-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

    Iklan

    Semalam Dua Titik Karhutla di Sidrap, Total 5 Hektare Terbakar

    Satry Polang
    Kamis, 01 Oktober 2026, Oktober 01, 2026 WIB Last Updated 2026-10-01T11:21:13Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    Semalam Dua Titik Karhutla di Sidrap, Total 5 Hektare Terbakar


    SIDRAP, NarasiRakyat.id — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, pada Rabu, 30 September 2026. Dalam waktu beberapa jam, dua titik kebakaran dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Watang Pulu dan Kecamatan Kulo.

    Berdasarkan laporan TRC-BPBD, Damkar, serta aparat kelurahan/desa setempat, kebakaran terjadi di Dusun 2 Toddang Pabere, Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, sekitar pukul 18.00 WITA, kemudian disusul kejadian di Desa Mario, Kecamatan Kulo, sekitar pukul 22.45 WITA.


    Dari dua lokasi tersebut, area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare, terdiri atas kurang lebih 3 hektare hutan dan lahan di Desa Lainungan serta 2 hektare lahan di Desa Mario.


    Dua Lokasi Terbakar dalam Rentang Waktu Berbeda

    Kebakaran pertama dilaporkan terjadi di Dusun 2 Toddang Pabere, Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, pada Rabu petang sekitar pukul 18.00 WITA.

    Api kemudian membakar area hutan dan lahan dengan luas terdampak diperkirakan ±3 hektare.


    Beberapa jam kemudian, laporan kebakaran kembali diterima dari Desa Mario, Kecamatan Kulo, sekitar pukul 22.45 WITA.


    Di lokasi kedua, api membakar lahan dengan luas terdampak diperkirakan ±2 hektare.

    Hingga laporan penanganan dilakukan, penyebab kebakaran di kedua lokasi masih dalam penyelidikan.


    Tim Gabungan Bergerak ke Lokasi

    Menindaklanjuti kejadian tersebut, TRC-PB BPBD bersama Damkar dan aparat pemerintah setempat melakukan penanganan di lokasi kebakaran.

    Langkah yang dilakukan meliputi peninjauan lokasi, koordinasi dengan pemerintah setempat, penanganan kebakaran lahan, asesmen kondisi di lapangan, serta dokumentasi dan pelaporan.


    Upaya penanganan dilakukan untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak terus meluas ke area lainnya.

    Kondisi terkini dilaporkan sudah padam.


    Tidak Ada Korban Jiwa

    Dari laporan sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka akibat dua kejadian tersebut.


    Rinciannya:

    • Meninggal dunia: Nihil
    • Mengungsi: Nihil
    • Luka-luka: Nihil
    • Taksiran kerugian: Belum ada laporan/tidak ditaksir
    • Penyebab: Masih dalam penyelidikan

    Sementara itu, laporan kerusakan bangunan atau fasilitas lainnya juga tidak dicantumkan dalam laporan kejadian.


    Karhutla Menjadi Pengingat Kewaspadaan

    Dua kejadian kebakaran dalam satu hari tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada area hutan dan lahan.

    Lahan yang mengalami kekeringan dapat lebih mudah terbakar ketika terdapat sumber api. Karena itu, masyarakat di sekitar kawasan rawan diharapkan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap.


    Kecepatan informasi dari masyarakat juga menjadi bagian penting dalam upaya penanganan. Semakin cepat sebuah titik api diketahui, semakin cepat pula petugas dapat melakukan tindakan di lapangan.


    Lima Fakta Penting Karhutla Sidrap

    1. Terjadi dua kejadian dalam satu malam.
    Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 18.00 WITA di Desa Lainungan, sementara kejadian kedua dilaporkan sekitar pukul 22.45 WITA di Desa Mario.

    2. Dua kecamatan terdampak.
    Lokasi kebakaran berada di Kecamatan Watang Pulu dan Kecamatan Kulo.

    3. Luas area terdampak sekitar 5 hektare.
    Sekitar 3 hektare hutan dan lahan terbakar di Desa Lainungan dan sekitar 2 hektare lahan terdampak di Desa Mario.

    4. Tidak ada korban jiwa maupun luka.
    Laporan sementara mencatat nihil korban meninggal, luka-luka, maupun warga yang harus mengungsi.

    5. Api telah berhasil dipadamkan.
    TRC-PB BPBD bersama Damkar dan aparat setempat melakukan penanganan hingga kondisi terkini dilaporkan sudah padam.


    Menjaga Lahan, Menjaga Keselamatan

    Kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menyangkut area yang terbakar. Dampaknya dapat berkaitan dengan lingkungan, aktivitas masyarakat, lahan pertanian, hingga kualitas udara apabila kebakaran meluas.

    Karena itu, pencegahan membutuhkan keterlibatan bersama. Masyarakat dapat mengambil peran dengan tidak meninggalkan sumber api, tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, serta segera melaporkan setiap tanda kebakaran kepada petugas atau pemerintah setempat.


    Dua kejadian karhutla di Lainungan dan Mario akhirnya dapat ditangani dan dilaporkan sudah padam. Namun, kewaspadaan tetap perlu dijaga agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

    Api dapat bermula dari titik yang kecil. Tetapi kepedulian, kewaspadaan, dan respons cepat dapat mencegahnya berubah menjadi bencana yang lebih besar.

    Komentar

    Tampilkan