berhenti.
Babak delapan besar justru menjadi ujian berikutnya.
Bupati dan Ketua Askab PSSI Sidrap Apresiasi Perjuangan Tim
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Askab PSSI Sidrap, Abd. Rahman serta Bupati Sidrap, H. Syaruddin Alrif.
Ia menyampaikan rasa bangga atas kerja keras dan perjuangan luar biasa yang ditunjukkan para pemain Laskar Ganggawa selama menjalani pertandingan.
Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap seluruh elemen tim yang telah berjuang membawa nama Sidrap di ajang sepak bola tingkat Sulawesi Selatan.
Berharap skuad Sidrap mampu mempertahankan performa terbaik, menjaga fokus, dan memberikan hasil maksimal hingga turnamen berakhir.
Pesan tersebut menjadi penting karena fase knockout memiliki karakter berbeda.
Tidak ada lagi ruang untuk kehilangan konsentrasi.
Setiap pertandingan menjadi pertandingan penting. Setiap peluang harus dimanfaatkan. Setiap kesalahan dapat menentukan perjalanan sebuah tim.
Delapan Tim, Satu Target
Setelah fase regional berakhir, delapan tim memastikan tempat di babak 8 besar.
Mereka adalah:
- Jeneponto
- Luwu
- Bone
- Sidrap
- Bulukumba
- Palopo
- Wajo
- Pinrang
Kehadiran Sidrap di antara tim-tim tersebut menjadi bukti bahwa Laskar Ganggawa mampu melewati persaingan regional dan kini bersiap menghadapi tantangan yang lebih besar.
Perjalanan menuju gelar juara tentu tidak mudah.
Namun dalam sepak bola, peluang selalu terbuka selama pertandingan belum berakhir.
Dan bagi Laskar Ganggawa, babak delapan besar adalah kesempatan untuk menulis cerita baru.
Hasil Pertandingan Terakhir
Pada Senin, 7 September 2026, sejumlah pertandingan menjadi bagian dari penentuan perjalanan menuju fase berikutnya.
Regional Tengah
Stadion Gelora BJ Habibie
Parepare 0-0 Sidrap
Regional Timur
Lapangan Mappesangka
Makassar 3-3 Sulsel
Regional Selatan
Stadion Mini Turatea
Bulukumba 2-1 Takalar
Regional Selatan
Stadion Mini Turatea
Selayar 0-3 Jeneponto
Hasil tersebut melengkapi persaingan menuju delapan besar.
Dukungan Masyarakat Jadi Energi Tambahan
Perjalanan sebuah tim daerah tidak pernah hanya menjadi urusan pemain dan pelatih.
Ada doa masyarakat yang menyertai.
Ada keluarga yang menunggu kabar pertandingan.
Ada suporter yang mengikuti perkembangan tim.
Ada pemerintah, organisasi sepak bola, komunitas, serta berbagai pihak yang memberikan dukungan.
Karena itu, pesan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah memberikan doa serta dukungan menjadi bagian penting dalam perjalanan Laskar Ganggawa.
Dukungan tersebut bukan sekadar suara dari luar lapangan.
Bagi pemain, dukungan publik dapat menjadi energi moral untuk terus berjuang ketika pertandingan memasuki situasi sulit.
Babak 8 Besar: Fokus, Mental dan Semangat Juang
Kini tantangan berikutnya ada di depan mata.
Laskar Ganggawa membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan teknis.
Mereka membutuhkan fokus, disiplin, mental bertanding, kerja sama tim, dan keberanian mengambil peluang.
Pada fase gugur, pengalaman dari pertandingan sebelumnya harus menjadi modal untuk memperbaiki kekurangan dan mempertahankan hal-hal positif.
Tidak perlu melihat terlalu jauh.
Satu pertandingan demi satu pertandingan.
Satu perjuangan demi satu perjuangan.
Dan satu target yang sama: memberikan hasil terbaik untuk Sidrap.
Lima Fakta Menarik Perjalanan Laskar Ganggawa
1. Sidrap berhasil menembus 8 besar Piala Gubernur Sulsel 2026.
Laskar Ganggawa menjadi salah satu dari delapan tim yang melanjutkan perjuangan ke fase knockout.
2. Sidrap menjadi wakil Regional Tengah bersama Pinrang.
Persaingan di regional tersebut berlangsung ketat hingga akhirnya kedua tim berhasil melaju.
3. Pertandingan terakhir Sidrap berakhir tanpa gol.
Laskar Ganggawa bermain imbang 0-0 melawan Parepare di Stadion Gelora BJ Habibie pada Senin, 7 September 2026.
4. Ketua Askab PSSI Sidrap memberikan apresiasi.
Abd. Rahman menyampaikan kebanggaan atas kerja keras dan perjuangan skuad Laskar Ganggawa serta berharap tim terus menjaga performa hingga akhir turnamen.
5. Perjuangan Sidrap masih panjang.
Lolos delapan besar bukan akhir perjalanan. Fase knockout menjadi kesempatan berikutnya bagi Laskar Ganggawa untuk memberikan hasil maksimal.
Dari Ganggawa untuk Sidrap
Sepak bola selalu memiliki cara sendiri untuk menyatukan masyarakat.
Ketika sebuah tim membawa nama daerah, kemenangan bukan hanya milik sebelas pemain di lapangan. Ia menjadi kebanggaan bagi masyarakat yang sejak awal memberikan dukungan.
Begitu pula Laskar Ganggawa.
Delapan besar adalah pencapaian yang layak diapresiasi, tetapi perjuangan belum selesai.
Masih ada pertandingan yang harus dimainkan. Masih ada tantangan yang harus dilewati. Dan masih ada harapan masyarakat Sidrap yang dititipkan kepada para pemain.
Karena itu, biarkan Laskar Ganggawa berjuang dengan kemampuan terbaiknya.
Menang adalah harapan. Berjuang tanpa menyerah adalah kewajiban.
Dari lapangan hijau, Laskar Ganggawa membawa satu pesan untuk Bumi Nene Mallomo:
“Kami berjuang membawa nama Sidrap. Terus doakan dan dukung kami hingga akhir.”
Laskar Ganggawa melangkah ke delapan besar. Kini saatnya seluruh masyarakat Sidrap kembali bersatu memberikan dukungan. Karena perjalanan menuju kemenangan akan terasa lebih kuat ketika diperjuangkan bersama.















