-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     




     


     

     



     


     

     



     

    Iklan

    Ratusan Petugas Kesehatan RSUD Arifin Nu'mang Rappang Ikuti Pembinaan Membaca Al-Qur'an Metode Dirosa, Wujudkan Rumah Sakit Religius

    Satry Polang
    Kamis, 23 Juli 2026, Juli 23, 2026 WIB Last Updated 2026-07-23T11:48:29Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    Ratusan Petugas Kesehatan RSUD Arifin Nu'mang Rappang Ikuti Pembinaan Membaca Al-Qur'an Metode Dirosa, Wujudkan Rumah Sakit Religius


    SIDRAP, NarasiRakyat.id – Komitmen membangun pelayanan kesehatan yang profesional sekaligus berlandaskan nilai-nilai spiritual terus diperkuat oleh RSUD Arifin Nu'mang Rappang. Sebagai langkah nyata mewujudkan Rumah Sakit Religius (RS Religius), rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang tersebut resmi memulai Program Pembinaan Membaca Al-Qur'an Metode Dirosa bagi para petugas kesehatan, Kamis (23/7/2026).


    Kegiatan perdana ini merupakan hasil kolaborasi antara RSUD Arifin Nu'mang Rappang dan DPD Wahdah Islamiyah Sidrap, sebagai bagian dari upaya memperkuat kompetensi spiritual sumber daya manusia di lingkungan pelayanan kesehatan.


    Sebanyak 102 peserta laki-laki mengikuti pembelajaran perdana dengan penuh semangat. Mereka dibagi ke dalam enam kelompok belajar, masing-masing berisi sekitar 17 peserta, sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih efektif, interaktif, dan mudah dipahami.


    Program ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap visi Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang melalui program BERKAH menuju Sidrap Maju dan Sejahtera, yang tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan karakter dan nilai-nilai keagamaan di berbagai sektor pelayanan publik.



    Membangun Pelayanan Kesehatan yang Berlandaskan Nilai Spiritual

    Rumah sakit tidak hanya menjadi tempat masyarakat memperoleh pelayanan medis, tetapi juga ruang yang menghadirkan ketenangan, empati, dan pelayanan yang humanis.


    Melalui pembinaan membaca Al-Qur'an menggunakan Metode Dirosa, para tenaga kesehatan memperoleh kesempatan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an secara bertahap dengan pendekatan yang sistematis, mudah dipahami, dan sesuai bagi pembelajar dewasa.


    Program ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dalam menjalankan amanah melayani masyarakat.


    Kolaborasi Strategis Bersama Wahdah Islamiyah Sidrap

    Keberhasilan pelaksanaan kegiatan perdana tidak lepas dari sinergi yang terjalin antara RSUD Arifin Nu'mang dan Wahdah Islamiyah Sidrap.


    Ketua DPD Wahdah Islamiyah Sidrap, Ust. Lukman Ambo Tuo, memberikan apresiasi atas komitmen pihak rumah sakit yang membuka ruang pembinaan keagamaan bagi seluruh petugas kesehatan.


    Menurutnya, langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang dalam membangun budaya kerja yang religius sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


    Ia berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak tenaga kesehatan yang mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman dalam bekerja maupun kehidupan sehari-hari.


    Antusiasme Peserta Warnai Pertemuan Perdana

    Suasana pembelajaran berlangsung hangat dan penuh semangat.


    Para peserta terlihat aktif mengikuti setiap sesi pembelajaran. Banyak di antara mereka mengaku semakin termotivasi untuk terus belajar membaca Al-Qur'an meskipun memiliki kesibukan tinggi sebagai tenaga kesehatan.


    Semangat tersebut menjadi bukti bahwa pembelajaran agama tetap mendapat tempat penting di tengah tuntutan pelayanan rumah sakit yang berlangsung selama 24 jam.


    Dukungan penuh dari manajemen RSUD Arifin Nu'mang juga menjadi faktor penting yang mendorong keberhasilan pelaksanaan program ini.


    Pendidikan Spiritual sebagai Investasi Pelayanan Publik

    Program pembinaan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan investasi dalam membangun budaya organisasi yang lebih humanis.


    Ketika tenaga kesehatan memiliki keseimbangan antara kompetensi profesional dan kecerdasan spiritual, pelayanan kepada pasien diharapkan semakin ramah, penuh empati, serta berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.


    Langkah tersebut sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama peningkatan pelayanan publik.


    Wujud Dukungan terhadap Program BERKAH Kabupaten Sidrap

    Pelaksanaan pembelajaran Al-Qur'an Metode Dirosa menjadi bagian dari kontribusi nyata RSUD Arifin Nu'mang dalam mendukung Program BERKAH yang diusung Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang.


    Melalui penguatan karakter aparatur pelayanan publik, program ini diharapkan mampu menghadirkan lingkungan kerja yang religius, harmonis, disiplin, serta berorientasi pada pelayanan terbaik kepada masyarakat.


    Kolaborasi lintas lembaga seperti ini menjadi contoh bagaimana sinergi antara institusi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dapat menghadirkan dampak positif bagi pembangunan daerah.


    Lima Fakta Menarik

    1. Diikuti 102 Tenaga Kesehatan
    Sebanyak 102 petugas RSUD Arifin Nu'mang mengikuti pembelajaran perdana Metode Dirosa.

    2. Dibagi Menjadi Enam Kelompok Belajar
    Peserta dibagi dalam enam kelompok berisi sekitar 17 orang agar pembelajaran berlangsung lebih efektif.

    3. Kolaborasi dengan Wahdah Islamiyah Sidrap
    Program merupakan hasil sinergi antara RSUD Arifin Nu'mang Rappang dan DPD Wahdah Islamiyah Sidrap.

    4. Mendukung Program BERKAH Kabupaten Sidrap
    Kegiatan menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan karakter aparatur melalui program religius pemerintah daerah.

    5. Antusiasme Peserta Sangat Tinggi
    Peserta mengaku semakin termotivasi untuk belajar membaca Al-Qur'an dan berharap program ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.


    Di tengah derasnya tuntutan profesionalisme di dunia kesehatan, RSUD Arifin Nu'mang Rappang menunjukkan bahwa pelayanan terbaik tidak hanya dibangun melalui peningkatan kompetensi teknis, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai spiritual.


    Pembinaan Membaca Al-Qur'an Metode Dirosa menjadi langkah sederhana yang memiliki makna besar. Ketika tenaga kesehatan terus memperbaiki diri, memperkuat hubungan dengan Al-Qur'an, dan menghadirkan nilai-nilai keikhlasan dalam bekerja, maka pelayanan kepada masyarakat pun akan semakin berkualitas dan penuh keberkahan.


    Kolaborasi antara RSUD Arifin Nu'mang Rappang dan Wahdah Islamiyah Sidrap menjadi teladan bahwa pembangunan daerah dapat dimulai dari pembinaan karakter. Semoga program ini terus istiqamah, melahirkan insan-insan kesehatan yang profesional, religius, dan berakhlak mulia, sekaligus menjadi amal jariyah yang membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang.

    Komentar

    Tampilkan