-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

    Iklan

    Satukan Visi, Perkuat Kolaborasi! Fakultas Hukum UNISAN Sidrap dan HIMA Bahas Masa Depan Mahasiswa

    Satry Polang
    Kamis, 03 September 2026, September 03, 2026 WIB Last Updated 2026-09-04T06:07:02Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    Satukan Visi, Perkuat Kolaborasi! Fakultas Hukum UNISAN Sidrap dan HIMA Bahas Masa Depan Mahasiswa


    SIDRAP, NARASIRAKYAT.ID — Membangun perguruan tinggi yang kuat tidak cukup hanya dengan mengandalkan kualitas akademik. Di balik proses pendidikan yang baik, dibutuhkan komunikasi, kolaborasi, serta ruang dialog yang mampu mempertemukan gagasan antara pimpinan, dosen, dan mahasiswa.

    Semangat itulah yang menjadi dasar Fakultas Hukum Universitas Ichsan Sidenreng Rappang (UNISAN Sidrap) menggelar kegiatan Persamaan Persepsi bersama Himpunan Mahasiswa Fakultas Hukum (HIMA FH), Kamis, 3 September 2026.


    Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyatukan pemahaman sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun organisasi kemahasiswaan yang aktif, profesional, dan sejalan dengan arah pengembangan Fakultas Hukum UNISAN Sidrap.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UNISAN Sidrap Dr. Darnawati, S.Pd., M.Si., Dekan Fakultas Hukum UNISAN Sidrap Dr. Dharmawati Abubakar, S.H., M.H., jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta pengurus HIMA Fakultas Hukum.


    Mahasiswa Bukan Sekadar Peserta Didik

    Dalam arahannya, Rektor UNISAN Sidrap, Dr. Darnawati, menempatkan mahasiswa sebagai bagian penting dari perjalanan kemajuan institusi.

    Menurutnya, dunia perguruan tinggi tidak hanya berbicara mengenai pencapaian akademik. Mahasiswa juga perlu mendapatkan pengalaman melalui organisasi sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan kepemimpinan.


    “Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul dalam bidang akademik, tetapi juga harus memiliki kemampuan berorganisasi, membangun kerja sama, dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan institusi,” ujar Dr. Darnawati.

    Pesan tersebut menunjukkan bahwa organisasi mahasiswa memiliki posisi penting dalam ekosistem pendidikan tinggi.


    Melalui organisasi, mahasiswa belajar mengelola program, menyampaikan gagasan, bekerja dalam tim, menyelesaikan persoalan, sekaligus bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil.

    Dengan demikian, pengalaman berorganisasi dapat menjadi bekal yang melengkapi kompetensi akademik mahasiswa sebelum mereka memasuki dunia profesional.


    HIMA Dipandang sebagai Mitra Strategis Fakultas

    Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UNISAN Sidrap, Dr. Dharmawati Abubakar, menegaskan pentingnya kesamaan persepsi antara fakultas dan mahasiswa.

    Baginya, HIMA Fakultas Hukum tidak semata-mata menjadi pelaksana kegiatan kemahasiswaan. Organisasi tersebut juga dapat menjadi mitra strategis fakultas dalam melahirkan berbagai gagasan dan inovasi untuk meningkatkan kualitas mahasiswa.


    “Fakultas dan mahasiswa memiliki tujuan yang sama, yaitu menghadirkan lingkungan akademik yang unggul dan melahirkan lulusan hukum yang berintegritas. Karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi harus terus diperkuat,” jelasnya.

    Pernyataan tersebut memperlihatkan adanya upaya membangun hubungan kelembagaan yang tidak berjarak antara fakultas dan mahasiswa.


    Dialog menjadi jembatan untuk memastikan berbagai program kemahasiswaan dapat berjalan secara terarah, sekaligus tetap memberikan ruang bagi kreativitas mahasiswa.


    Menyatukan Program, Menguatkan Tata Kelola

    Dalam kegiatan persamaan persepsi tersebut, fakultas dan HIMA membahas sejumlah agenda pengembangan kemahasiswaan.

    Pembahasan mencakup penyelarasan program kerja organisasi, penguatan tata kelola kelembagaan mahasiswa, peningkatan kualitas kegiatan akademik dan nonakademik, hingga pembentukan budaya organisasi yang profesional.


    Agenda tersebut menjadi penting karena organisasi mahasiswa tidak hanya membutuhkan semangat, tetapi juga tata kelola yang baik.

    Program yang dirancang dengan komunikasi yang jelas dan koordinasi yang kuat diharapkan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi mahasiswa dan lingkungan akademik.


    Di sisi lain, Fakultas Hukum UNISAN Sidrap terus menempatkan pengembangan kompetensi mahasiswa sebagai bagian dari proses pendidikan. Program Studi Hukum (S1) tidak hanya diarahkan pada penguasaan pengetahuan hukum, tetapi juga pembentukan karakter serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional.


    Lima Fakta Menarik dari Persamaan Persepsi Fakultas Hukum UNISAN Sidrap

    1. Mempertemukan tiga unsur penting kampus
    Kegiatan ini mempertemukan unsur pimpinan, dosen, dan mahasiswa dalam satu ruang dialog untuk membangun kesamaan pemahaman.

    2. HIMA bukan sekadar pelaksana kegiatan
    Fakultas memandang HIMA sebagai mitra strategis yang dapat ikut berkontribusi terhadap pengembangan kualitas mahasiswa dan institusi.

    3. Organisasi menjadi ruang pembentukan kepemimpinan
    Mahasiswa mendapatkan kesempatan mengasah komunikasi, kerja sama, kreativitas, tanggung jawab, dan kepemimpinan melalui pengalaman berorganisasi.

    4. Program kerja diarahkan agar lebih terukur
    Persamaan persepsi menjadi ruang untuk menyelaraskan program kerja organisasi mahasiswa dengan arah pengembangan fakultas.

    5. Kolaborasi menjadi kunci pendidikan hukum yang lebih kuat
    Sinergi antara fakultas dan mahasiswa diharapkan mampu menciptakan lingkungan akademik yang mendukung lahirnya calon sarjana hukum yang kompeten dan berintegritas.


    Dari Ruang Dialog Menuju Aksi Nyata

    Lebih jauh, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial.

    Persamaan persepsi memiliki arti penting dalam memastikan setiap pihak memahami peran dan tanggung jawabnya. Fakultas memiliki tanggung jawab menjaga kualitas akademik dan tata kelola pendidikan, sementara mahasiswa memiliki ruang untuk mengembangkan kreativitas, gagasan, serta berbagai kegiatan yang mendukung kehidupan akademik.


    Ketika keduanya berjalan dalam arah yang sama, organisasi mahasiswa dapat tumbuh menjadi ruang pembelajaran yang lebih bermakna.


    Di sinilah pengalaman mahasiswa menjadi bagian penting dari proses pendidikan. Mereka tidak hanya belajar dari buku dan ruang kuliah, tetapi juga dari proses berdiskusi, mengambil keputusan, menyusun program, menghadapi tantangan, dan bekerja bersama.


    Menyiapkan Sarjana Hukum yang Tidak Hanya Cerdas, tetapi Berkarakter

    Pada akhirnya, pendidikan hukum bukan hanya tentang memahami aturan dan pasal.

    Seorang calon sarjana hukum juga dituntut memiliki kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, bekerja sama, memahami persoalan sosial, serta memiliki integritas dalam menjalankan profesinya.


    Karena itu, penguatan organisasi mahasiswa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembentukan sumber daya manusia.

    Melalui kolaborasi antara pimpinan, dosen, dan mahasiswa, Fakultas Hukum UNISAN Sidrap berharap tercipta ekosistem akademik yang semakin sehat, produktif, dan mampu menjawab tantangan zaman.


    Persamaan persepsi yang berlangsung hari ini menjadi langkah kecil dengan tujuan yang lebih besar: menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, dan mempersiapkan generasi hukum yang mampu membawa ilmu pengetahuan menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.


    Sebab, kampus yang kuat bukan hanya lahir dari gedung dan kurikulum yang baik, tetapi juga dari orang-orang yang mau duduk bersama, saling mendengar, dan bergerak dalam satu tujuan.

    Komentar

    Tampilkan