![]() |
| Siswi MA DDI Majjelling Wattang Harumkan Nama Sidrap, Mutiara Raih Juara 2 Hifzil Qur’an Internasional |
SIDRAP, NarasiRakyat.id — Dari sebuah lingkungan di Cilellang, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), lahir sebuah prestasi yang membawa nama daerah hingga ke panggung internasional.
Namanya Mutiara Nur Faida.
Siswi kelas XI Madrasah Aliyah Swasta Satu Atap DDI Majjelling Wattang tersebut berhasil meraih Juara 2 Musabaqah Hifzil Qur’an tingkat Internasional Tahun 2026.
Kompetisi tersebut dilaksanakan secara daring pada Jumat, 11 September 2026. Mutiara berhasil menembus babak final bersama enam peserta yang lolos dari kompetisi yang diikuti peserta dari sejumlah negara.
Prestasi itu menjadi catatan membanggakan bagi keluarga, madrasah, sekaligus Kabupaten Sidrap.
Dari Cilellang Membawa Nama Sidrap
Mutiara merupakan putri pasangan Muhammad Umar dan Marhani.
Di tengah aktivitasnya sebagai pelajar, ia terus mengembangkan kemampuan dalam bidang Al-Qur’an. Ketekunan tersebut perlahan membawanya dari kompetisi tingkat daerah hingga mampu bersaing dalam ajang internasional.
Bagi masyarakat Sidrap, pencapaian tersebut memiliki makna tersendiri.
Sebab, nama daerah tidak hanya dikenal melalui prestasi olahraga, akademik, maupun bidang lainnya. Kali ini, seorang pelajar membawa identitas Sidrap melalui hafalan Al-Qur’an.
Keberhasilan Mutiara juga menunjukkan bahwa kemampuan dan prestasi generasi muda dapat tumbuh dari lingkungan pendidikan di daerah dan kemudian menjangkau panggung yang lebih luas.
Bukan Prestasi Pertama
Juara 2 tingkat internasional bukanlah pencapaian pertama Mutiara.
Sebelumnya, ia telah menorehkan sejumlah prestasi dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ).
Pada MTQ 2026 tingkat Provinsi, Mutiara berhasil meraih Juara Harapan 2.
Setahun sebelumnya, ia meraih Juara 1 STQ di Rappang pada 2025, serta Juara 3 pada ajang STQ.
Rangkaian prestasi tersebut memperlihatkan proses yang tidak terjadi dalam satu malam. Ada latihan, pembinaan, ketekunan menghafal, serta dukungan keluarga dan lingkungan pendidikan di balik setiap pencapaian.
Dukungan Madrasah dan Guru
Prestasi Mutiara juga mendapat apresiasi dari pihak Madrasah Aliyah Swasta Satu Atap DDI Majjelling Wattang.
Kepala Madrasah Syamsuddin Ahmad, S.Pd., M.Pd., bersama para guru turut memberikan dukungan terhadap perkembangan prestasi siswinya.
Bagi lembaga pendidikan, pencapaian peserta didik bukan hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab pendidikan dalam mengembangkan potensi generasi muda.
Pembinaan yang konsisten menjadi penting agar kemampuan yang dimiliki siswa dapat berkembang dan mendapatkan ruang untuk berkompetisi.
Sejalan dengan Semangat Generasi Qur’ani Sidrap
Prestasi Mutiara hadir di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Sidrap mendorong penguatan kehidupan keagamaan dan pembinaan generasi Qur’ani.
Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif sebelumnya menyampaikan target menjadikan Sidrap sebagai “lumbung penghafal Al-Qur’an.”
Pemerintah daerah juga mendorong berbagai program pembinaan keagamaan. Pada 2026, pemerintah daerah meluncurkan program Desa Binaan MUI yang diarahkan untuk memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat.
Dalam sebuah pernyataan pada Maret 2026, Bupati Syaharuddin juga menyebut terdapat 389 rumah tahfiz di Sidrap sebagai bagian dari ekosistem pembinaan penghafal Al-Qur’an.
Dalam konteks tersebut, keberhasilan Mutiara dapat dilihat sebagai salah satu contoh capaian generasi muda yang tumbuh dari lingkungan pendidikan dan pembinaan Al-Qur’an di daerah.
Lima Fakta Menarik tentang Mutiara Nur Faida
1. Meraih Juara 2 tingkat internasional
Mutiara berhasil menjadi Juara 2 Musabaqah Hifzil Qur’an tingkat Internasional 2026.
2. Berstatus siswi kelas XI
Prestasi tersebut diraih ketika Mutiara masih duduk di kelas XI Madrasah Aliyah Swasta Satu Atap DDI Majjelling Wattang.
3. Berhasil masuk babak final
Mutiara melaju hingga babak final bersama enam peserta yang lolos dari kompetisi yang diikuti peserta dari sejumlah negara.
4. Memiliki rekam prestasi sebelumnya
Ia pernah meraih Juara Harapan 2 MTQ tingkat Provinsi 2026 dan Juara 1 STQ di Rappang pada 2025, selain prestasi STQ lainnya.
5. Membawa nama Sidrap melalui Al-Qur’an
Dari Cilellang, Kelurahan Lakessi, Mutiara berhasil membawa nama sekolah dan Kabupaten Sidrap ke kompetisi tingkat internasional.
Ketika Hafalan Menjadi Jalan untuk Berprestasi
Prestasi Mutiara tidak berhenti pada sebuah piala atau gelar juara.
Di balik capaian tersebut terdapat pesan penting bagi generasi muda: bahwa ketekunan dalam mempelajari Al-Qur’an juga dapat menjadi jalan untuk mengembangkan potensi, membangun kepercayaan diri, dan berprestasi di tingkat yang lebih luas.
Dari sebuah madrasah di Sidrap, seorang pelajar menunjukkan bahwa panggung internasional bukan sesuatu yang mustahil untuk dicapai.
Perjalanan Mutiara juga menjadi pengingat bahwa setiap prestasi besar sering kali berawal dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten—menghafal satu ayat demi satu ayat, belajar, berlatih, dan terus mencoba.
Bagi keluarga dan sekolah, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan.
Bagi Sidrap, nama Mutiara menjadi bagian dari cerita tentang generasi muda yang tumbuh bersama Al-Qur’an.
Dan bagi pelajar lainnya, kisah ini membawa satu pesan sederhana:
Prestasi tidak selalu lahir dari tempat yang besar. Dari daerah pun, dengan ketekunan, doa, pendidikan, dan dukungan orang-orang terdekat, seorang anak dapat membawa nama daerahnya hingga ke dunia internasional.
Selamat atas prestasi Mutiara Nur Faida. Semoga capaian ini menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang dalam menghafal, memahami, mengamalkan, dan menginspirasi melalui Al-Qur’an.















