![]() |
Kepala SPPG Takalar Bontolebang Bantah Keras Tuduhan Oknum LSM Terkait Program MBG |
NARASIRAKYAT, Takalar, 4 Desember 2025 — Polemik terkait isi paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat setelah beredarnya sebuah video dari Ketua DPP LSM Gempa Indonesia yang menuding adanya ketidaksesuaian anggaran pada menu MBG kering. Menyikapi hal tersebut, Kepala SPPG Takalar Galesong Utara Bontolebang, Yayasan Bersatu Gemilang Nusantara, angkat suara dan menyampaikan klarifikasi resmi.
Dalam penjelasannya, Kepala SPPG menegaskan bahwa semua menu MBG telah disusun sesuai standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan mengikuti petunjuk teknis resmi BGN. Menu yang dituduhkan “tidak layak” oleh oknum LSM tersebut dijelaskan secara rinci:
-
Roti coklat kacang mengandung karbohidrat dan protein nabati.
-
Telur asin merupakan sumber protein hewani berkualitas.
-
Buah anggur muscat mengandung ragam vitamin penting untuk anak sekolah.
-
Susu ditiadakan sementara karena kesulitan mendapatkan susu plain sesuai juknis BGN, bukan karena pengurangan anggaran.
“Apa yang disampaikan oleh oknum LSM tersebut tidak benar. Semua pengeluaran pembelanjaan kami memiliki bukti lengkap dan siap dipertanggungjawabkan kepada BPK, BPKP, kejaksaan, maupun aparat penegak hukum lainnya,” tegas Kepala SPPG.
Kepala SPPG juga mengungkapkan fakta penting bahwa pihak LSM telah melakukan tindakan menyimpang terkait paket MBG tersebut.
Pihaknya menjelaskan bahwa paket MBG kering pada hari itu diperuntukkan khusus bagi siswa SMA yang sedang mengikuti ujian dan persiapan alih semester, bukan untuk masyarakat umum, apalagi diberikan kepada LSM.
“Gempa Indonesia telah mengambil hak anak-anak sekolah. Mereka tidak berhak menerima paket MBG, dan tindakan tersebut sudah menyalahi prosedural,” tambahnya.
Pihaknya menyampaikan harapan agar oknum LSM tersebut bertanggung jawab atas ucapan dan tindakannya yang dapat merugikan program nasional MBG dan mencoreng pihak sekolah serta yayasan.
Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat untuk menjaga ketahanan gizi pelajar di seluruh Indonesia. Setiap tuduhan tanpa dasar yang diarahkan pada pelaksana program dapat berdampak pada:
-
Kepercayaan publik,
-
kelancaran distribusi,
-
hingga citra guru, sekolah, dan yayasan yang menjalankan amanah negara.
Karena itu, klarifikasi SPPG menjadi sangat penting untuk menjaga integritas program, terutama saat pihak-pihak tertentu mencoba mencederai pelaksanaan program dengan narasi yang tidak berdasar.
Lima Fakta Menarik dalam Polemik Ini
-
Menu MBG telah diformulasikan sesuai AKG dan Juknis BGN, termasuk sumber karbohidrat, protein hewani-nabati, dan vitamin.
-
Susu tidak dihilangkan karena pengurangan anggaran, tetapi karena ketersediaan susu plain sesuai standar BGN sangat terbatas di wilayah tersebut.
-
Pihak SPPG memiliki seluruh bukti pengeluaran dan siap diaudit oleh BPK, BPKP, maupun aparat hukum.
-
LSM yang bersangkutan menerima paket yang bukan haknya, sehingga secara prosedural dianggap menyalahi mekanisme distribusi MBG.
-
Video tuduhan yang beredar tidak mencerminkan fakta lapangan, dan berpotensi menyesatkan publik jika tidak diluruskan.
Program MBG bukan hanya soal makanan, tetapi tentang masa depan generasi muda—tentang memastikan setiap anak mendapatkan nutrisi yang layak saat menempuh pendidikan. Klarifikasi ini menjadi bukti bahwa para pelaksana di lapangan bekerja dengan amanah, transparan, dan siap mempertanggungjawabkan setiap rupiah dana negara.
“Mari saling menjaga kepercayaan publik. Jangan ada pihak yang merusak program mulia ini dengan informasi yang keliru.”
Semoga polemik ini menjadi pengingat bahwa integritas, kolaborasi, dan kejujuran adalah fondasi untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai cita-cita: membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya.







