-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

    Iklan

    Tiga Tutor Bola Sumange Kembali Dipercaya Isi LDKS SMAN 3 Sidrap, Bekali Siswa dengan Jiwa Kepemimpinan

    Satry Polang
    Sabtu, 12 September 2026, September 12, 2026 WIB Last Updated 2026-09-12T07:03:01Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    Tiga Tutor Bola Sumange Kembali Dipercaya Isi LDKS SMAN 3 Sidrap, Bekali Siswa dengan Jiwa Kepemimpinan


    SIDRAP, NARASIRAKYAT.ID — Pendidikan kepemimpinan tidak selalu dimulai dari ruang kelas. Ada kalanya, karakter seorang pemimpin justru tumbuh dari pengalaman, latihan, kerja sama, keberanian mengambil keputusan, hingga kemampuan memahami orang lain.

    Semangat itulah yang menjadi bagian dari Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMAN 3 Sidenreng Rappang (Sidrap) yang digelar pada 4–6 September 2026 di lingkungan SMAN 3 Sidrap.


    Dalam kegiatan tersebut, tiga tutor dari LKP Bola Sumange kembali dipercaya dan diberi amanah untuk membawakan materi kepada para peserta LDKS.

    Ketiga tutor tersebut yakni Anugrah Yuda Pratama, S.Pd., C.PS., Rama Samtama Putra, S.Pd., serta Amalia, S.Pd., C.PS.


    Kehadiran ketiganya memperkuat kolaborasi yang selama ini telah terjalin antara LKP Bola Sumange dan SMAN 3 Sidrap, khususnya dalam kegiatan pengembangan kemampuan Bahasa Inggris, kepemimpinan, dan penguatan kapasitas siswa.


    LDKS Bukan Sekadar Kegiatan Seremonial

    Bagi siswa, LDKS menjadi momentum untuk belajar tentang tanggung jawab di luar pembelajaran akademik.

    Menjadi pemimpin organisasi siswa, misalnya, membutuhkan kemampuan berkomunikasi, bekerja dalam tim, mengelola perbedaan pendapat, menyelesaikan persoalan, serta mengambil keputusan dengan mempertimbangkan kepentingan bersama.


    Karena itu, materi yang diberikan dalam LDKS diarahkan agar siswa tidak hanya mengetahui konsep kepemimpinan, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sekolah.

    Kehadiran tutor yang memiliki pengalaman dalam bidang pendidikan dan pengembangan diri menjadi bagian penting dalam proses tersebut.


    Para peserta diajak melihat kepemimpinan bukan semata-mata tentang posisi atau jabatan, tetapi tentang tanggung jawab dan kemampuan memberikan pengaruh positif kepada lingkungan.


    Tiga Tutor, Satu Semangat untuk Generasi Muda

    Tiga tutor Bola Sumange yang dipercaya dalam LDKS kali ini memiliki latar belakang yang mendukung kegiatan pengembangan kapasitas siswa.

    Anugrah Yuda Pratama, S.Pd., C.PS., Rama Samtama Putra, S.Pd., dan Amalia, S.Pd., C.PS., hadir memberikan materi dengan pendekatan yang diharapkan dapat membuat proses belajar kepemimpinan lebih dekat dengan pengalaman siswa.


    Keterlibatan mereka sekaligus menunjukkan kepercayaan yang kembali diberikan SMAN 3 Sidrap kepada Bola Sumange sebagai mitra dalam kegiatan pendidikan dan pengembangan siswa.


    Bagi Bola Sumange, kesempatan tersebut bukan sekadar agenda mengisi materi.

    Ada tanggung jawab untuk memastikan setiap kegiatan yang dilakukan bersama sekolah memberikan manfaat nyata bagi peserta.


    Kemitraan yang Dibangun dari Waktu ke Waktu

    Direktur LKP Bola Sumange, Alim Akkad, mengatakan hubungan antara Bola Sumange dan SMAN 3 Sidrap telah terjalin dalam waktu yang cukup panjang.

    Kemitraan tersebut tidak hanya terbatas pada satu kegiatan.


    Bola Sumange dan SMAN 3 Sidrap sebelumnya telah berkolaborasi dalam berbagai program, antara lain English Camp, English Series, hingga Leadership Training.

    Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan pola kemitraan yang berkelanjutan dalam mendukung pengembangan kompetensi siswa.

    “Bola Sumange dan SMAN 3 Sidrap telah bermitra sejak lama, mulai dari kegiatan English Camp, English Series sampai Leadership Training,” ujar Alim Akkad.


    Menurutnya, kepercayaan yang terus diberikan sekolah menjadi motivasi bagi Bola Sumange untuk menjaga kualitas program dan menghadirkan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan siswa.

    Kemitraan semacam ini menjadi penting karena pendidikan tidak hanya membutuhkan peran sekolah secara internal. Kolaborasi dengan lembaga yang memiliki pengalaman di bidang tertentu dapat memperluas ruang belajar siswa.


    Dari Bahasa Inggris hingga Kepemimpinan

    Rekam jejak kerja sama Bola Sumange dan SMAN 3 Sidrap juga menunjukkan adanya perkembangan fokus program.

    Jika sebelumnya kolaborasi banyak bersentuhan dengan pengembangan Bahasa Inggris, melalui English Camp dan English Series, kerja sama tersebut kemudian berkembang ke ranah kepemimpinan dan pengembangan karakter siswa melalui Leadership Training dan LDKS.


    Perkembangan ini memperlihatkan bahwa kebutuhan pendidikan siswa semakin luas.

    Kemampuan akademik dan penguasaan bahasa perlu berjalan beriringan dengan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, kreativitas, serta kepercayaan diri.

    Di sinilah kegiatan seperti LDKS menemukan relevansinya.


    Siswa dipersiapkan bukan hanya untuk menghadapi ujian, tetapi juga menghadapi kehidupan sosial dan berbagai tantangan yang akan mereka temui setelah menyelesaikan pendidikan.


    Sekolah, Tutor, dan Siswa Bergerak Bersama

    Kegiatan LDKS tersebut melibatkan kepala sekolah beserta guru dan staf, siswa, serta para pemateri.

    Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung.


    Guru dan sekolah memberikan ruang. Tutor menghadirkan perspektif dan pengalaman. Sementara siswa menjadi pihak yang menjalani proses belajar secara langsung.


    Kolaborasi ketiganya menjadi fondasi agar program pengembangan karakter tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat.

    Harapannya, nilai-nilai yang diperoleh selama LDKS dapat dibawa kembali ke lingkungan sekolah dan diterapkan dalam aktivitas organisasi maupun kehidupan sehari-hari.


    Lima Fakta Menarik LDKS SMAN 3 Sidrap

    1. Tiga tutor Bola Sumange kembali dipercaya
    Anugrah Yuda Pratama, Rama Samtama Putra, dan Amalia kembali mendapat amanah menjadi pemateri dalam kegiatan pengembangan siswa di SMAN 3 Sidrap.

    2. LDKS berlangsung tiga hari
    Kegiatan dilaksanakan pada 4–6 September 2026 di SMAN 3 Sidrap.

    3. Materi kepemimpinan menjadi bagian penting
    LDKS menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan tanggung jawab, komunikasi, kerja sama, keberanian, dan kemampuan memimpin.

    4. Bola Sumange dan SMAN 3 Sidrap memiliki rekam jejak kemitraan
    Kolaborasi keduanya telah berlangsung melalui sejumlah program seperti English Camp, English Series, dan Leadership Training.

    5. Melibatkan berbagai unsur sekolah
    Kegiatan melibatkan kepala sekolah, guru dan staf, siswa, serta para pemateri dalam satu rangkaian pengembangan kapasitas peserta didik.


    Membangun Pemimpin dari Bangku Sekolah

    Pemimpin tidak lahir hanya karena memiliki jabatan.

    Pemimpin tumbuh dari kebiasaan bertanggung jawab, keberanian mengambil keputusan, kemampuan mendengarkan, kesediaan bekerja sama, dan kemauan belajar dari kesalahan.


    Karena itu, LDKS SMAN 3 Sidrap menjadi lebih dari sekadar kegiatan sekolah selama tiga hari.

    Ia menjadi ruang kecil tempat siswa belajar mengenal arti tanggung jawab dan bagaimana menjadi bagian dari sebuah tim.


    Kepercayaan SMAN 3 Sidrap kepada tiga tutor Bola Sumange juga memperlihatkan bahwa pendidikan akan semakin kuat ketika sekolah membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak.

    Dari English Camp, English Series, Leadership Training hingga LDKS, kemitraan yang dibangun secara berkelanjutan menunjukkan satu hal: mempersiapkan generasi muda membutuhkan proses yang panjang dan kerja bersama.


    Sebab pemimpin masa depan tidak muncul secara tiba-tiba.

    Mereka sedang tumbuh hari ini—di ruang kelas, dalam organisasi, dalam kegiatan kepemimpinan, dan melalui setiap pengalaman yang mengajarkan mereka untuk berani mengambil tanggung jawab.

    Komentar

    Tampilkan