![]() |
| Lima Tahun Mengabdi Mengajarkan Al-Qur'an, Ustaz Syafruddin Tinggalkan Jejak Inspiratif di Masjid Nurul Iman Simae Baranti |
SIDRAP – Suasana haru menyelimuti majelis Al-Qur'an di Masjid Nurul Iman Simar, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, saat para jamaah menyampaikan doa dan ucapan perpisahan kepada Ustaz Syafruddin, yang akan melanjutkan amanah dakwah di tempat tugas yang baru setelah kurang lebih lima tahun membina pembelajaran Al-Qur'an di masjid tersebut.
Selama bertahun-tahun, Ustaz Syafruddin dikenal sebagai pembimbing yang konsisten mengajarkan metode membaca Al-Qur'an kepada masyarakat. Melalui pendekatan yang sabar, komunikatif, dan sistematis, kegiatan tersebut mendapat respons positif dari jamaah serta menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi baca Al-Qur'an yang diinisiasi Wahdah Islamiyah Sidrap.
Program pembinaan ini juga sejalan dengan semangat Program Sidrap Berkah yang mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan Al-Qur'an.
Ucapan Terima Kasih dan Doa Mengalir dari Jamaah
Perpisahan Ustaz Syafruddin diwarnai berbagai pesan menyentuh dari para jamaah yang selama ini merasakan manfaat dari majelis ilmu tersebut.
Salah seorang jamaah, menyampaikan rasa syukur dan penghargaan atas dedikasi sang ustaz.
"Jazakallahu khairan atas setiap huruf Al-Qur'an yang telah diajarkan, bimbingan, dan kesabaran Ustaz mengajar kami mengaji. Selamat menunaikan tugas di tempat yang baru. Semoga Allah senantiasa melindungi Ustaz dan keluarga serta menjadikan tempat baru tersebut ladang pahala yang semakin luas."
Ucapan senada juga disampaikan Zainuddin Umar, yang mengaku ilmu yang diperoleh selama mengikuti pembelajaran sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya ketika membaca Al-Qur'an.
Ia berharap silaturahmi yang telah terjalin tidak terputus meski tidak lagi bertemu secara rutin.
"Walaupun jasad kita tidak bertemu, namun hati ini selalu dekat. Allah mempertemukan kita kelak di surga-Nya. Aamiin."
Lima Tahun Menjadi Keluarga dalam Majelis Al-Qur'an
Perwakilan jamaah lainnya, mengenang perjalanan majelis Al-Qur'an yang telah berlangsung kurang lebih lima tahun.
Menurutnya, kebersamaan tersebut bukan sekadar proses belajar membaca Al-Qur'an, tetapi juga menjadi ruang mempererat ukhuwah Islamiyah, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta memperkuat semangat menuntut ilmu.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk tetap menjaga silaturahmi dan berharap Allah mempertemukan kembali dalam majelis ilmu yang penuh keberkahan.
«"Semoga apa yang telah kita pelajari menjadi ilmu yang bermanfaat, membawa keberkahan, dan menjadi amal kebaikan di sisi Allah SWT."»
Ilmu yang Diamalkan Menjadi Amal Jariyah
Jamaah lainnya turut mengungkapkan rasa terima kasih atas kesabaran Ustaz Syafruddin selama membimbing peserta dengan berbagai latar belakang kemampuan membaca Al-Qur'an.
Meskipun tidak semua jamaah dapat hadir secara rutin, mereka mengaku tetap memperoleh banyak ilmu yang terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi mereka, pembelajaran Al-Qur'an bukan hanya tentang memperbaiki bacaan, tetapi juga membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan ibadah, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Komitmen Wahdah Islamiyah Sidrap Meningkatkan Literasi Al-Qur'an
Program pembelajaran metode baca Al-Qur'an yang dilaksanakan di Masjid Nurul Iman Simar merupakan bagian dari komitmen Wahdah Islamiyah Sidrap dalam meningkatkan kualitas literasi Al-Qur'an masyarakat.
Melalui pembinaan yang berkesinambungan, organisasi dakwah tersebut terus menghadirkan program-program edukatif yang bertujuan melahirkan masyarakat yang mampu membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an dengan baik.
Kegiatan seperti ini juga mendukung visi Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang melalui Program Sidrap Berkah, yang menempatkan penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai salah satu fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Lima Fakta Menarik
1. Mengabdi Selama Kurang Lebih Lima Tahun
Ustaz Syafruddin telah membimbing jamaah membaca Al-Qur'an di Masjid Nurul Iman Simar selama sekitar lima tahun dengan penuh kesabaran dan istiqamah.
2. Mendapat Apresiasi Luas dari Jamaah
Berbagai ucapan terima kasih dan doa mengalir dari peserta yang merasakan manfaat langsung dari pembelajaran Al-Qur'an.
3. Metode Pembelajaran Mudah Dipahami
Pendekatan yang komunikatif dan praktik langsung membuat jamaah dari berbagai usia lebih mudah meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an.
4. Bagian dari Program Wahdah Islamiyah Sidrap
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dakwah pendidikan yang berfokus pada peningkatan kompetensi membaca Al-Qur'an di tengah masyarakat.
5. Mendukung Program Sidrap Berkah
Pembinaan Al-Qur'an sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam memperkuat kehidupan religius dan membangun masyarakat yang berakhlak Qurani.
Guru boleh berpindah tempat mengabdi, tetapi ilmu yang ditanamkan akan terus hidup di hati para murid. Setiap huruf Al-Qur'an yang diajarkan, setiap kesalahan yang diperbaiki, dan setiap semangat yang ditularkan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Semoga perjalanan dakwah Ustaz Syafruddin di tempat tugas yang baru senantiasa diberkahi Allah SWT, serta menjadi inspirasi bahwa membangun peradaban dapat dimulai dari satu majelis Al-Qur'an yang melahirkan generasi cinta Al-Qur'an.















